Minggu, 18 September 2011

Tips Marketing Untuk Bisnis Rumahan Kita



Kesuksesan usaha rumahan kita tak lepas dari peran penting marketing. Cara memasarkan produk atau jasa yang kita jalankan dari rumah tidaklah sesulit yang dibayangkan sebagian orang. Kegiatan memperkenalkan dan memasarkan produk tidak melulu membutuhkan biaya besar. Ada beberapa tips sederhana yang bisa kita jalankan. Saya memang baru mempraktekan sebagian, namun efeknya sudah cukup terlihat.


  • Gunakan media sosial. Media sosial sangat berperan penting dalam memasarkan produk atau jasa kita tanpa perlu mengeluarkan biaya. Gunakan akun facebook, Instagram, serta twitter kita, dan jika kita punya waktu lebih, buatlah blog dengan memanfaatkan layanan blog gratis yang banyak tersedia. Pantau selalu perkembangannya dan aktiflah berinteraksi dengan sesama pengguna dan para pelanggan kita.

  • Jadilah brand ambassador untuk produk sendiri. Misalnya usaha kita bergerak dibidang fashion, jangan ragu untuk memakai produk sendiri sesering mungkin. Kita bisa mengambil beberapa pelajaran berharga dari 'The Joneses', di mana keluarga Joneses selalu memakai barang-barang yang memang sebenarnya barang jualan mereka dengan cara yang keren sehingga komunitas sekitar menganggap mereka sebagai trendsetter dan berlomba membeli produk-produk tersebut. Tidak perlu seekstrim film itu, sih, tapi setidaknya ada beberapa tips yang bisa kita ambil. 


  • Dari mulut ke mulut. Pelayanan kita yang memuaskan akan bergulir cepat dari mulut para pelanggan yang puas dan bercerita ke banyak orang. Ingat, kualitas produk dan pelayanan adalah alat marketing terbaik. Saat saya bekerja freelance sebagai instruktur bahasa Indonesia untuk orang asing, setelah mengajar beberapa bulan, saya berhenti beriklan karena beberapa calon murid datang dengan sendirinya, kebanyakan adalah keluarga, teman, atau rekan sekantor mantan murid saya yang merasa puas dan merekomendasikan saya. Saat saya mulai menggeluti bisnis sampingan dokumentasi (fotografi, videografi), kebanyakan klien pun datang karena rekomendasi klien-klien sebelumnya.

  • Simpan kontak pelanggan kita.  Kita bisa mengirimkan info produk-produk terbaru lewat sms atau email kepada para pelanggan. Informasikan juga tentang penawaran khusus seperti diskon, cuci gudang, dan lain-lain. Yang tak kalah penting adalah menjaga hubungan baik dengan sekedar mengirimkan ucapan selamat hari raya kepada mereka. Pastikan sms atau email kita itu singkat dan berisi, sehingga tidak mengganggu. Jangan sampai kegiatan tersebut malah jadi spam buat pelanggan kita, ya ... 

  • Kegiatan sosial. Jika perusahaan besar biasanya punya CSR (Corporate Social Responsibility), tidak berarti kita tidak bisa melakukannya dalam skala kecil. Membantu orang lain selalu menjadi hal yang menyenangkan, apalagi jika ini bisa menaikan citra usaha kecil milik kita. Berpartisipasi dalam kegiatan donor darah, ikut menyumbang kue produksi kita untuk acara buka puasa di mesjid dekat rumah, atau memberikan les gratis untuk anak-anak tidak mampu di sekeliling tempat usaha kita adalah bentuk social responsibility usaha kecil kita. 

  • Penawaran khusus. Saat menjelang hari raya misalnya, kita bisa menawarkan harga khusus kepada pelanggan, apalagi bila membeli dalam jumlah banyak. Atau jika usaha kita bergerak di bidang jasa pendidikan, saat musim liburan tiba, kita bisa menawarkan kelas kilat khusus liburan, diskon besar untuk anak yang memiliki ranking tertentu, dan lain sebagainya. Bentuk penawaran khusus lainnya bisa berupa beli satu gratis satu, bonus hadiah untuk pelanggan baru, dll.

  • Beriklan. Tidak perlu yang mahal. Iklan baris di koran lokal, atau menyebarkan brosur ke komplek perumahan adalah cara beriklan yang ramah dengan kantong kita. Eh, sekarang beriklan di facebook juga sangat terjangkau, lho, kenapa tidak kita maksimalkan hal-hal tersebut?. 
Marketing harus menjadi bagian dari usaha kita, bagian dari keseharian serta perencanaan kita, yang harus selalu dilakukan dengan teratur, dipantau dan dijaga dengan baik. Hal ini tidak hanya untuk marketing produk dan jasa, lho, untuk personal branding juga bisa, tinggal dipilih dan dipraktekan sesuai keadaan saja, kok :)


Z


share