Senin, 31 Desember 2012

Social Media for Your Small Business

 Media Sosial Untuk UKM

Saya bukan ahli media sosial, tapi saya pemerhati dan sangat tertarik dengan topik yang satu ini, bahkan, essay saya sebagai salah satu syarat kelulusan untuk program CPR (Certified Public Relations) beberapa minggu lalu adalah “Social Media Management for Law Firms”. Kenapa law firm? Karena harus berusaha nyambung dengan kerjaan saya saat ini di law firm hehehe..

Eniwei, salah satu passion saya adalah entrepreneurship, karena cita-cita akhir saya dalam dunia kerja adalah menjadi momtrepreneur. Kaya'nya indah banget, bisa lebih sering bersama keluarga terutama anak-anak, namun tetap punya penghasilan, di bidang yang saya suka lagi…*menatap langit penuh harap*
Untuk para mama yang sudah lebih dulu memiliki usaha kecil atau baru berencana punya usaha sendiri, tulisan tentang media sosial untuk UKM ini mudah-mudahan bisa bermanfaat ya..

Beberapa platform yang sering digunakan untuk marketing UKM antara lain adalah facebook, twitter, blog, dan yang sedang booming – pinterest, serta kalau mau agak serius bisa pakai LinkedIn.

FACEBOOK. Ini adalah platform yang paling banyak digunakan dan paling ‘ramah’ UKM karena selain mudah digunakan juga penggunanya yang sangat banyak yang tentu saja akan menjadi tempat yang bagus untuk mengiklankan jasa atau pun produk UKM. Mengutip ucapan Feby, pemilik cocopopcrafts di seminar yang diadakan mamatalks Juli lalu, bahwa di facebook, semua orang setara dan berteman, tidak ada follower, tapi friends. Saya sangat setuju…

i do like facebook


PINTEREST. Meski pun tergolong baru, tapi banyak banget yang udah ngefans sama platform ini. Seru banget, tampilannya kaya mading jaman kita sekolah dulu. Colourful, boards-nya bisa macem-macem lagi, sesuai dengan kesukaan kita. Misalnya saya pecinta sepatu dan make up, saya bisa punya dua boards alias papan yang berbeda untuk dua tema tadi. Keren deh pokoknya.

pinterest-nya Diana Rikasari yang cool banget..


TWITTER. Honestly, i’m not a fan of twitter, tapi saya punya akun twitter  (karena pernah beberapa kali sebel sama orang yang follow saya, trus saya follback -gw kan baik hati dan tidak sombong- eh, pas followernya udah banyak, gw di unfoll. Ups..jadi curcol, nih, hehehe). Opini saya sih, kalo bukan seleb atau figur publik lainnya, agak kurang cocok pakai platform ini kayanya, karena hitungan sukses atau tidaknya seringkali dinilai dari jumlah follower kita. Jadi sepertinya agak sia-sia kalau kita bikin akun twitter sementara followernya sedikit sekali dan kita sering tweet jasa atau produk kita, siapa yang mau lihat, kan?. Tapi kalau produk kita sudah cukup dikenal, membuat akun twitter adalah langkah yang bagus.




BLOG. Punya blog adalah suatu keharusan bagi seorang momtrepreneur. Selain untuk menjaring calon konsumen, blog juga berguna untuk pencitraan. Kalau rajin nulis blog dengan isi yang berbobot (dan tentunya rajin mempromosikan blog tersebut kemana-mana), niscaya kita bisa dikenal dan dianggap sebagai seorang yang kredibel dibidangnya. Misalnya mama bergerak di bidang pengajaran bahasa dan sering menulis tentang tips mengajar, referensi buku untuk mengajar, pengalaman mengajar atau pun mengelola lembaga pengajaran, dll, mama bisa dikenal sebagai orang yang ahli di bidang tersebut. Atau ‘cuma’ jadi ahli rumah tangga seperti mama gokil satu ini. She’s one of my favorite blogger!

Segitu dulu share-nya ya! really love to hear your own experience in using social media for your own business..

Z

0 komentar:

Poskan Komentar