Selasa, 22 Juli 2014

Renovasi Hemat: Gudang jadi kamar































Saya memiliki gudang kecil yang kurang terpakai di loteng, bahkan lebih sering jadi sarang tikus daripada tempat penyimpanan, mungkin karena aksesnya yang agak sulit (tangga yang terlalu sempit dan curam) sehingga kami lebih memilih menyimpan barang di bawah daripada di atas agar lebih mudah mengambilnya saat diperlukan.

Dengan bertambah besarnya anak-anak, saya dan suami merasa perlu memiliki ruang privasi lain selain kamar tidur utama karena kamar kami semakin sering 'dijajah' oleh tiga mahluk manis itu, akhirnya tercetuslah ide untuk memanfaatkan gudang tersebut sebagai tempat bekerja dan istirahat kedua bagi kami.
  
gudang di loteng


salah satu sisi gudang
Pengeluaran sedang banyak, jadi saya tidak ingin renovasi ini menghabiskan banyak biaya, saya pun benar-benar berusaha memanfaatkan barang-barang yang sudah ada dan melakukan improvisasi dan kreasi agar tampilan kamar tersebut tetap kelihatan menarik. Namun memang perlu usaha ekstra keras. Dengan sedikit usaha, tangga kami buat menjadi dua bagian agar tidak curam lagi. Sedikit berantakan, tapi yang penting aman dan mudah dilewati. Tangga yang digunakan pun masih tangga yang lama, namun dibagi menjadi dua dan ditambah dengan kayu-kayu penyambung.

tangga kami ubah menjadi dua belokan agar tdk curam

Kebetulan kami punya beberapa lembar triplek sisa, balok, reng, dan cat. Kami hanya perlu membeli asbes dan tambahan kaso untuk menambah tinggi ruangan gudang yang sangat rendah.

Sebagai meja komputer, saya memanfaatkan meja belajar masa kecil Caca yang sudah tidak terpakai, lalu tempat duduknya adalah kursi plastik murah yang saya beri bantal. Ini pun bantal bekas yang sudah lusuh, saya buatkan sarung baru dari kain-kain sisa.

Cat sisa yang kami miliki berwarna hijau, jadilah ruangan ini di cat hijau.

Karena konsep kamar ini sebagai kamar peristirahatan dan kamar kerja cadangan, selain meja komputer, saya juga menaruh kasur di sana. Ini juga kasur bekas anak-anak yang sudah jarang dipakai dan sudah sedikit peot, saya mengakalinya dengan melapis kasur ini memakai bed cover tebal berwarna kuning.

kasur bekas kaka

Untuk menutupi lantai kayu yang kurang bagus, saya membeli karpet plastik super murah di matrial, kalau nggak salah harganya 6000 Rupiah per meter ;p
Tirai saya buat dari seprai bekas, pasangan si bed cover ini, biar nggak perlu beli tirai baru dan biar matching hihihi..

seprai yang berubah jadi gorden :)
sisa renda seprai yg saya sambung menjadi taplak

Perlu sekitar lima hari tukang bekerja dan menyulap gudang sempit tersebut menjadi kamar ukuran kecil yang nyaman dan perlu seharian bagi saya untuk mempercantik kamar tersebut menjadi seperti di bawah ini...

before and after


Saya lupa detail pengeluarannya untuk apa saja, namun kurang lebih kami menghabiskan tidak lebih dari Rp 2.500.000 untuk beberapa bahan, antara lain:
  • triplek (sbg pengganti tembok juga utk langit2)
  • kaso/reng (untuk meninggikan loteng)
  • asbes (mengganti genteng yang terlalu berat)

Yang tidak dibeli: 
  • 1/2 galon cat tembok warna hijau (sisa cat ruang tamu)
  • Beberapa lembar triplek dan kaso bekas sisa renovasi sebelumnya
  • Paku, dll

Biaya tukang Rp 200.000 x 6 hari = RP 1.200.000

TOTAL dengan biaya makan + rokok tukang kurang lebih Rp 4.000.000

Sebenarnya ini renovasi besar-besaran karena gudang tersebut benar-benar kecil dan rusak sana-sini, belum lagi atapnya yang terpaksa dibongkar semua untuk menambah tinggi ruangan, namun dengan penghematan sana sini saya menekan pengeluaran menjadi tidak lebih dari 4 juta. Tidak sempurna tapi sangat nyaman...

*****

9 komentar:

kirakara mengatakan...

kereeeennn... seger warnanya.. Matching sama bed cover dan tirainya.. :) Kreatif sekali, ta!

zata ligouw mengatakan...

hihihi..makasih mama kikaaa :)

eL^^ mengatakan...

Subhanalloh... keren banget. saluuut ^^

zata ligouw mengatakan...

Makasihhhhhh Elll...

Hanifa mengatakan...

Cantik sekali... pas banget perpaduan sprei dan warna catnya

zata ligouw mengatakan...

hihihi iya Han,emang di-matching2in ;p

Debora.Angelia mengatakan...

kreatif banget yaa.. jd pengen renov dapur yang acak kadut hehehe

zata ligouw mengatakan...

Ayoo Deb, dimulai aja pelan2.. :)

Annaz Mulyana mengatakan...

ide yang sangat menarik..
silahkan baca pula artikel terkait lantai 3D http://www.ahlibeton.co.id/p/lantai-3-dimensi.html

Poskan Komentar