Rabu, 11 Februari 2015

5 Tips Menghadapi Banjir...

Beberapa hari ini Jakarta sedang dikepung banjir, aktivitas warga Jakarta dan sekitarnya menjadi sangat terhambat. Buat saya pun begitu, banjir bukan hal yang baru namun tidak juga akan menjadi hal yang biasa buat kami sekeluarga.

beberapa kali rumah kami kebanjiran saat musim hujan

Kami memang tinggal di daerah yang rawan banjir karena tepat di tengah komplek perumahan kami dilewati oleh sebuah kali yang kadang meluap jika hujan deras terlalu lama. Dalam satu tahun beberapa kali rumah kami terendam banjir bahkan sampai mengenai tempat tidur. Berdasarkan pengalaman tersebut, saya menerapkan beberapa tips di bawah ini yang terbukti cukup efektif dalam melindungi keluarga kami dari efek tak sedap banjir:

1. Mempunya minimal satu tempat 'ngungsi' yang nyaman. Ini sangat krusial buat keluarga saya. Karena cukup sering mengalami banjir, kalau mengungsi ke rumah keluarga lain atau ke hotel akan sangat melelahkan, makan waktu dan biaya. Jadi kami sudah menyediakan satu tempat ngungsi khusus saat air naik, yaitu sebuah kamar di bagian atas rumah kami. Kamarnya tidak besar, namun kami membuatnya sangat nyaman dengan menyediakan semua yang kami perlukan di sana, mulai dari makanan, kasur, bantal-bantal, selimut tebal, televisi, sampai komputer.

Saat banjir cukup parah dan tak ada tempat lagi buat kami di ruang bawah, kami akan naik ke atas dan menghabiskan waktu untuk nonton film, ngemil, main gadget, atau main rumah-rumahan :)

selain TV, saya juga menyediakan gadget di ruang atas utk mengisi waktu saat banjir terjadi...
agar si kecil tidak bosan, saya juga membuatkan rumah2an utk mereka main di atas...

2. Menyimpan stok makanan instan, dari mulai makanan berat sampai camilan. Saat musim hujan biasanya saya sudah menyetok makanan berat yang mudah diolah seperti sarden, sosis, mie instan, dan lain-lain. Untuk camilan selalu ada biskuit, coklat, daaannn...nastar!. Yup, bener, nastar. Ini kue kesukaan saya dan si abang. Untuk bisa makan kue ini nggak mesti nunggu hari raya, biasanya untuk momen-momen spesial saya menyediakannya untuk kami makan sama-sama, termasuk saat banjir! (buat hiburan, hehehe). Biasanya saat sudah mulai musim hujan dan malas belinya, saya akan pesan nastar secara online, biar nggak ribet :)

telang gidi-gidi alias ngiler abis kalo liat pilihan kuenya ;p
3. Selalu siap dengan obat-obatan. Mulai dari obat luka, obat pilek, obat masuk angin, hingga obat demam, minyak kayu putih, balsem, dll. Jangan lupa menyimpan obat khusus bila ada anggota keluarga yang memiliki penyakit tertentu.

4. Sedia air minum. Di kamar atas saat menjelang banjir, saya menyediakan air minum berbotol-botol agar kami tidak perlu bolak-balik ke bawah untuk mengambil air minum, selain licin dan berbahaya, terlalu sering terpapar air banjir juga membuat kondisi kesehatan terganggu seperti masuk angin, pilek, demam, gatal-gatal, dan lain sebagainya.

gambar dari Bing.com

5. Ransel siaga banjir. Untuk kemungkinan terburuk, di mana kami tidak lagi bisa tinggal di rumah, harus ada ransel khusus yang berisi biskuit, jas hujan, pakaian kering (terutama buat anak-anak), senter dan baterai, beberapa barang berharga seperti dokumen penting, ATM, kartu identitas, uang cash, dan lain-lain.

sumber gambar dari sini

Semoga banjir tidak terjadi lagi, tapi ada baiknya bersiap untuk hal apa pun, ya kan? :)

2 komentar:

ibukasual mengatakan...

Mbak, rumah saya juga di Taman Duta, Jl. Palem.
Mabk Zata di jalan apa?

zata ligouw mengatakan...

Haiii ibukasual..

wahhh deket dongg, aku di Jl. Teratai..

ketemuan yuukk :D

Poskan Komentar