Jumat, 29 Mei 2015

Tidur nyenyak dengan persiapan yang tepat ...

beginilah situasinya jika mereka tidur satu kamar ;p (ada yang ngompol, hihihi...)
Sebagai ibu tiga anak, rasanya permasalahan tidur pada anak-anak menjadi salah satu yang cukup sering saya perbincangkan dari mereka masih bayi, bahkan sampai sekarang, saat salah satunya sudah akan masuk SMP.  Seperti ibu pada umumnya, saya sangat mementingkan kualitas tidur anak-anak terutama tidur di malam hari karena tidur sama pentingnya dengan makanan dan minuman bagi tubuh. Menurut salah satu artikel yang pernah saya baca, kurang tidur serta kualitas tidur yang tidak baik akan memicu terjadinya kelelahan, hilangnya konsentrasi, serta tantrum pada anak.  

Pengalaman saya pribadi pun banyak yang menunjukan jeleknya efek kurang tidur pada abang Ken, kaka Caca, dan si bungsu Sabil yang masih balita. Si abang yang sudah berumur 12 tahun dan kaka, 10 tahun, sangat sibuk dengan kegiatan sekolah dan beberapa kegiatan tambahan lainnya seperti sepak bola, futsal, sampai tari Saman, sehingga jika karena sesuatu hal mereka tidak tidur dengan baik, maka esoknya, mereka akan sulit dibangunkan, bahkan beberapa kali sempat terlambat, akibatnya mood mereka pun memburuk dan berangkat sekolah dengan bete :(

Lain lagi dengan si bungsu, jika kurang tidur atau tidurnya terganggu, ia akan menjadi anak yang jutek terutama saat baru bangun tidur, kalau ditanya akan menjawab dengan ketus, bahkan seringkali hanya menjawab dengan bahasa tubuh dan muka cemberut, lucu sih, hihihi, tapi kan kasihan karena hal tersebut bisa merusak mood-nya sepanjang hari. Belum lagi kalau ia akhirnya menolak untuk pergi ke playgoup-nya karena masih mengantuk dan tidak enak badan.

Kurang tidur pada anak-anak disebabkan oleh banyak hal, antara lain karena suasana rumah dan kamar yang terlalu ramai atau tidak nyaman, sedang sakit, banyak nyamuk, gerah, bahkan karena keasikan bermain dan sengaja menolak untuk tidur. Yang terakhir kadang terjadi saat banyak sepupunya menginap dan mereka sangat asik bermain, kalau dibiarkan mereka bisa tidur tengah malam!

Beberapa hal yang biasa saya lakukan untuk memastikan anak-anak tidur dengan nyenyak antara lain adalah:

1. Kamar yang bersih dan nyaman. Kamar yang bersih dan nyaman saya dapatkan lewat membersihkan kamar secara teratur, mengepel lantainya, mengganti seprai dan sarung bantal secara berkala atau saat basah dan kotor, membuka lebar-lebar pintu dan jendela saat siang hari waktu kamar sedang tidak dipakai agar sirkulasi udara lancar.


2. Minuman hangat sekitar setengah jam sebelum tidur. Tiga anak saya masih mengkonsumsi susu hangat saat hendak tidur. Yang saya perhatikan, saat perut mereka kenyang dan hangat, tubuh mereka pun menjadi nyaman dan lebih siap untuk tidur.

3. Membersihkan tubuh sebelum tidur. Mengganti pakaian dengan baju yang nyaman serta sikat gigi sebelum tidur adalah ritual yang dilakukan anak-anak menjelang tidur yang terbukti ampuh membuat mereka nyenyak. Si kecil adalah yang paling sering berkeringat bahkan menjelang jam tidur karena ia masih suka bermain lari-larian dan loncat-loncatan. Saat ia tak sengaja tertidur dengan baju yang basah oleh keringat, saya pasti tetap mengganti bajunya.

4. Berdoa sebelum tidur. Ini juga ritual penting bagi anak-anak dan membantu mereka tidur lebih nyaman dan nyenyak.

5. Cerita sebelum tidur. Ketiga anak saya masih senang mendengar cerita sebelum tidur, seringkali mereka akan tidur satu kamar (meski pun yang besar sudah memiliki kamar sendiri) dan meminta saya bercerita, baik lewat buku mau pun cerita karangan saya sendiri. Saat mereka tertidur pulas dan tidur bertumpukan saya tersenyum bahagia karena itu adalah pemandangan yang sangat indah bagi saya dan kadang saya sengaja memotretnya jika suami belum pulang agar ia bisa turut menyaksikan keindahan tersebut :)

6. Ruang tidur bebas nyamuk. Ini salah satu hal terpenting karena kami semua pasti tidak akan bisa tidur dengan nyenyak jika ada nyamuk di ruang tidur. Untuk memastikan kamar kami bebas nyamuk, selain dengan membersihkan kamar setiap hari, saya juga biasanya akan menggunakan produk pengusir nyamuk yang cocok dan aman bagi anak-anak. 

7. Pencahayaan yang tepat. Saat tidur anak-anak tidak suka jika kamarnya terang, maka biasanya, jika tidak ada anak yang sedang sakit, saya akan mematikan lampu kamar, atau memasang lampu tidur. Dengan begitu mereka akan lebih cepat tertidur pulas.

Nah, sederhana kan caranya?. Yuk, mama, maksimalkan kualitas tidur anak dengan persiapan yang tepat...

9 komentar:

kirakara mengatakan...

hahaha.. aduuuh itu foto atas lucu sekaliii siihh... Sabiiil *gemesss* dia kirain kakak Caca guling, nyaman sekali boboknya :)

Yeye mengatakan...

Wahhh sama dong.. Tosss.. Aku jg pk Baygon Liquid Elektrik lho :D

zata ligouw mengatakan...

hihi, iya Wit, kakanya disangka guling saking pulesnya..

@Yeye: tosss... eh yuk ikutan blog competitionnya doongg...

bunda rizma mengatakan...

yeay.. muncul juga tulisan mama zata. hihiiii...

zata ligouw mengatakan...

duh, tau aja bunda rizma gw gak sering posting, hihihi...

Yushifa Alistya mengatakan...

Bundaaa, kece banget tipsnya 😊

zata ligouw mengatakan...

aww, makasihhhh mba Yushifa :)

Nathalia DP mengatakan...

*toss* tipsnya kurang lebih sama :D

zata ligouw mengatakan...

Tosss Nathalia DP :)

Poskan Komentar