Selasa, 30 Juni 2015

Never too old ...



Beberapa bulan terakhir ini gw punya ketertarikan baru, bisa dibilang cita-cita, bisa dibilang hobi, dan ini tergolong bidang yang baru untuk gw seriusin, maksudnya, kalau gw berkecimpung dibidang ini, rasanya udah agak telat karena umur gw udah terlalu tua deh, tapi ya kok gw tetep semangat dan pengen serius dibidang ini..Gw bahkan mengambil langkah serius dengan mengikuti pelatihan-pelatihan bersertifikat serta meluangkan waktu hampir setiap hari untuk latihan di bidang ini (hihihi, penasaran, kan, bidangnya apa? ntar2 yah kalo udah agak pede-an baru gw share lagi di blog ini ;p)

Tapi justru karena ke-enggakpede-an tersebut gw akhirnya malah berusaha mencari referensi, baca sana sini, dan lain-lain untuk mencari dukungan dan motivasi sampai akhirnya gw menemukan beberapa artikel yang menarik tentang orang-orang yang memulai karir dan hobi di usia yang tergolong tidak muda lagi dan sukses pula (langsung berdoa mudah2an gw bisa ngikutin jejak mereka, heheh). Gw sih nggak berharap macem-macem tapi yang bikin gw lega dan justru bersemangat adalah pemikiran bahwa success has nothing to do with age. Yup, sukses nggak ada hubungannya dengan umur, liat aja Julia Child yang justru sukses sebagai tukang masak saat dia berumur di atas 30 tahun atau bahkan Kolonel Sanders yang udah kakek-kakek saat sukses dengan Kentucky Fried Chicken-nya. Contoh lainnya adalah J.K Rowling, salah satu penulis favorit gw.

Akhirnya gw pun menjadi semakin yakin dan percaya bahwa tidak ada kata terlambat untuk memulai lagi. Sudah ada banyak hal baik yang gw capai selama ini, jadi harusnya gw bisa memulai sesuatu yang baru lagi dan bisa berhasil di bidang tersebut. Penolakan juga bukan lagi hal yang menakutkan saat gw sudah seusia ini (di atas 30, red). Gw jadi bisa menyikapi penolakan dengan jauh lebih bijaksana, besar hati, dan nggak gampang down. Gw inget banget, jaman masih umur belasan sampai kepala dua, gw sangat sensitif dengan penolakan, beberapa kali skenario dan novel remaja gw ditolak dan saat justru gw hampir berhasil, gw malah menyerah (waktu itu, saat gw pikir gw gagal, dan gw cabut ke negara tetangga, gw denger dari alm. bokap bahwa si produser nelpon dan mau ketemu gw, telattt, huhuhuu). Yup, lesson learned. Eh, tapi tetap ada berkah lain yang menanti setelah itu sih, gw malah jadi penulis skenario di negara tetangga tersebut, rejeki emang enggak ke mana, ya.., alhamdulillah...

Singkat kata, you are never too old to set another goal, or to dream another dream... 
yak, semangattt!!

source from here

1 komentar:

Angkasa Bali mengatakan...

setuju tidak ada yang terlambat selama masih hidup

Poskan Komentar