Rabu, 06 April 2016

Ini dia 5 manfaat membuat Majalah dinding bagi pra-remaja ...

ilustrasi dari bing.com
Belum lama ini kaka, anak kedua saya, meminta bantuan saya untuk membuat majalah dinding. Hanya untuk beberapa hal sih, seperti mencetak dan membeli perlengkapannya. Lalu sisanya dari mulai memilah, mendisain, sampai menempel, ia dan teman-temannya yang mengerjakan. FYI, kaka baru duduk di kelas 5 sekolah dasar ya...

Saat melihat ia dan teman-teman mengerjakan majalah dinding sekolah, saya pun ikut bernostalgia, ke entah berapa belas atau puluh tahun lalu, saat saya masih duduk di SMP. Ya, saya membuat majalah dinding saat SMP, karena SD belum ada tugas untuk itu.


 

Saya ingat sekali proses kreatif yang terjadi saat mengerjakannya bersama teman-teman. Serunya, capeknya, sampai rasa puas saat semua sudah selesai dan melihat hasil karya kita terpampang di dinding gedung dan dibaca oleh teman-teman satu sekolah.

Menurut saya, membuat majalah dinding memiliki banyak manfaat bagi anak-anak kita yang tengah menjelang remaja, antara lain:

1. Kreativitas
Saat membuat majalah dinding, anak-anak akan dituntut untuk memilih sendiri temanya, apa saja yang ingin mereka tampilkan di majalah tersebut, bagaimana cara penyampaiannya, bagaimana disain dan layoutnya, dst. Tentu saja hal-hal tersebut akan makin mengasah kreativitas mereka.

2. Team Work
Membuat majalah dinding selalu memerlukan beberapa orang, yang artinya ada banyak kepala yang ikut memutuskan mau membuat mading yang seperti apa, jika team work atau kerja tim alias kerja kelompok ini tidak bagus, tentu saja akan runyam. Maka anak-anak ini dituntut untuk mampu bekerja bersama. Mading akan membantu mereka mengasah dan mengembangkan life skill yang satu ini.

3. Disiplin
Biasanya, mading pasti punya jadwal tayang. Misalnya setiap minggu kedua setiap bulannya. Dengan adanya jadwal ini, anak-anak akan berusaha untuk mengejar deadline. Mereka diharapkan mampu untuk menyelesaikan tugak smembuat mading sesuai dengan jadwal yang ada dan ini tentunya membutuhkan disiplin.

4. Bersosialisasi
Seperti yang sudah dibahas di atas, saat mengerjakan mading pasti akan berkelompok sehingga jika ada anak yang kurang mengenal anak lainnya dan harus satu kelompok, otomatis mereka akan lebih saling mengenal. Kemampuan bersosialisasi juga bisa meningkat dengan adanya kegiatan ini. Belum lagi jika mading tayang dan anak-naka lain membicarakannya sehingga akan terjadi perbincangan dan sosialisasi yang lebih luas lagi.

5. Self Esteem
Saat mading hasil karyanya dibaca oleh puluhan bahkan ratusan anak lain, otomatis akan muncul rasa percaya diri pada anak. Jika ia bukan juara matematika, atau pun bukan pemenang lomba futsal antar sekolah, ia tetap bisa berprestasi di bidang lainnya, termasuk mading ini.

Nah, banyak sekali manfaat dari membuat mading ini, kan?. Yuk mama, dukung anak-anak kita untuk membuat mading :)

***

10 komentar:

winny marlina mengatakan...

kalau udah dewasa manfaatnya apa kak

Agung Han mengatakan...

saya dulu pengisi Mading waktu SMP hee
salam sehat dan sukses amin

Obat Kista Ace Maxs mengatakan...

manfaatnya bagus sekali untuk anak-anak ya
akan jadi lebih kreativ

Sari Novita mengatakan...

tispnya kece, kakaa

Eko Nurhuda mengatakan...

Keren, kelas 5 SD sudah aktif bikin mading. Sekolahnya layak diacungi jempol. Dulu saya baru aktif mading di SMP, itupun hangat-hangat t*i ayam sih aliash gak terlalu rutin. Maklumlah di pelosok. #alasan

zata ligouw mengatakan...

Tetep ke kreatif sih Win, jadi muncul ide2 baru gitu ;)

zata ligouw mengatakan...

Wah sama dong mas, salam sukses jugaaa..

zata ligouw mengatakan...

Iya

zata ligouw mengatakan...

Makasihhhh... :)

zata ligouw mengatakan...

Iya sekolah jaman sekarang makin keren yaa..

Poskan Komentar