Sabtu, 02 April 2016

Tips Hemat Ala Blogger ;p


Hai hai..

sejak nggak kerja kantoran lagi, otomatis saya nggak punya penghasilan tetap dong tiap bulan. Tapi, meski pun sudah tidak bekerja kantoran, saya nggak mau terlalu sering minta uang jajan sama suami ;p, malu sih sebenarnya, makanya saya rajin ngeblog biar tetep punya uang jajan, pergaulan tetap jalan,  dan insha Allah ilmu selalu nambah, ahhh..asiknya...

Etapi, karena sudah tidak punya penghasilan tetap lagi serta nggak mau terlalu sering minta uang sama suami, ya saya harus mengubah gaya hidup. Ini beberapa hal yang saya pertimbangkan serta saya ubah demi hidup lebih hemat dan tetap bisa sik ngeblog.


Dari Taksi ke Ojek Online dan Kereta Api
Yes, sebelumnya, saat masih bekerja kantoran, saya tergolong manja, ke mana-mana lebih suka naik taksi. Namun, saat sudah tidak ngantor dan sempat masih ke mana-mana naik taksi, dompet saya menjerit. Masa baru tiga kali naik taksi dari Depok ke Jakarta PP, saya langsung nggak bisa jajan dua minggu, gak bener inih!. Ke undangan untuk blogger pun sudah mikir-mikir karena uangnya ngepas, hihihi...

Lalu pelan-pelan saya mulai coba naik ojek online, eh, ternyata asik juga, lebih cepat malah dan muraaahhh.. Tapi kalau dari Depok ke Jakarta naik ojek online, dari pengalaman saya beberapa kali, ya itu, miss V sampe kebas ;p akhirnya saya coba gabung, ojek online ke stasiun kereta, lalu naik kereta, kemudian lanjut ojek online lagi dan terbukti cara ini lebih hemat waktu dan ongkos..

Wah, saya langsung memutuskan untuk membeli kartu komuter agar nggak repot kalau harus naik kereta karena dalam satu minggu saya bisa dua sampai tiga kali pergi ke luar rumah untuk kegiatan blogging (tidak lebih, saya hanya membatasi maksimal 3x seminggu).

Saya pun memutuskan membeli kartu komuter yang bentuknya lucu ini :)


Ilmu vs Materi
Saat hendak menghadiri suatu acara dalam kapasitas saya sebagai blogger, saya harus pilih-pilih. Bukannya sombong ya, tapi kan memang harus dipikirkan tentang ongkos, waktu yang terpakai serta komitmen saya dulu yaitu berhenti kerja agar bisa lebih banyak dengan anak-anak, kalau semua acara dan undangan saya hadiri, ya sama aja doongg :(

Saya pilih-pilih juga karena ingin memberikan yang terbaik buat si pengundang dan sponsor atau pun klien. Kenapa?, jika saya ambil undangan dan kerjaan menulis dan mengendorse terlalu banyak, kemungkinan kecil untuk bisa memberikan yang terbaik. Namun jika saya hanya mengambil seperlunya saja, saya bisa memberikan layanan yang maksimal buat brand. Saat menghadiri undangan saya bisa segera menulis reportasenya. Saat diberikan barang untuk direview saya bisa punya waktu untuk membaca materi yang diberikan brand, mencoba produk tersebut serta menghasilkan foto dan video yang layak untuk kepentingan blog saya dan brand.




Coffee Shop VS Kedai Kopi
Saya pecinta kopi sejati, mulai dari kopi mahal sampai kopi murah, intinya saya doyan banget sama hampir semua jenis kopi. Nah, kalau sama sukanya, kenapa harus pilih kopi mahal? kopi tubruk pinggir jalan, atau kopi sachet di rumah pun jadi pilihan utama saya.

Namun sesekali saya memang harus ke coffee shop, lebih banyak sih untuk bekerja, yaitu meeting dengan (calon) klien atau kadang sekedar ketemu dengan teman. Jika meeting dengan klien, saya akan pilih coffee shop di mana saya bisa menggunakan kartu member saya atau voucher (yang biasanya saya dapatkan saat acara blogging, hadiah kuis, dll, biar hemat, hihihih). Tapi jika ingin bertemu teman, sekedar ngobrol ngalor ngidul, brainstorming soal blog, atau juga ngomongin kerjaan, saya lebih memilih kedai kopi biasa, yang nggak branded tapi asik. Contohnya kalau di sekitaran Depok ya di jalan Margonda, atau di dekat kampus Gunadarma Kelapa Dua, di mana kedai kopi lokal dengan harga sangat terjangkau serta rasa yang lumayan bertebaran di pinggir jalan. Wuihhh, bisa berjam-jam nongkrong di sana, deh, murmer lagi...

kerja sambil nunggu meeting

***

11 komentar:

Desy Yusnita mengatakan...

Miriiipp persis cocok...aku pun demikian

R Windhu mengatakan...

Tips hemat mantap blogger supaya punya uang jajan, pergaulan tetap jalan, dan insha Allah ilmu selalu nambah. Seperti itu pun aku mencoba terapkan

zata ligouw mengatakan...

Yayyy, tosss ah!

zata ligouw mengatakan...

Yup semoga kita berhasil nerapinnya yaa..

zata ligouw mengatakan...

Yup semoga kita berhasil nerapinnya yaa..

angel mengatakan...

emang iya mbak, saya aja hanya menggunakan kendaraan itu kemana-mana. asik sih hemat kantong :D

zata ligouw mengatakan...

Iya mba angel, asik kalo hemat :)

Naufal Akhdan Baihaqi mengatakan...

sangat membantu banget artikel di atas. ini nanti pasti saya terapkan. semoga saya berhasil nerapin apa yang ada d atas tersebut. ammiinnn...

Cumilebay MazToro mengatakan...

Mari hemat dan cerdas hahaha.

Aku demen nonkrong di tempat kopi tp bukan pecinta kopi. Yg mahal biaya nongkrong nya hahaha

zata ligouw mengatakan...

Amiiinnn...

zata ligouw mengatakan...

Nahhh itu dia mas Cumi ;p

Poskan Komentar