Jumat, 25 November 2016

#JelajahGiziMinahasa, an Eye Opening Adventure ...


Minggu yang lalu saya melakukan perjalanan yang sangat berkesan, begitu membuka mata saya sebagai perempuan terutama ibu dari tiga anak. Ada begitu banyak pelajaran terutama tentang gizi yang saya dapatkan dari perjalanan yang ‘hanya’ 3 hari dua malam tersebut.

Saat mengikuti acara tersebut tak jarang saya merasa 'tertampar' karena kekurangtahuan saya akan nilai gizi sumber daya lokal yang ternyata luar biasa ini. Duhh, mudah-mudahan sesudah ini saya bisa memberikan makanan bergizi maksimal kepada keluarga, terutama anak-anak di rumah, serta bisa berbagi kepada orang lain terutama para mama, tentang hal ini lewat tulisan-tulisan saya.

Welcome to Manado
Berawal dari tulisan saya yang berjudul “Makanan Laut Perekat Kebersamaan” saya pun terpilih mengikuti Petualangan Jelajah Gizi bersama sembilan blogger lainnya serta media undangan dan para panitia dari Nutrisi Untuk Bangsa – Sarihusada, serta dari Detikcom. Dua orang selebgram yang turut menemani dan mengajari kami soal food photography dan vlogging adalah mba Sasha @poeticpicture dan mas Soetiknyo aka Bolang aka @lostpacker. 

Bagi yang belum tahu tentang program Jelajah Gizi dari Sarihusada, program ini adalah program tahunan untuk mengeksplorasi  nilai gizi di balik kekayaan pangan khas Indonesia bersama wartawan berbagai media dan para blogger. Pada Jelajah Gizi tahun 2016 ini Sarihusada memilih Minahasa, Sulawesi Utara, yang sangat terkenal dengan beragam kulinernya, mulai dari hidangan laut, sayur-sayuran, sampai rempah-rempah yang memiliki cita rasa khas. 

Prof. Dr. Ir. Ahmad Sulaeman MS, PhD, ahli gizi yang banyak sekali berbagi pada peserta.
Arif Mujahidin, Communication Director Danone Indonesia mengatakan bahwa program ini adalah salah satu bentuk dukungan perusahaan terhadap kesehatan masyarakat. Jadi selain dukungan lewat makanan dan produk-produk bergizi dan berkualitas tinggi, edukasi mengenai gizi seimbang dan hidrasi pada masyarakat juga diberikan, salah satunya lewat program tahunan Jelajah Gizi ini.

Jelajah Gizi Minahasa 2016 ini adalah program Jelajah Gizi yang ke empat, sebelumnya Jelajah Gizi sudah diadakan di Gunung Kidul, Pulau Seribu, dan tahun lalu di Bali.

Saat terpilih mengikuti program ini, saya langsung membayangkan petualangan seru selama tiga hari, mulai dari eksplorasi beragam makanan Minahasa, hingga workshop langsung mengenai food photography dan vlogging, dan benar saja, petualangan tersebut seseru yang saya bayangkan. 

Saya berencana mau menulis beberapa artikel karena rasanya satu saja tidak akan cukup untuk meng-cover semuanya...

Mas Bolang berbagi soal vlogging
praktek food photography bareng mba Sasha


Okeh, jadi artikel ini baru teaser-nya aja ya, berikutnya saya akan bercerita tentang petualangan saya di Minahasa di beberapa artikel lainnya ;p

Sampai berjumpa di artikel selanjutnya, yaaa...

21 komentar:

  1. Ngga sabar baca reportasi selengkapnyaaa hihihi... Liat poto2 di IG aja udah rame, apalagi baca ceritanya :D

    BalasHapus
  2. Whoaaa..sudah duduk manis siap mau baca panjang-panjang, ternyata cuma teaser doang..

    #kecele

    BalasHapus
  3. wah seru ada acara foto2 makanan nih :)

    BalasHapus
  4. Wah kulineran bareng sambil review gizinya gitu kah mba?
    Serunyaaa
    Aku juga pengen jadi vlogger juga tapi nggak bisa edit edit videonya haha
    Semoga ilmu vlogging di acara ini bisa di terapkan sama mbak zata... asik bentar lagi blogger become youtuber yak ni yak :D

    BalasHapus
  5. @Sandra
    nah itu San, saking banyaknya foto dan cerita gw bingung mau mulai dari mana, hihihi...

    BalasHapus
  6. @Vicky Laurentina
    iya mba Vicky, sisanya disimpen buat artikel2 selanjutnya ;p

    BalasHapus
  7. @Nonikhairani.wordpress.com
    yah begitulah mba kalau udah ketemu makanan, bawaannya pengen difoto terus, hehehe..

    BalasHapus
  8. @laili umdatul khoirurosida
    ahaha masih belum biasa ngevlog mba, tetep aja susah ternyata, heheh. Aminnn buat kita2 yaaa...

    BalasHapus
  9. Ya Allah... Mbak Zataaa... kirain tulisannya udah setengah lengkap, trus dilanjut setengahnya lagi besok2. eh ternyata baru teaserrrr :D
    Ditunggu yaaa tulisan lengkapnya :)))

    BalasHapus
  10. Kak aku pengen ikutan icip2 liat kmaren foto2 yg di instagram hihi

    BalasHapus
  11. Asikk ditunggu tulisan berikutnyaaaa ^^

    BalasHapus
  12. Seru banget, Kak. Aku udah nyiapin konsep untuk lomba ini, rencana waktu itu mau buat vlog makanan lokal Pemalang berbahan dasar ikan laut. Sayang, terus keinget kalo masih dilarang ikut lomba yang diadain brand susu lain sampe 30 November 2016. Padahal mupeng banget pengen ke Minahasa. Insya Allah tahun depan ikutan dan semoga menang. Hehehe, ngarep.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aminnn, semoga tahun depan menang ya mas Ekooo...

      Hapus
  13. Seru... apalagi mba Zata pulang kampung (eh bener ga sih marga Ligouw itu dari Sulut?)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaa bener mba Helena, aku mama papaku emang orang Menado :)

      Hapus
  14. sudah 7 bulan sejak kakak menulis jelajah minahasa yg ini.

    apalagi saya jarang mampir sejak ke yg sekian kalilinya.

    yng mau saya tanyakan artikel kelanjutan ini saya bisa didapatkan dimana? . apalagi masih treasure hahaha..

    mau nyimak artikel itu hehe..

    ditunggu jawabannya ya kakak Zata Ligouw

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mas, sudah ada 2 artikel kelanjutannya, kok. Sudah saya update di artikel ini ya link-nyaa :)

      Hapus
  15. Seru pastinya dan bakal nambah pengalaman untuk sekolah kehidupan kita. Sayangnya dulu gak sempat ikutan acara ini. Nyesel pasti belakangan, karena kalau duluan itu ya namanya payunan #eh ^_^

    BalasHapus