Kamis, 01 Desember 2016

Spatone, Untuk Hari-hari Sibukku | Review


Saat Saya Kekurangan Zat Besi
Dua bulan terakhir ini saya sering merasakan kesemutan di jari tangan ditambah lagi rambut yang terasa sangat kering hingga susah diatur.  Bukan hanya itu, saya yang memang terbiasa tidur malam, makin kurang tidur karena kadang merasa seperti insomnia. Selidik punya selidik dari hasil browsing bahkan sampai bertanya ke dokter, ternyata hal-hal tersebut salah satunya adalah akibat iron deficiency alias kurangnya zat besi.


Duh, kenapa, ya?, saya agak terbebani saat mendapati hal itu karena pada dasarnya saya cukup menjaga asupan makanan serta berusaha sebisa mungkin untuk hidup sehat. Namun, namanya manusia, pasti ada lalainya. Saya yang memang agak susah makan ikan kadangkala juga mengalami anemia dan pusing terutama di pagi hari. Belum lagi hobi minum kopi saya yang minimal dua gelas sehari ternyata ikut memicu hal tersebut.

Statistik dari Departemen Kesehatan Amerika menunjukan bahwa 91% wanita berumur 16-64 tahun tidak mendapat cukup zat besi dari pola makan harian. Sepertiga dari kelompok wanita tersebut memiliki tingkat asupan zat besi yang rendah sehingga mempengaruhi kesehatan mereka. Pantas saja, saya pribadi tidak sadar bahwa asupan zat besi saya ternyata rendah sampai timbul masalah-masalah yang saya ceritakan di atas.

Saya juga sempat tidak menyadari bahwa banyak makanan dan minuman yang bisa menghambat penyerapan zat besi, antara lain teh, kopi, dan minuman ringan lainnya yang mengandung kafein. Jus anggur pun ternyata bisa menghambat penyerapan zat besi karena mengandung tannin. Makanan lainnya adalah produk berbahan dasar susu yang mengandung kalsium serta sereal dan gandum yang mengandung bran.

Eits, ini bukan berarti makanan dan minuman tersebut tidak boleh kita makan atau harus dihindari, lho. Hanya saja, sebaiknya saat mengonsumsi suplemen zat besi pada saat perut kosong atau menjelang tidur.

Tidak hanya saya, anak-anak pun mengonsumsi Spatone :)
Pentingnya Zat Besi, Terutama Bagi Wanita Hamil
Bicara soal kekurangan zat besi, saya juga ingat, saat hamil anak ketiga, saya sempat mengalami ciri-ciri yang sama, namun sayangnya, saya kurang tanggap akan hal tersebut saat itu, padahal seorang wanita hamil sangat membutuhkan zat besi. Wanita dewasa memerlukan penyerapan zat besi sebanyak 1,5-2 mg per hari. Untuk wanita hamil meningkat menjadi 2-4 mg pada trimester pertama dan 3-6 mg pada trimester ketiga.

Jika kekurangan zat besi, ya seperti yang pernah saya rasakan dulu, sering pusing, lemas, dan mudah lelah sehingga pernah terpaksa cuti sampai dua minggu lamanya hanya karena ingin istirahat.
Mengapa zat besi sangat penting bagi tubuh? Salah satunya adalah karena zat tersebut memproduksi sel darah merah untuk mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh.

Oh ya, perlu digarisbawahi bahwa yang terpenting adalah bukan berapa banyak zat besi yang kita konsumsi, tapi seberapa banyak jumlah zat besi yang berhasil diserap oleh tubuh kita. Itu kenapa sekali lagi perlu diingat mengenai waktu terbaik untuk mengonsumsi zat besi, yaitu saat perut kosong atau sebelum tidur.

Pengalaman yang paling tidak mengenakan soal kekurangan zat besi ini adalah saat suatu kali saya berbelanja ke pasar dan hampir pingsan karena anemia. Saat berangkat ke pasar saya baik-baik saja, namun setelah sampai tiba-tiba saja saya merasa pusing dan hampir pingsan hingga beberapa orang segera menolong dan menyuruh saya duduk.

Bentuk sachetnya ringkas banget ...
Alasan Saya Memilih Spatone
Kejadian tersebut membuat saya memutuskan untuk mengonsumsi suplemen penambah zat besi dan pilihan saya jatuh pada Spatone, suplemen zat besi yang banyak digunakan di Inggris.

Spatone merupakan 100% air kaya zat besi alami yang terbukti secara ilmiah mencegah kekurangan zat besi selama masa kehamilan. Saat sedang tidak hamil pun, sebagai wanita saya tetap memerlukannya karena saat menstruasi saya banyak kehilangan darah dan sangat membutuhkan asupan mineral ini.

Selain itu, saya memilih Spatone karena suplemen ini juga bisa dikonsumsi oleh anak-anak saya yang sudah beranjak remaja dan yang masih balita. Jadi saat ini yang mengonsumsi Spatone adalah saya, suami, serta tiga anak kami.

Mudah dibawa kemana-mana...
Kelebihan lainnya dari Spatone adalah penyerapan zat besi yang bisa mencapai 40% sedangkan penyerapan zat besi dari makanan berbahan dasar sayuran hanya sampai 20% dan penyerapan dari suplementasi zat besi konvensional hanya 10%!.

Sebagai ibu dari tiga anak yang sibuk mengurus keluarga serta aktif ngeblog, saya perlu suplemen yang praktis dan Spatone memiliki kemasan sachet yang bisa saya bawa ke mana saja. Selain praktis, Spatone juga merupakan solusi untuk meningkatkan zat besi dengan minim efek samping, karena alami dan tanpa kimia, sehingga mudah diserap tubuh dibanding suplemen lainnya.

Mengenai rasanya, buat saya dan suami tidak masalah, namun buat anak-anak, jujur saja rasanya kurang bisa mereka terima, jadi tipsnya adalah, saya mencampurnya dengan jus jeruk, jus mangga, jus apel, jus tomat untuk hasil penyerapan zat besi yang lebih maksimal.

Hal penting lain yang harus diperhatikan adalah jeda waktu 30 menit antara mengonsumsi Spatone dan makanan serta minuman lainnya yang dapat menghambat penyerapan zat besi seperti kopi, teh, dan susu.

Untuk dewasa dan anak-anak di atas 2 tahun, konsumsi lah satu sachet Spatone setiap hari, sedangkan khusus wanita hamil bisa meminumnya 2 sachet setiap hari.

Ingin tahu lebih rinci tentang produk ini, mampir aja di www.spatone.com ya, atau telepon ke nomor 021-56943355, bisa juga email ke custservice@nutrindo.com.

******

16 komentar:

  1. wah menarik banget ini, anak saya termasuk balita yang katanya defisiasi zat besi, dan kayaknya produk ini cocok banget deh. Kapan-kapan mungkin bisa saya coba.

    Anyway, salam kenal ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai mba Fenty, salam kenal juga.. iya mba, coba aja, setau aku aman kok, karena anakku yg balita jg minum..

      Hapus
  2. Spatone boleh dikonsumsi anak2 juga ya?

    BalasHapus
  3. Oke banget nih Spatone. Aku yg anemia, biasa minum suplemen zat besi tablet trus sering konstipasi, begitu minum Spatone, perut nyaman banget. Jelas si anemia yang mengganggu hilang tak berbekas. Ditambahin ke jus jambu bikin minum Spatone gak berada.

    BalasHapus
  4. Aku pernah nyoba minum ini rasanya ky minum sendok ;p
    Mungkin next time harus beneran dicampur sama jus buah ya biar gak kerasa iron-nya :D

    BalasHapus
  5. @Oline
    iya boleh Lin, anak2 dan ibu hamil boleh :)

    BalasHapus
  6. @Nia K. Haryanto
    nahhh bener banget tuh mba Nia, mdiminum bareng jus selain gak berasa, makin sehat juga ya, hehehe..

    BalasHapus
  7. @Dina Mardiana
    ahahah iyah bener, kalo kata anakku kayak minum air dari drum hehe, tapi mengingat manfaatnya yang luar biasa aku sih oke2 aja, paling anak2 yang sering campur jus ;)

    BalasHapus
  8. Eh sering kesemutan itu berarti tanda kurang zat besi yaaa ??? aku jempol kaki kiri suka banget kesemutan

    BalasHapus
  9. oh kesemutan itu berarti kurang zat besi ya. aku sering juga sih :(

    BalasHapus
  10. Aku kadang suka kesemutan. Udah nyobain spatone juga :)

    BalasHapus
  11. @Nonikhairani.wordpress.com
    iya salah satu gejalanya aja mba Noni, mungkin bisa cek dulu...

    BalasHapus
  12. @lianny hendrawati
    nahhh.,mudah2an oke ya spatone ini.. aku sih merasa ngaruh..

    BalasHapus