Selasa, 21 Maret 2017

Apa, sih, branding itu?


branding, blogging
Illustration by my talented niece, Puti Aulia

Beberapa waktu lalu saya sempat ngobrol dengan teman-teman dan salah satunya ada yang berpikir bahwa branding dan marketing adalah hal yang sama. Dalam tulisan ini saya bukan akan menulis tentang perbedaan antara branding dan marketing, tapi lebih kepada apa, sih, branding itu?. Dulu saya sempat berkecimpung di dunia komunikasi, di mana branding menjadi salah satu hal yang saya tangani. Mudah-mudahan saya bisa ngomongin soal branding ini dengan cara yang sederhana, ya..

Saat ini, setelah memutuskan menjadi seorang fulltime blogger, saya kembali belajar soal branding, sehingga menuliskan topik ini juga menjadi kesempatan bagi saya untuk me-refresh apa yang saya ingat, saya pelajari, dan pernah saya praktekan. Semoga bermanfaat…

Brand dan Branding
Saat bicara tentang branding, kita juga harus tahu tentang arti ‘brand’ itu sendiri. Sebuah brand adalah ide atau gambar dari suatu barang atau jasa yang spesifik yang diingat oleh konsumen dengan mengidentifikasi nama, logo, slogan, atau disain dari suatu perusahaan yang memiliki ide atau gambar tersebut. 

A brand is the idea or image of a specific product or service that consumers connect with, by identifying the name, logo, slogan, or design of the company who owns the idea or image- brickmarketing.com


Dengan kata lain saat kita sebagai konsumen mendengar sebuah ide atau melihat suatu gambar, logo, atau slogan, kita dengan mudah akan mengaitkannya dengan suatu brand. Misalnya saat saya melihat gambar ikan lele kartun berwarna hijau, saya akan langsung ingat dengan Pecel Lele Lela, atau saat saya melihat logo perempuan menggendong anak sambil membawa tas belanjaan berwarna hijau pastel, saya pun tahu bahwa itu adalah theurbanmama.com, begitu seterusnya.

branding, blogging, logo

Sedangkan branding adalah suatu tema atau ingatan yang tersisa di pikiran kita setelah melihat dan atau menonton begitu banyak tayangan, entah iklan televisi, iklan di internet, artikel, dan seterusnya. Hal tersebut adalah cara suatu brand untuk menunjukan keunikannya dibandingkan dengan brand lainnya. Branding adalah praktek marketing yang menciptakan nama, simbol, atau disain yang mengidentifikasi serta membedakan antara sebuah produk dengan produk lainnya.

Branding is the marketing practice of creating a name, symbol or design that identifies and differentiates a product from other products - entrepreneur.com


Branding membangun sebuah reputasi dan standar yang jelas, bukan hanya untuk sekarang namun juga untuk ke depannya sehingga perlu sekali untuk melakukan branding dengan perencanaan yang tepat serta terus meningkatkan kualitas brand kita.

Branding tidak hanya untuk produk atau jasa saja. Kita, sebagai ‘person’ pun perlu membangun branding yang tepat.  Sebagai seorang blogger, rasanya kita pun perlu memikirkan soal branding blog kita juga, lho… Tunggu artikel-artikel selanjutnya tentang personal branding, blog branding, dll, yaa…

Catatan: Tulisan ini saya buat berdasarkan pengalaman saya saat bekerja sebagai marketing communication di salah satu perusahaan internasional yang menangani Hak Kekayaan Intelektual, juga dari pengalaman saya di @MamaComm dan juga sebagai blogger, serta tentu saja lewat riset yang cukup dalam lewat buku, dokumen, artikel, video, dan lain sebagainya yang berkaitan dengan topik ini.
******

16 komentar:

  1. Wah tfs ya Mba^^ nice article. Salam kenal^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Sandra, makasihhh, salam kenal jugaaa...

      Hapus
  2. Sebuah brand dikatakan berhasil jika brandingnya unik, mudah diingat dan kece badai dari logo dan taglinenya, begitu bukan ya kira2 hehe

    Nice info mba zata :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yes, setuju banget mba Mel, kalo orang2 ingat brand kita artinya branding kita sukses ya...

      Hapus
  3. Menarik banget. Menunggu artikel selanjutnya. Selama ini branding, terutama blogger sering dihubungkan dg seringnya nongol di event. Padahal ternyata harus sedetil itu ya, smart way biar nggak buang energi tapi nggak ada yg ingat siapa dia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. bahhh bener banget mba Lusi. Nanti statement ini ijin aku pake juga buat tulisan selanjutnya yaaa...

      Hapus
    2. duh typo, mau nulis 'nah' malah jadi 'bah' ahahah, maaf. Btw, sering dtg ke event lebih ke networking daripada branding sepertinya ya mba Lusi..

      Hapus
  4. branding ku ini apa, yah? heheh...

    BalasHapus
  5. Membangun branding itu susah ya mbak, tapi merusaknya yang gampang

    BalasHapus
  6. aku belum pernah mikirin serius brandingku apa sebenernya. palingan kelintas aja, pgnnya dikenal sebagai travel blogger yang hobi makan2... :D.. itu termasuk branding ga sih? aku tungguin artikel berikutnya yg ttg personal branding ya mba ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu7 branding donggg :) makasih yaa udah mampir ...

      Hapus
  7. Nah,,itu yang masih saya bingungkan mbak. Secara blogger newbie bingit, blog isinya gado-gado gak katuan. Jadi bingung dech tentang branding ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. gpp, mumpung masih newbie justru bagus untuk mulai branding kan? :)

      Hapus
  8. Asyik, nanti mau baca tulisan selanjutnya ya, Kak :D Harus banyak2 belajar ini dari Kak Zatta :D

    BalasHapus