Tetap Harmonis & Romantis Jelang Usia Pernikahan 17 Tahun


Bulan April mendatang, usia pernikahan kami akan genap 17 tahun, lho ..

Saya ingat sekali, hari itu, hampir 17 tahun yang lalu, pacar saya mengajak saya ngobrol panjang lebar dan salah satunya ia memberi tahu tentang keberangkatan serta kontrak kerjanya selama beberapa tahun ke depan dengan sebuah Production House di luar negeri.

Duh, antara senang dan sedih saat mendengar kabar itu, apalagi masa pacaran kami yang sudah berlangsung cukup lama, membuat saya yakin bahwa he is the one dan saya tidak ingin berpisah lama-lama, jauh pula, dari dirinya.

Belum selesai saya berpikir tentang berapa lama kami akan terpisah oleh jarak dan waktu, tiba-tiba ia menyatakan keinginannya untuk menikahi saya. Dan saya langsung jawab, yes lho, hihihi, mau'an banget ya, saya ;p. Padahal saat itu saya masih kuliah, tapi saya berpikir, toh belajar tetap bisa dilakukan dalam keadaan sudah menikah.

Long story short, saya akhirnya menikah dengan pacar yang kini telah menjadi suami saya selama hampir 17 tahun. Woohooo.., lama banget, yak, hihihi...

Nah, lucunya, salah satu teman dekat yang tidak lama lagi akan menikah bertanya pada saya sambil bercanda, "Ta, lo kok bisa, sih, nikah udah lama banget, tapi keliatannya masih asik-asik, aja?."

"Maksudnya masih asik-asik, aja, tuh, gimana Vir?."

"Ya masih keliatan nggak bosen sama pasangan, kadang keliatan kayak temen, kadang kayak pacaran. Apa, sih, tips-nya?."

"Ohh..," ujar saya pendek sambil berpikir keras apa yang harus saya sampaikan kepada seseorang yang baru akan memulai kehidupan berumah tangganya dalam waktu beberapa minggu ke depan.

Dari hasil perenungan panjang #cieee, saya pun menyimpulkan beberapa hal yang mungkin bisa saya bagikan dengan teman saya dan tentu saja teman-teman di dunia maya :)

PACARAN LAGI
Eits, jangan mikir macem-macem dulu, ya!. Maksud saya, coba deh rekonstruksi masa-masa pacaran dulu. Misalnya saat masih pacaran kita kan biasanya perhatian banget sama pacar, kenapa saat sudah nikah, apalagi hitungannya sudah belasan tahun lalu seperti sudah berkurang kepedulian tersebut. Sayang, sih, pasti masih, ya, tapi menunjukan perhatian yang lebih yang kadang kita lupa.

Setiap kali ingat, saya pasti akan berusaha memperhatikan suami lebih dari biasanya, ya seperti masa-masa pacaran dulu. Meneleponnya sekedar untuk bertanya kabar, sudah makan atau belum, bagaimana pekerjaannya, dst.

Sesekali kami bahkan janjian bertemu di suatu tempat. Bukan datang sama-sama, lho, tapi janjian, seperti masa pacaran dulu. Kadang malah pura-pura baru bertemu, hihihi, gokil kedengarannya, ya, but it works, hal itu bikin kami selalu merasa muda, merasa lucu, dan tentu saja merasa selalu fun dalam menjalani hubungan kami.

Selalu bawa Resik-V kalau mau bepergian yang agak lama.
FOKUS PADA KECOCOKAN 
Hmm, maksudnya gini, daripada sibuk memikirkan bagian-bagian di mana kami tidak cocok, saya mulai lebih banyak mengingat kecocokan kami dan menghargai perbedaan.

Sebagai contoh, waktu kami baru menikah, suami saya hobi banget main play station, duh, saya sering sebal karena merasa dicuekin, apalagi saya bukan orang yang senang main game, jadi saya nggak ngerti kenapa dia bisa menghabiskan berjam-jam di depan PS-nya dan 'nyuekin' saya.

Kami pun sering bertengkar karena masalah sepele tersebut. Suami merasa saya tidak mengerti akan kebutuhannya untuk bersenang-senang, sementara saya menuduh suami kurang peduli pada saya dengan main PS selama berjam-jam.

Namun, dengan berjalannya waktu, saya bisa mengerti bahwa sesudah lelah pulang kerja, membantu saya di rumah, dll, sama halnya seperti saya, ia juga butuh me time, ya main PS itu. Saat saya sadar akan hal tersebut, saya justru mendukungnya menghabiskan waktu sendirian sambil main PS. Saat ia sudah stand by di ruangan atas, saya akan membawakannya kopi dan camilan serta membiarkannya sendirian.

Tanpa saya duga, ketidaksukaan yang berubah menjadi perhatian tersebut sangat diapresiasi oleh suami. Selesai meluangkan waktu main PS moodnya menjadi sangat baik dan ia bisa kembali bekerja dengan penuh semangat dan menjadi lebih perhatian juga pada saya. Senangnyaaa...

SALING MEMBERI WAKTU UNTUK DIRI SENDIRI
Selain hobi suami main PS, awal-awal menikah, saya kadang cemburu jika suami nongkrong dengan teman-temannya. Posesif banget ya.. Tapi namanya juga pengantin baru, hehehe.. Sama halnya dengan kejadian di atas, saya sadar bahwa sesekali nongkrong sambil ngopi dengan teman adalah kebutuhan suami. Ia butuh waktu untuk diri sendiri. Toh, ia sudah melakukan semua kewajibannya sebagai suami...

Saya sendiri senang meluangkan waktu menulis, membaca sendirian, serta pergi ke salon untuk sekedar creambath sampai pijat. Suami selalu mengijinkan jika saya ingin menghabiskan waktu bersama teman-teman dekat, teman lama, teman blogger, dll. Ia tidak pernah protes jika saya terkadang harus pulang malam demi bertemu teman. Selama tanggungjawab saya sebagai ibu dan istri berjalan baik, ia justru mendukung saya untuk beraktivitas sesuai dengan passion saya.

Alhasil, waktu untuk diri sendiri juga membuat kami menjadi pasangan dan orangtua yang lebih baik. Saat kami merasa lebih happy, kami bisa lebih fokus mengurus pasangan dan anak-anak.

EKSPRESIKAN RASA SAYANG
Sampai usia pernikahan menjelang 17 tahun seperti sekarang ini pun jujur saja saya kadang masih malu mengungkapkan rasa sayang kepada suami dengan cara yang sangat jelas, misalnya bilang “I love you”.

Saya lebih memilih membuatkannya camilan favoritnya, memijat bahunya saat ia pulang kerja dan terlihat lelah, dan lain-lain. Intinya, apa pun caranya, ekspresikan rasa sayang dan perhatian kita pada pasangan.

Suami saya juga punya cara khusus untuk menunjukan perhatiannya pada saya. Ia tahu saya suka sekali memakai minyak kayu putih dan lotion di area betis sampai tumit menjelang tidur dan hampir setiap malam, ia akan melakukannya untuk saya. Duhh.. rasanya disayangggg bangettt…

MERAWAT DIRI LUAR DALAM
Saat belum menikah, saya cewek yang super tomboy, sukanya naik gunung, pakai baju mirip laki-laki, kaos dan celana kargo, sepatu kets atau boots.

Setelah beberapa tahun menikah, saya mulai sadar akan pentingnya merawat diri dari luar dan dalam. Saya cukup teratur pergi ke salon. Di rumah saya pun secara berkala melakukan lulur tubuh dan creambath sendiri. Selain mulai memperhatikan asupan makanan dan melakukan olahraga seperti yoga, saya juga khusus merawat area intim menggunakan air rebusan daun sirih.

Sayangnya, bagian yang terakhir itu nggak bertahan lama karena saya malas ngerebus sirihnya, hihihi.., padahal saya sampai menanam tanaman ini di rumah, lho…


stok Resik-V yang selalu tersedia di rumah

Untungnya, belum lama ini saya membaca beberapa artikel blog yang mereview produk Resik-V Godokan Sirih yang praktis dan higienis. Langsung deh saya nyobain juga dan langsung jatuh hati sama produk ini. Saya jadi bisa teratur merawat area kewanitaan tanpa perlu repot-repot merebus daun sirih.

Saya merasa aman memakai Resik-V Godokan Sirih karena informasi yang saya dapat, proses pembuatan produk ini sangat higienis karena diproses dengan teknologi modern yang sudah terbukti dapat membunuh jamur candida albicans yang merupakan penyebab keputihan. Wah, cucok, deh, karena sebagai wanita yang aktif, kadang saya merasa terganggu dengan masalah keputihan yang datang tiba-tiba, entah karena capek, memakai pakaian dalam yang salah, atau karena paparan kuman di toilet umum.

Pertimbangan lainnya adalah karena produk ini sudah bersertifikasi halal, mudah dibeli di banyak lokasi, serta harganya yang terjangkau. Ini penting, lho, maklum ibuk-ibuk.

Resik-V Godokan Sirih bikin saya makin lengket sama suami ;p

Resik-V Godokan Sirih kini menjadi andalan saya untuk menjaga kebersihan dan kesegaran area intim sehingga saya menjadi makin nyaman dan percaya diri saat berdekatan dengan suami.

Nah, segitu aja tips dari saya, semoga bermanfaat, yaa… Sampai ketemu di tips2 selanjutnya!

*****

Posted By

50 comments

  1. 17 tahun pernikahan wah selamat ya mba semoga langgeng dan awet terus....

    BalasHapus
  2. Ya ampuunn udah 17 taun nikah. Ka Zata awet muda bingitss euy. Semoga nanti kalo aku udah belasan taun nikah tetep sekece dirimu 😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. ahaha makasihh.. ah kamu bisa lah pasti, wong aslinya dah keceee ;p

      Hapus
  3. Semoga langgeng dan awet terus ya mbak.
    Tapi saya iri juga sih baca kisah mbak, jadi pengen nikah juga. Eaaa.. 😄😄

    BalasHapus
    Balasan
    1. amiiin, makanya cepet nikah dong, hihihi..

      Hapus
  4. Well noted buat yang masih lajang juga nih, biar nanti pernikahannya bakal selalu seru :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. yes, harus siap2 dari jauh2 hari dong, yaa...

      Hapus
  5. Semoga langgeng terus ya kak..duh Mba Zata idola qoe banget deh pokoknya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. awww Amelll bikin ge er, makasih yaa, aminnn...

      Hapus
  6. Ohh ini toh rahasia 17 tahun nya mba Zata dan suami. Aku mau contek ahh, biar sampe segitu juga usia pernikahan. Langgeng terus ya bu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. ganbate Rulll.. semangat, nikmati prosesnya :)

      Hapus
  7. Sehat dan romantis tetus ya kak Zat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aminnn, makasih banyak mba Gitaaa...

      Hapus
  8. iya betul tuh.. fokus pada apa yang cocok dan kelebihan masing2 pasangan.. bukan kekurangannya. quote yang bagus kak zata

    BalasHapus
  9. Waaw selamat mbak Zata, smoga langgeng sampai maut memisahkan amin

    BalasHapus
  10. nah memang salah satu rahasianya adalah menjaga area khusus supaya tetap menarik. dan sirih dari jaman nenek moyang sudah terbukti mampu menjaga kebersihan dan keharuman area khusus itu ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. yes, emang resep dari jaman dahulu kala ya mas..

      Hapus
  11. Semoga awet dan langgeng terus mbak,.. tulisan menarik!

    BalasHapus
    Balasan
    1. aminn, makasih mas, semoga berguna..

      Hapus
  12. Waaaa usia pernikahannya udah masuk usia abege.. ^^
    semoga langgeng selalu ya mba Zataa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihihi iya udah abege ini mah.. amin, makasih Olineee...

      Hapus
  13. Semoga langgeng terus yah mba Zata, makasih tips nya semoga aku bisa langgeng juga bersama pak suami

    BalasHapus
    Balasan
    1. aminn, doa yang sama untuk dirimu juga ya mbaa..

      Hapus
  14. Waah ga kerasa ya udah 17 tahun. Mantep mba.

    Aku pake resik v juga neh, pilihan banget.

    BalasHapus
  15. Aku juga paling males merawat daerah V kalo harus ngerebus2 sirih. Untungnya sudah ada yang kemasan ya Zata jadi lebih simple apalagi ada sertifikat halalnya lebih aman lagi deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya Ka, untung udah ada yang simple dan praktis ya..

      Hapus
  16. Bagus banget tips-tipsnya dari mbak Zata yang udah berpengalaman. Beli ah buat Icha juga hehe 😘😱🤗

    BalasHapus
  17. Semoga ber 2 tetap langgeng ya sist Zata

    BalasHapus
  18. Awet... Mesti kita yang jaga. Kalo ga pinter2 komunikasi, hancur semua. Naah direkatkan berkat resik V yaak. Hahahahah. Semoga langgeng nyah Zatta. Pacaran terus yaak.

    BalasHapus
  19. Wah keren sudah 17 tahun. Selamat ya mba Zata semoga selalu harmonis dan ceria.

    BalasHapus
  20. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aminnn, makasih banyak Ci, doa yang sama buat elo dan suami, yaaa...

      Hapus
  21. hmmm ternyata ini rahasia harmonis sampe 17 taun pernikahan ya mak, aku baru 5 taun, samawa selalu mak zata

    BalasHapus
    Balasan
    1. aminn, makasih Mar. Wah 5 tahun, semoga samawa juga yaaa...

      Hapus
  22. Sayapun kadang juga masih malu2 ngomong i love you ke pasangan, pdhl dulu berasa gmana gitu hehe. poin nomer dua bisa banget nih saya terapkan, secara saya dan suami itu banyak banget perbedaannya, sementara persamaan yg mencolok, sama2 suka menulis hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaa betul, kadang masih malu ya, padahal dah lama banget nikah, hihihi..

      Hapus
  23. wah mba uda lama banget sweet seventeen yes selamat mba semoga selalu langgeng hingga nanti..aku setuju yang pacaran lagi, aku pernah loh sampein ke suami kok ga pernah manggil sayang lagi kayak pacaran dia ketawa2 doang mba duhhh ga romancis ;p

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihihi.. gitu yah kalo udah lama nikah, tinggal pinter2nya kita bikin jadi asik ...

      Hapus
  24. happy sweet seventeen, mba...ga nyangka lho soalnya mb Zata still look very young :D

    BalasHapus
  25. Wah, warung langit sekarang makin kece. Instagramable banget. Terakhir ke situ kayaknya dua tahun yang lalu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, keren ya mas buat foto2 :)

      Hapus