5 Hal Yang Kami Lakukan Untuk Mempersiapkan Liburan Keluarga


Dengan bertambah besarnya anak-anak, kesempatan untuk liburan sekeluarga rasanya semakin jarang bisa kami lakukan. Kenapa? Karena mereka pun sekarang sudah punya jadwal masing-masing. Saat mereka masih kecil-kecil, untuk merencanakan liburan, saya tinggal pilih tanggal di mana mereka semua libur sekolah. Tapi sekarang udah ngga bisaa... Meski liburan, ada saja jadwal mereka. Abang lah yang harus shooting tugas sekolah, kakak lah yang ada ujian Taekwondo, si bungsu lah yang tetap harus latihan futsal, dst, dst .

Nah, sekarang, jika hendak merencanakan liburan keluarga, saya pasti akan memastikan beberapa hal di bawah ini agar semua berjalan lancar sesuai rencana ...

LIBATKAN ANAK DALAM MERENCANAKAN LIBURAN 
Karena mereka sudah mulai besar, mereka punya keinginan serta ekspektasi masing-masing mengenai liburan yang mereka inginkan. Jadi, setiap merencanakan liburan keluarga, saya pasti melibatkan mereka dalam perencanaannya.

Hal yang didiskusikan dan direncanakan juga beragam, mulai mau liburan ke mana, kapan, berapa lama, tempat wisata apa saja yang akan dikunjungi di sana, hotel seperti apa yang akan dipilih, sampai akomodasi apa yang ingin dipakai, apakaha naik mobil pribadi saja, naik pesawat, atau bahkan naik bus.

Kami juga biasanya merencanakan barang apa yang perlu sekali dibawa yang berkaitan dengan makanan. Kadang kala ada masa saat jalan-jalan kami bosan dengan makanan di luar, jadi ingin memasak nasi, bubur, atau bahkan mie instan. Untuk perjalanan yang cukup lama, kami biasanya membawa cadangan makanan yang tahan lama seperti rendang, sambal goreng, dan lain-lain. Kadang jika perlu kami bawa alat masak sendiri, lho!

BACA JUGA : Masak Sehat Di Mana Saja Dengan Mini Rice Cooker

MENGEPAK BARANG MASING-MASING
Tiap anak saya wajibkan mem-packing bawaannya masing-masing. Mereka sudah tahu kebutuhannya dan saya tinggal menyortir ulang nantinya.

Biasanya kalau anak saya yang laki-laki akan membawa terlalu sedikit pakaian sementara yang perempuan akan mem-packing terlalu banyak, hihihi, disitulah peran saya, yaitu menyortir bawaan mereka. Menambahkan yang kurang dan menyuruh mereka mengurangi bawaan jika terlalu banyak.

Saya juga akan memberi mereka tips agar mereka membawa baju yang cukup selama perjalanan. Saya menyarankan agar sebelum dipacking mereka memadu padankan dulu baju-baju yang akan dibawa. Setelah mendapat beberapa pasang yang padu padannya sesuai, tinggal dihitung saja jumlah hari serta jumlah pakaian yang akan dipakai. Dijamin tidak akan ada cerita kurang atau kelebihan baju deh...

BACA JUGA : Tips Padu Padan Saat Travelling

PASTIKAN AKOMODASI YANG AMAN DAN NYAMAN
Seringkali kami berpergian naik mobil pribadi, namun kadangkala, jika tidak naik pesawat atau kereta, kami sangat menikmati naik bus bersama-sama. Untuk jarak yang lumayan jauh, naik bus adalah pilihan paling aman dan nyaman buat kami.

Pertama, suami saya bisa tetap santai dan menikmati liburan karena nggak jadi supir pribadi, hehehe. Kedua, bus antar kota sekarang ini sudah banyak yang nyaman dan harganya pun super terjangkau. Misalnya saat harus beli tiket bus Banjar Soreang dari PO Budiman, selain busnya nyaman, harganya pun kompetitif banget.
Intinya, setelah memutuskan akan naik apa, saya dan keluarga pasti akan memilih akomodasi yang terbaik sesuai dengan waktu dan budget yang sudah kami anggarkan. 

FOTO SEMUA DOKUMEN PENTING
Meski semua dokumen penting seperti paspor, tiket, KTP, ID anak, dll, sudah dimasukan ke dalam satu tas, saya tetap memfoto dokumen-dokumen tersebut, buat jaga-jaga jika dokumen hilang atau terselip.

Pernah suatu kali saya lupa membawa KTP saat kami akan naik kereta ke Bandung. Untung saja saya selalu menyimpan foto KTP di smartphone, jadi saat petugas melihat foto tersebut, saya pun diijinkan masuk dan naik ke kereta.

RENCANAKAN UNTUK TIDAK MERENCANAKAN
Ini bagian favorit kami. Setelah membuat perencanaan dengan detail misalnya hari pertama kami akan menghabiskan waktu di mana dan untuk apa saja. Namun kami senang menyiapkan satu hari khusus untuk tidak merencanakan apa-apa.

Di hari tersebut biasanya kami akan melihat sikon. Jika malas ke mana-mana dan hotel tempat kami menginap enak dan nyaman, ya kami akan menghabiskan waktu berleha-leha di kamar hotel, nonton tv sambil ngemil dan ngobrol.

Atau jika tiba-tiba salah satu anggota keluarga terpikir untuk mengunjungi suatu tempat, ya kalau memungkinkan kami akan langsung berangkat. Atau jika saya tiba-tiba ingin makan es krim sambil duduk di pinggir jalan, ya hayuk... intinya kami hanya ingin menikmati hari bersama-sama :)

Itu dia lima hal yang kami lakukan sebelum jalan-jalan sekeluarga, semoga berguna, yaaa....

BACA JUGA : Our Trip to Sangatta

*******

1 comments

  1. Nah, bener banget mbak. Kalo anak udah pada gede. Q-time nya pun makin susah. Krn mereka sudh punya agenda sendiri2 ��

    BalasHapus