Merayakan 20 Tahun Kemitraan TISSOT dan Asian Games

Saya dan Francois Thiebaud, President of Tissot

Dalam olahraga, waktu sangatlah penting karena waktu dan penilaian membutuhkan keakuratan penuh yang tidak bisa ditawar-tawar. Kebayang, kan, kalau ada yang dirugikan karena perhitungan waktu yang kurang akurat?.

Sebagai Official Timekeeper Asian Games sejak 20 tahun lalu, TISSOT sangat paham soal ini. Perusahaan ini sudah memiliki beberapa sistem berbasis teknologi informasi yang memungkinkan semua orang termasuk atlet, para profesional sampai suporter untuk menganalisa dan menikmati olahraga yang dinamis dan energik saat ini. Baik yang menonton dari rumah atau pun yang berada langsung di stadion atau lokasi olahraga lainnya.

Merek jam tangan Traditional Swiss nomor satu ini menjadi Official Timekeeper Asian Games Jakarta-Palembang 2018 sekaligus juga merayakan tahun ke-20 sejak Tissot pertama kali menjadi Timekeeper di Asian Games tahun 1998 di Bangkok. Acara ini berlangsung di Hotel Mulia, Senayan pada tanggal 19 Agustus 2018 dan dihadiri oleh media dan blogger.

Tissot dan Asian Games mementingkan nilai yang sama seperti nilai tradisi, presisi dan passion. Seperti merek jam tangan, Asian Games yang diadakan setiap empat tahun memiliki kekayaan sejarah sejak diadakan pertama kali pada tahun 1951 dan merupakan acara tertua serta paling bergengsi dalam kalender Dewan Olimpiade Asia. 

Asian Games diikuti oleh banyak peserta dari berbagai negara di Asia dan merupakan ajang kompetisi berbagai cabang olahraga terbesar di dunia. 

Presiden Tissot, François Thiébaud mengatakan bahwa Asian Games mencerminkan semangat Tissot, yang terlihat dari keberagaman dan dinamisme. Ajang sekelas Asian Games juga memungkinkan Tissot menunjukkan kualitas pencatatan waktu yang sempurna dan akurat untuk membuktikan kualitas produknya.  
Suasana di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta. (Photos courtesy of Imawan and Upit)

Menurut Thiébaud, pengalaman menjadi pencatat waktu resmi pada Asian Games pada edisi sebelumnya, menjadi alasan bagi Tissot untuk terus meningkatkan kualitas.  Tissot ingin memberikan presisi yang lebih baik, serta lebih banyak inovasi, seperti yang dilakukan untuk jam buatan Tissot.

"Tissot bukan hanya tentang estetika dan keakuratan, tapi juga tentang memori yang indah"

 - François Thiébaud


Innovators by Tradition atau ‘Innovators dengan tradisi’ merupakan motto Tissot dan  hal itulah yang akan terus mereka lakukan, berinovasi dengan teknologi dan tradisi. 

Hadir juga dalam acara tersebut Nicolas Clerc, VP Product Department of Tisot serta Alain Zobrist, CEO Tissot Timing yang menyampaikan tentang Tissot sebagai timekeeper Asian Games dan acara-acara olahraga penting lainnya di dunia seperti Summer and Winter Universiades, salah satu event multi olahraga terpenting yang dikhususkan untuk atlet pelajar.

Alain mengungkapkan bahwa teknologi Tissot sangat akurat, dibuktikan dengan kemampuan mengambil 10 ribu gambar per detik yang memungkinkan penyelenggara acara olahraga bisa melihat siapa yang lebih dulu masuk finish dan informasi lainnya yang diperlukan untuk menentukan pemenang.

Alain Zobrist and Tissot Chrono XL

Dalam rangka merayakan 20 tahun kemitraan Tissot dengan Asian Games, Tissot juga dengan bangga mempersembahkan jam tangan edisi khusus untuk Asian Games 2018, yaitu:

Tissot T-Touch Expert Solar - Jam tangan dengan bracelet berwarna merah ini menyita perhatian saya. Modelnya stylish dan sporty banget. Perjalanan Tissot dalam tactile technology sangat sukses dan menjadi pemimpin di dunia, sejak pertama kali diluncurkannya jam tangan dengan layar sentuh, Tissot T-Touch pada tahun 1999.

Hal itu menjadi langkah penting dalam dunia pembuatan jam tangan, memberikan berbagai fungsi yang memudahkan berbagai kegiatan. Technology layar sentuh  menyediakan berbagai fungsi, antara lain Meteo, Kompas, Altimeter, Alarm, Chronograph, dan berbagai fungsi lainnya.

Tissot Chrono XL Classic - Jam Chronograph dengan diameter 45mm, merupakan model terbaru dalam koleksi Tissot. Jam tangan besar ini membuat para penggemar olahraga dapat merayakan hidup lewat jam tangan lifestyle ini. Dengan detail yang canggih jam tangan berbahan stainless steel ini memiliki warna yang berani.

Tissot PR 100 Automatic. Tissot PR 100 Automatic ini tersedia untuk laki-laki dan perempuan. Dengan Precision & Robustness atau Ketepatan dan Kekuatan sejak pertama diluncurkan pada tahun 1984, PR 100 selalu menjadi  best seller dan  sangat diandalkan .

Sesuai dengan namanya, jam tangan ini selalu presisi, kuat dan spesial. Untuk tipe Tissot PR 100 Automatic Lady dan Tissot PR 100 Automatic Gent, logo Asian Games yang terdapat di bagian belakang jam ini dicetak sesuai dengan warna aslinya.
Di belakang jam tangan edisi khusus ini ada logo Asian Games ke 18 Jakarta - Palembang

Jam tangan edisi khusus tersebut hanya dibuat sebanyak 300 buah, lho, dan dijual di 127 gerai dengan kisaran harga 5 hingga 14 juta Rupiah. 

Di penghujung acara siang itu, Lilyana Natsir dan Tontowi Ahmad hadir untuk berbagi cerita. Mereka adalah local heroes athletes of Tissot yang juga berbagi semangat Asian Games 2018 untuk semua yang hadir.

Semoga acara Asian Games Jakarta-Palembang ini berjalan dengan lancar salah satunya dengan dukungan Tissot sebagai timekeeper-nya, dan untuk Lilyana dan Tontowi good luck, yaaa!

*****

Posted By

24 comments

  1. Eh lucu banget ya mereka sampe bikin jam tangan edisi khusus. :)
    Kece pula modelnya. ^^

    BalasHapus
  2. Akh brand yang udah kuat nih buat urusan waktu. Selalu kagum ya dibalik tampilan yang lucy lucu ada tangan2 kreatif yang luar biasa. Anyway kalau batere habis isi bukan dicoubter Tissotnya ngaruh nggak ya kak?

    BalasHapus
  3. ish pose kakak Zata sama om presiden tissot kereeen bangeeeeet

    BalasHapus
  4. Salfok dengan foto covernya. Cakep dan keren mba Zata.

    BalasHapus
  5. Lucu-lucu jam nya jadi pengen punya deh 1 aja buat koleksi pribadi

    BalasHapus
  6. Designya bagus-bagus ya mbak harganya kisaran berapa mbak? tapi itu emang keren banget si brand Tissot dari dulu.

    BalasHapus
  7. bagus banget ya mba si Tissot ini, gak hanya designnya aja, semuanya baguuus. tapi harganya juga bagus pasti hehe.

    BalasHapus
  8. keren-keren banget yah kalo edisi khusus tuh... harganya juga wow, hihihi

    BalasHapus
  9. Idola aku banget ini kak Zata, always cantik dan selalu memberikan influence positif. Duh itu Tissot boleh dibawa pulang gak sih 1?

    BalasHapus
  10. Kalau pakai jam tangan ini pasti gengsi langsung meninggi ya. Harganya lumayan mahal juga. Sesuai dengan keakuratannya.

    BalasHapus
  11. Senengnya banyak brand ngedukung Asian games kali ini,,sampe Jam ini ikut dibuat edisi khusus Asian Games.

    BalasHapus
  12. Tissot ini brand lama yang emang oke bangetZ dan sekarang bikin edisi asian games? Wooww

    BalasHapus
  13. jam tangan pak suami nih! Aku suka karena desainnya cowok banget!

    BalasHapus
  14. Keren Tissot udah nggak bisa dikomentari lagi dah, secara apapun olahraganya Tissot selalu ada untuk memudahkan mencatat waktu.

    BalasHapus
  15. Jam tangan dengan brand ternama lahir dengan edisi khusus. Pasti banyak yg buru nih. Apalagi limited edition asian games 2018. Wah! Momen 4th sekali. Mantab nih Tissot.

    BalasHapus
  16. Ada edisi khusus Asian Games ke-18 di Indonesia. Jadi kebanggan tersendiri nih. Sayang harganya mihil bingits

    BalasHapus
  17. Harganya lumayan juga ya mbak, tapi pasti sebandinglah ya dengan produknya yang keren gitu

    BalasHapus
  18. tissot brand ternama, ada di alat penghitung scor bulutangkis di Asian Games 2018

    BalasHapus
  19. design nya elegan banget ya kak... yang pasti fiturnya juga gak kalah keren.

    BalasHapus
  20. Tissot tuh brand yang ternama dan udah lama ya mbak..desainnya juga keren2 dan harganya lumayan juga ya..

    BalasHapus
  21. jam tangan Tissot ini keren banget ya. Mewah..dan harganya juga mewah.

    BalasHapus
  22. Wuiihhh sampe 14 juta? Seharga motor ituuu..

    BalasHapus
  23. Tissot dari dulu emang terkenal. Keren yaa dukungan mereka untuk Asian Games ini. Waktu nonton atletik di GBK, aku ngeliat logo Tissot sebagai pencatat resmi wakti sang juara. Jadi tahu kalau atlet lari 100 meter itu cuma 10 detik, wow banget

    BalasHapus