Tips Awet Muda Ala-ala Saya ;p

im officially 40 years young! - baru bangun tidur dikasih kue iniii…

Redefining My Youth at 40s
Tanggal 12 Juli 2018 lalu, saya genap berusia 40 tahun. Dan lucunya.., saya tidak merasa tua seperti yang saya bayangkan puluhan tahun lalu. Ya, saya mendefinisikan ulang arti keremajaan saya. Dengan bertambahnya usia saya merasa lebih bijak dalam menilai hidup dan penampilan. Saya juga merasa bahwa apa yang saya capai saat ini adalah bagian dari proses panjang kehidupan saya. Bagi saya, keremajaan adalah bagaimana kita menilai hidup, menikmati hidup, serta menjaga apa yang kita miliki dengan baik.

Saat masih remaja, saya ingat sekali, waktu melihat orang berumur 30 tahun ke atas, apalagi 40 tahun, rasanya mereka sudah tuaaa sekali.  Bahkan pernah, ketika saya mengikuti salah satu club beladiri Jepang saat masih kuliah dan salah satu anggotanya adalah seorang perempuan cantik, mahasiswi pasca sarjana sebuah universitas swasta, yang usianya 39 tahun, saya terheran-heran. Wanita itu berwajah cantik, berkulit putih dengan tubuh yang sangat proporsional.

Dalam hati saya berpikir “ya ampun, tua-tua cantik banget cewek ini, ya.” Dan sejak saat itu, perempuan tersebut menjadi beauty goal buat saya. Saya ingin, saat saya ada di usianya, saya bisa tetap fit, cantik, aktif, dan langsing seperti dirinya. 

Namun, dengan berjalannya waktu dan bertambahnya usia, definisi tua dan cantik saya perlahan berubah. Cantik tidak lagi hanya identik dengan wajah yang seperti model, atau kulit putih ala Korea, dan tubuh langsing tak bercela.

Sejak saya selesai kuliah dan mulai bekerja, definisi cantik saya lebih sederhana, hanya tubuh sehat dan wajah terawat plus inner beauty. Yes, I do believe in inner beauty

Kemudian sejak menikah dan punya tiga anak, saya pun tak lagi terobsesi dengan tubuh langsing. Tubuh sehat dan tak obesitas saja sudah membuat saya happy karena bisa tetap gesit mengurus keluarga dan diri sendiri.

Namun yang saya yakini, apa yang saya rasakan saat ini tak lepas dari beberapa hal yang rutin saya lakukan sejak usia saya masih tergolong muda.

Berlatih dan mengajar yoga menjadi reguler saya ..

1. Exercise Routine
Dulu saya pikir, makin sering berolahraga makin baik, hingga saya sempat berolahraga terlalu sering namun akhirnya saat bosan pun bisa berhenti dan tidak berolahraga berbulan-bulan, bahkan tahunan. Dan ini efeknya sangat tidak baik bagi tubuh saya. 

Saya pun mulai realistis dan membuat jadwal olahraga yang tidak terlalu sering, namun konsisten. Seminggu dua sampai tiga kali adalah jadwal yang paling cocok buat saya. Saya membuat exercise routine sendiri, misalnya dalam smeinggu saya akan melakukan minimal satu kali sesi yoga, satu kali muaythai di sanggar, dan satu kali olahraga kecil di rumah.

2. Take It Easy alias Lebih Santai
Maksudnya bukan santai-santai terus ya, tapi saya merasakan tekanan yang cukup berat saat saya menghadapi masalah dengan tegang. Ketika saya mulai ‘lebih santai’ menghadapi masalah dan lebih fokus mencari solusi ketimbang panik berlebihan, saya merasa lebih bisa menikmati hidup dibanding sebelumnya.

Beberapa kali saya mendengar rekan kerja yang berkomentar bahwa saya kini jauh lebih tenang saat menghadapi masalah namun terbukti pada akhirnya semuanya selesai dengan baik.

Pakaian yang nyaman dan keren selalu berhasil bikin saya pede.

3. Dress sharp.
Saya suka dengan pakaian yang membuat saya percaya diri, namun hal yang utama, saya suka dengan pakaian yang nyaman, baik casual mau pun formal.

Buat saya pakaian yang rapi, keren, dan nyaman akan memberi efek awet muda. Orang-orang disekitar kita tidak akan peduli berapa umur kita saat kita berpakaian dengan nyaman dan percaya diri.

4. Sleep on Your Back
Saya dulu nggak begitu mikir bahwa hal ini ngaruh, lho, ternyata, saat sudah memasuki usia tertentu, kebiasaan saya tidur menyamping dengan wajah (sebelah kiri) yang tenggelam ke bantal membuat mata sebelah kiri saya pun memiliki kerutan yang lebih jelas di banding yang sebelah kanan.

Sejak menyadari hal tersebut, saya berusaha tidur terlentang dan hanya miring sedikit ke kiri atau kanan. Thanks to Jeunesse IA yang akhirnya bikin kerutan di mata kiri saya menipis. (baca ulasannya di bawah, ya..)

Sebelum tidur saya pasti pakai produk Jeunesse.

5. Adopt a Good Skin Care Regimen
Sejak remaja, saya sudah diajarkan untuk merawat diri oleh orangtua serta guru saya. Saya ingat sekali, guru agama di sekolah dasar saya pernah menyampaikan hadis (saya lupa yang mana) yang intinya menyarankan kita untuk merawat kemudaan serta kecantikan kita. 
Salah satu yang berkesan, saat saya masih kecil saya kan tomboy banget, jadi betis saya banyak sekali bercak hitam bekas luka. Saat saya remaja, sepupu saya yang bekerja di maskapai penerbangan mendaftarkan saya jadi pramugari. Saya pun iseng-iseng ikut tes hingga di tahap lumayan akhir,  saya diminta presentasi dengan bahasa Inggris menggunakan kemeja dan rok selutut. Tes berjalan lancar sampai salah satu yang ngetes saya berkomentar soal betis saya yang jauh dari mulus. Long story short, saya disarankan ikut tes lagi tahun depan. 

Pulang ke rumah, saya sama sekali tidak sedih, biasa saja,  namun saat papa tahu penyebab kegagalan saya, ia langsung ke dapur dan mengambil jeruk lemon, mengirisnya tipis-tips dan menyuruh saya mengoleskan jeruk tersebut ke betis saya.

Papa menyuruh saya melakukan hal tersebut setiap hari, saat bangun pagi, atau justru saat mau tidur. Saat itu saya sangat terharu dengan perhatian papa pada anak gadisnya yang tomboy ini. Benar saja, pelan-pelan bekas luka di betis saya hilang hampir tak bersisa. Makan waktu tahunan, sih, tapi dengan begitu saya jadi sadar bahwa apa pun perlu proses dan ketekunan. 

Kemudian, saat memasuki usia yang tak lagi (terlalu) muda, saya mengikuti saran seorang teman dekat untuk mulai merawat tubuh dan terutama wajah. Menurut teman saya ini, usia seperti kami sudah selayaknya memberi perawatan ekstra pada wajah. Saya pun mulai mencoba beberapa produk dan melihat hasilnya pada wajah, ada beberapa produk yang saya suka namun ada satu merek yang hasilnya terlihat nyata pada diri saya yaitu Jeunesse .

Jeunesse Instantly Ageless, produk andalan saya banget!

Memang, sih, saya belum memakai semua produknya, saat ini saya hanya memakai beberapa item yang menurut saya penting dan saya perlukan, yaitu Instantly Ageless (ia).

Jeunesse IA ini adalah salah satu produk favorit saya karena hanya dalam waktu dua menit saja produk ini akan membantu mengurangi penampilan kantong bawah mata, garis-garis halus, keriput dan pori-pori. Hasilnya pun bisa bertahan selama 6 – 9 jam. Formula khusus dalam microcream IA ini dapat membantu mengembalikan elastisitas kulit sehingga tampak lebih kencang. 

Selain IA, saya juga teratur menggunakan luminesce advanced night cream serta cellular serum sebelum tidur. Luminesce advanced night cream memperbaiki dan mengembalikan keindahan kulit saat kita sedang tidur.  Diformulasikan dengan APT-200 ™, serta antioksidan dan bahan anti dehidrasi, krim pelembab ini akan mengembalikan elastisitas dan mengurangi munculnya garis-garis halus di kulit.

Sementara itu, Luminesce celullar serum akan membantu meminimalkan tampilan garis-garis halus dan keriput pada kulit dengan formulanya yang unik yang mengandung konsentrasi tertinggi APT-200 ™. Saat bangun tidur, rasanya kulit wajah saya lebih segar dan bercahaya. Tak hanya itu, kerutan halus di sekitar wajah juga tak begitu tampak terlihat.



Yang tak boleh ketinggalan adalah luminesce daily moisturizing complex SPF 30 yang selalu saya pakai tiap kali keluar rumah. Produk ini melindungi kulit wajah saya sepanjang hari. Dengan formula APT-200 ™, lotion wajah ringan ini melindungi kulit wajah dengan Broad Spectrum SPF 30 serta melembabkan dengan ekstrak buah dan legume agar kulit tetap terlihat cerah.

Selain melindungi kulit dari sinar matahari, daily moisturizing complex ini juga menyegarkan kulit saya dengan campuran vitamin dan antioksidan khusus serta menghidrasi kulit saya sehingga kulit tampak lebih halus. Pokoknya juara banget deh krim ini, tidak boleh lupa kalau mau keluar rumah. 

Nah, itu dia lima tips ala-ala saya, semoga berguna yaa.., samapi ketemu di tips berikutnya .

************

Posted By

8 comments

  1. Dulu pernah dapat tester produk ini untuk menghilangkan kantung mata secara instan.
    Tapi memang disebutkan ini bukan suplemen, jadi semacam kosmetik gitu.
    Masya Allah, kantung mata aku memang pudar selama 6-9jam. Senang banget.
    Tapi aku langsung keok saat tahu harganya, hiiksss.

    Well, I have no choice, jadi aku setuju banget sama kiat Zata yang ini:

    "cantik adalah tubuh sehat, wajah terawat dan inner beauty!"

    That's it!

    BalasHapus
    Balasan
    1. ahaha iya ada harga ada rupa ya mba. Sip, terlepas dari make produk skin care yg berkualitas, perawatan dari dalam dan luar tubuh yg bisa dilakukan sehari2 emang kunci, sih, spt makan sehat dan olahraga, serta hati senang ya..

      Hapus
  2. Oh...baru ngerti aku mba, klo posisi tidur berpengaruh. Makasih tips nya mba.. aku hampir 40 juga soale .

    BalasHapus
  3. Aku sependapat, cewek juga cowok itu ngga kalah pentingnya merawat kesehatan dan keindahan kulitnya.
    Kalau kulit tampak sehat, penampilan pun jadi terlihat lebih charming.

    Juga sependapat,kak Zata terlihat younger 👍

    BalasHapus
  4. Kamu mah memang aweeet muda banget mba. Ga nyangka sih kamu 40 :). Selalu suka kalo melihat foto2 mba di IG ato blog :D. Kalo ttg perawatan wajah, mama ku jg udh ajarin, itu hrs dr semuda mungkin. Makanya dr smu juga aku udh pake pelembab, bedak, dan suplemen vitamin kulit yg sesuai usia. Semakin kesini, suplemennya juga udh yg sesuai umurku yg skr. Begitu juga skin carenya udh hrs yg anti aging. Rahasia skin care ini sebenernya 1 sih, hrs konsisten. Krn kalo pakenya ganti2 ato ga teratur, sama aja boong :)

    BalasHapus
  5. Hidup dengan santai, betul banget

    BalasHapus
  6. Semakin tambah usia, makin cetar membahanaaa.....

    BalasHapus
  7. Oohhhh... Jadi ini toh rahasia awet mudanya kak Zata yang aku kira masih di usia 30an. Aku mau contek ah, duh tapi ya aku buat konsisten olah raga nih yang masih susah banget.

    BalasHapus