Sabtu, 18 Februari 2012

Awas demam berdarah!


Tadi siang saya menghadiri acara yang diselenggarakan oleh Fimela.com bekerja sama dengan awasdb.com. Saya, pasangan, serta dua anak saya menikmati obrolan santai soal bahaya demam berdarah dan pencegahannya di Penang Bistro, Oakwood Residence, Mega Kuningan, Jakarta. 

Santai karena kami bisa mengikuti pesan yang disampaikan oleh dokter Endah Citra Resmi serta Rezka Ilhamsyah sambil menikmati makan siang yang lezat. Bahkan anak saya pun dengan cukup mudah menyerap pesan yang disampaikan. Sekali ia berbisik, “Ma..berarti aquarium yang di rumah harus sering dibersihin, ya?, takut Sabil (adek bayinya) kena demam berdarah.”

Yang saya (dan mama lainnya) pelajari (lagi) adalah bahaya demam berdarah yang seringkali, karena saking seringnya, mulai dianggap biasa oleh kebanyakan orang, padahal ini adalah penyakit menular yang berujung pada kematian. Parahnya lagi, dulu kita ingat bahwa DBD terjadi pada musim hujan, tapi sekarang kelihatannya penyakit itu seperti tak kenal musim.

Dokter Endah berbicara panjang lebar mengenai demam berdarah, setelah itu dilanjutkan oleh Rezka dari awasdb.com. Para mama yang hadir dengan antusias melayangkan banyak pertanyaan dan komentar kepada kedua pembicara tersebut. Pertanyaan yang saya catat (karena saya juga bertanya-tanya tentang hal ini) adalah bagaimana cara pencegahan dan penanganannya, selain 3M yang sering didengung-dengungkan oleh pemerintah. Salah satu jawaban yang perlu digarisbawahi adalah: banyak minum! Ya, perbanyak cairan yang masuk ke tubuh, apa pun itu, tidak mesti jus jambu saja, seperti yang banyak kita dengar.

Wah, dari bincang santai itu begitu banyak ilmu dan informasi baru yang saya dapatkan. Saya pun merasa bahwa saya harus lebih waspada dengan bahaya demam berdarah ini namun tetap berusaha tenang dan melakukan berbagai tindak pencegahan yang perlu dilakukan.

Oya, satu suvenir yang menarik perhatian saya dan suami adalah jam yang ada dalam goodie bag. Jam tersebut memberi penanda pada waktu-waktu di mana nyamuk aides aegepti penyebab demam berdarah berkeliaran, sehingga kita bisa lebih aware dan melakukan pencegahan dengan menggunakan lotion anti nyamuk di pagi hari dan menyemprotkan pembasmi nyamuk di sore hari.

Untuk informasi yang lebih lengkap tentang demam berdarah dan pencegahannya, langsung saja kunjungi awasdb.com.

Semoga artikel liputan ini bermanfaat ya ... :)

Selasa, 14 Februari 2012

My Weight Loss Progress

Today is Valentine's Day :D (ngga nyambung ya? hehehe..), no..the point is, today is my second week of my weight loss program. As i mentioned before here, i need to lose weight, healthily...because i need to and i have to!.
bing.com


Sesudah melahirkan anak ke tiga tujuh bulan lalu, berat gw 84 kg! (dari yang sebelum melahirkan anak pertama sekitar 58kg, dan sebelum hamil anak ke tiga 68kg). Bayangkan! semua baju jadi ketat, bahkan ngga muat! sedihhh..pengen nangis, males ke mana-mana.., berasa kayak lepeuttt...(literally)

Pelan-pelan..karena menyusui dan makan lebih sehat selama enam bulan, berat gw turun ke angka 74 dan ngga bergeser lagi untuk waktu yang cukup lama. Gw mulai desperado, tapi tetep action. Ngurangin makanan berkarbohidrat dan olahraga kecil di rumah. Lumayan, turun 2kg lagi. Tapi abis itu stuck. Gosh!, susah banget buat ngurangin satu pon dua pon hanya dengan ngurangin makan (yang ada malah lemes karena dengan kesibukan gw yang tinggi sebagai istri, ibu dari 3 anak dan wanita bekerja, gw justru butuh banyak kalori ehh..energi).

Dari hasil baca (lagi) bukunya Juli Triharto tentang Hipnolangsing, gw jadi inget lagi untuk tidak makan karena lapar emosi (kebayangkan rasanya punya bayi lagi, seneng bgt, tp di saat2 tertentu, bawaannya mau makan n ngemilll mlulu karena capek, bosan, stress, dll). Belum lagi alasan menyusui yang bikin rasanya gw setiap saat kok laper, ya?.


Sekitar sebulan lalu, gw juga mulai aktif berolahraga. Start small.. itu moto gw. Alasan ngga punya waktu adalah excuse yang paling sering kita dengar, dan oh God! gw emang ngga punya waktu!, bangun pagi siapin kebutuhan dua mahluk SD favorit gw (sambil nunggu mba2nya datang krn mereka datang pagi dan pulang malam), lalu kerja 8 am to 9pm (termasuk perjalanan ya..), sampe rumah urusin makan malam suami, langsung pegang si baby sampe sekitar jam 11 malam. 

Sabtu Minggu berusaha ngga ke mana-mana karena mau total buat keluarga. So? gw emang beneran ngga punya waktu buat olahragaaaaaa.. (nadanya kaya iklan provider yang 'ngga punya pulsa', ya hehe..)

TAPI..kalo gitu, kapan gw bisa punya berat ideal lagi?. gw ngga mau menempuh cara yang ngga sehat lagi (FYI..gw dah brapa kali nyoba2 diet yang jujur aja ngga bagus buat kesehatan). Akhirnya, gw buat keputusan bahwa gw harus olahraga, karena ngatur makanan aja ngga cukup (cepat) buat nurunin BB. Toh, kalo gw curi2 waktu buat olahraga dan berat ideal gw tercapai, gw akan jadi istri dan ibu yang lebih bahagia dan lebih fit, pastinya yang akan diuntungkan kan keluarga juga :). 

Jadilah seminggu minimal 4x gw pake stepper di rumah, min 20 menit, dan Sabtu minggu ikut kelas aerobik selama 1-2 jam. Oh ya..temen gw juga ngajakin akupuntur di salah satu dokter terkenal di Depok. It worth to try menurut gw, toh apa pun usahanya, asalkan aman dan menunjukan hasil baik, patut dicoba.

Sekarang..setelah dua minggu..timbangan gw turun lagi 2kg, dan yang paling signifikan adalah lingkar perut gw, jeans lama gw dah muat!

Oks, jadi record hari ini: BB 70kg, lingkar perut 85cm (2mgg lalu 92cm), lingkar paha 64,5cm (2mgg lalu belum ngukur). We'll see in the next one or two weeks ya..

Z

share