Kamis, 01 Desember 2016

Spatone, Untuk Hari-hari Sibukku | Review


Saat Saya Kekurangan Zat Besi
Dua bulan terakhir ini saya sering merasakan kesemutan di jari tangan ditambah lagi rambut yang terasa sangat kering hingga susah diatur.  Bukan hanya itu, saya yang memang terbiasa tidur malam, makin kurang tidur karena kadang merasa seperti insomnia. Selidik punya selidik dari hasil browsing bahkan sampai bertanya ke dokter, ternyata hal-hal tersebut salah satunya adalah akibat iron deficiency alias kurangnya zat besi.

Duh, kenapa, ya?, saya agak terbebani saat mendapati hal itu karena pada dasarnya saya cukup menjaga asupan makanan serta berusaha sebisa mungkin untuk hidup sehat. Namun, namanya manusia, pasti ada lalainya. Saya yang memang agak susah makan ikan kadangkala juga mengalami anemia dan pusing terutama di pagi hari. Belum lagi hobi minum kopi saya yang minimal dua gelas sehari ternyata ikut memicu hal tersebut.

Statistik dari Departemen Kesehatan Amerika menunjukan bahwa 91% wanita berumur 16-64 tahun tidak mendapat cukup zat besi dari pola makan harian. Sepertiga dari kelompok wanita tersebut memiliki tingkat asupan zat besi yang rendah sehingga mempengaruhi kesehatan mereka. Pantas saja, saya pribadi tidak sadar bahwa asupan zat besi saya ternyata rendah sampai timbul masalah-masalah yang saya ceritakan di atas.

Saya juga sempat tidak menyadari bahwa banyak makanan dan minuman yang bisa menghambat penyerapan zat besi, antara lain teh, kopi, dan minuman ringan lainnya yang mengandung kafein. Jus anggur pun ternyata bisa menghambat penyerapan zat besi karena mengandung tannin. Makanan lainnya adalah produk berbahan dasar susu yang mengandung kalsium serta sereal dan gandum yang mengandung bran.

Eits, ini bukan berarti makanan dan minuman tersebut tidak boleh kita makan atau harus dihindari, lho. Hanya saja, sebaiknya saat mengonsumsi suplemen zat besi pada saat perut kosong atau menjelang tidur.

Tidak hanya saya, anak-anak pun mengonsumsi Spatone :)
Pentingnya Zat Besi, Terutama Bagi Wanita Hamil
Bicara soal kekurangan zat besi, saya juga ingat, saat hamil anak ketiga, saya sempat mengalami ciri-ciri yang sama, namun sayangnya, saya kurang tanggap akan hal tersebut saat itu, padahal seorang wanita hamil sangat membutuhkan zat besi. Wanita dewasa memerlukan penyerapan zat besi sebanyak 1,5-2 mg per hari. Untuk wanita hamil meningkat menjadi 2-4 mg pada trimester pertama dan 3-6 mg pada trimester ketiga.

Jika kekurangan zat besi, ya seperti yang pernah saya rasakan dulu, sering pusing, lemas, dan mudah lelah sehingga pernah terpaksa cuti sampai dua minggu lamanya hanya karena ingin istirahat.
Mengapa zat besi sangat penting bagi tubuh? Salah satunya adalah karena zat tersebut memproduksi sel darah merah untuk mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh.

Oh ya, perlu digarisbawahi bahwa yang terpenting adalah bukan berapa banyak zat besi yang kita konsumsi, tapi seberapa banyak jumlah zat besi yang berhasil diserap oleh tubuh kita. Itu kenapa sekali lagi perlu diingat mengenai waktu terbaik untuk mengonsumsi zat besi, yaitu saat perut kosong atau sebelum tidur.

Pengalaman yang paling tidak mengenakan soal kekurangan zat besi ini adalah saat suatu kali saya berbelanja ke pasar dan hampir pingsan karena anemia. Saat berangkat ke pasar saya baik-baik saja, namun setelah sampai tiba-tiba saja saya merasa pusing dan hampir pingsan hingga beberapa orang segera menolong dan menyuruh saya duduk.

Bentuk sachetnya ringkas banget ...
Alasan Saya Memilih Spatone
Kejadian tersebut membuat saya memutuskan untuk mengonsumsi suplemen penambah zat besi dan pilihan saya jatuh pada Spatone, suplemen zat besi yang banyak digunakan di Inggris.

Spatone merupakan 100% air kaya zat besi alami yang terbukti secara ilmiah mencegah kekurangan zat besi selama masa kehamilan. Saat sedang tidak hamil pun, sebagai wanita saya tetap memerlukannya karena saat menstruasi saya banyak kehilangan darah dan sangat membutuhkan asupan mineral ini.

Selain itu, saya memilih Spatone karena suplemen ini juga bisa dikonsumsi oleh anak-anak saya yang sudah beranjak remaja dan yang masih balita. Jadi saat ini yang mengonsumsi Spatone adalah saya, suami, serta tiga anak kami.

Mudah dibawa kemana-mana...
Kelebihan lainnya dari Spatone adalah penyerapan zat besi yang bisa mencapai 40% sedangkan penyerapan zat besi dari makanan berbahan dasar sayuran hanya sampai 20% dan penyerapan dari suplementasi zat besi konvensional hanya 10%!.

Sebagai ibu dari tiga anak yang sibuk mengurus keluarga serta aktif ngeblog, saya perlu suplemen yang praktis dan Spatone memiliki kemasan sachet yang bisa saya bawa ke mana saja. Selain praktis, Spatone juga merupakan solusi untuk meningkatkan zat besi dengan minim efek samping, karena alami dan tanpa kimia, sehingga mudah diserap tubuh dibanding suplemen lainnya.

Mengenai rasanya, buat saya dan suami tidak masalah, namun buat anak-anak, jujur saja rasanya kurang bisa mereka terima, jadi tipsnya adalah, saya mencampurnya dengan jus jeruk, jus mangga, jus apel, jus tomat untuk hasil penyerapan zat besi yang lebih maksimal.

Hal penting lain yang harus diperhatikan adalah jeda waktu 30 menit antara mengonsumsi Spatone dan makanan serta minuman lainnya yang dapat menghambat penyerapan zat besi seperti kopi, teh, dan susu.

Untuk dewasa dan anak-anak di atas 2 tahun, konsumsi lah satu sachet Spatone setiap hari, sedangkan khusus wanita hamil bisa meminumnya 2 sachet setiap hari.

Ingin tahu lebih rinci tentang produk ini, mampir aja di www.spatone.com ya, atau telepon ke nomor 021-56943355, bisa juga email ke custservice@nutrindo.com.

******

Minggu, 27 November 2016

To Be A Happier Mama ...



Masa kecil saya bisa dibilang cukup sulit secara ekonomi dan hal tersebut sangat mempengaruhi definisi saya akan arti bahagia pada saat itu. Waktu itu yang saya bayangkan banyak uang artinya senang dan bahagia. 

Seperti yang saya tulis di postingan sebelumnya tentang #UsiaCantik di mana saya sangat terobsesi dengan film Candy Candy, saya sangat yakin bahwa hari esok akan lebih baik. Di satu sisi saya menjadi anak yang sangat percaya bahwa saya bisa mengubah nasib saya dan nasib keluarga menjadi lebih baik, tapi di hari esok, bukan di masa itu. sehingga saya kurang menikmati hari-hari yang sedang saya jalani.

Untungnya hal itu tidak berlangsung terlalu lama, pelan-pelan saya bisa berubah menjadi remaja yang lebih bahagia dan percaya diri. Salah satu hal yang sangat saya ingat adalah saya mulai bisa 'melepaskan' hal-hal yang sebelumnya saya anggap sebagai beban saya, misalnya kebahagiaan orang tua, kebahagian adik dan kakak, dan seterusnya. Ya, saya memang seharusnya membahagiakan mereka, namun saat hal itu justru menjadi beban, saya jadi stress sendiri dan kurang menikmati hidup.

Dengan berjalannya waktu, definisi bahagia saya turut berubah ... Bahagia buat saya adalah saat saya bisa melepaskan 'beban' dan belajar menjadi lebih ikhlas. Kembali belajar tentang agama, mau menerima bantuan, serta...time off.

Melepaskan 'beban'
Belajar dari masa lalu, saat saya dewasa dan memiliki anak-anak, saya berusaha mempraktekan kembali tahapan yang pernah saya jalani dulu agar terlepas dari beban tersebut dan menjadi orang yang lebih bahagia, ibu yang lebih bahagia. 

Sesudah memiliki anak, ada masa saya merasa sangat terbebani. Yes, lagi-lagi kejadian yang sama terulang. Mulai dari baby blues yang sempat berkepanjangan, sampai kekhawatiran yang berlebihan akan segala hal dalam hidup. Bayangkan saja, meski anak-anak sudah cukup besar, saya masih sering terbangun tengah malam, merasa sangat sendu dan sedih, lalu memeriksa tubuh ketiga anak saya, memastikan mereka masih bernafas. Belum lagi kekhawatiran-kekhawatiran pada hal kecil yang saya sendiri sadar bahwa hal tersebut sudah mengurangi kebahagiaan saya.

Pelan-pelan saya kembali meyakinkan diri saya bahwa saya memang harus berusaha sekuat tenaga menjaga dan membahagiakan orang-orang yang saya cintai, namun saya juga harus sadar bahwa itu bukan 'beban' yang harus saya tanggung sendiri.

Kekuatan Iman
Jujur saja, saat ada di masa-masa tersebut, saya pernah terpikir untuk menemui psikolog, namun suami saya yang selalu menjadi teman ngobrol membuka mata saya. Ia, teman hidup saya selama belasan tahun (dua puluh tahun kalau dihitung sejak pacaran) sangat tahu bahwa yang saya butuhkan bukan psikolog karena jika ya, pasti ia sudah membawa saya ke sana. Ia hanya menyentil saya bahwa yang saya butuhkan adalah iman. Karena saat iman saya kepada Allah bertambah, akan berkuranglah segala ketakutan duniawi tersebut. Ia juga mengingatkan saya untuk belajar lebih ikhlas dan kembali belajar tentang agama. Yup, saya harus terus belajar, menjadi seorang mualaf bukan alasan untuk ketertinggalan saya ini ...

Me and my number one supporter 💕

Terima Bantuan
Saya orang yang perfeksionis dan sering memaksakan diri untuk mengerjakan semuanya sendiri, bahkan saat tidak ada ART di rumah, sedang banyak deadline, hingga akhirnya saya malah marah-marah sendiri. Saat saya belajar untuk mengakui bahwa saya butuh bantuan, semua terasa lebih ringan dan nikmat. Meminta bantuan kakak dan abang untuk merapikan kamar, membiasakan si bungsu untuk membereskan mainanya sendiri, meminta bantuan suami untuk bayar tagihan PLN online, dst. Dengan semua kemudahan yang ada saat ini harusnya ada banyak hal-hal kecil yang bisa dilakukan tidak secara langsung, misalnya beli pulsa online, belanja kebutuhan sehari-hari pun bisa lewat telepon.

Time off
Jadi ibu juga perlu 'libur' sesekali. Saya beruntung punya suami yang sangat mendukung saya dalam segala hal, termasuk ide 'libur' sebagai mama dan pergi jalan-jalan bersama beberapa teman. Bulan ini saya dua kali dapat kesempatan itu, yaitu ke Malaysia dan Manado. Memang, sih, sekalian 'kerja', tapi makin bagus bukan? sekali dayung dua tiga pulau terlewati.

Tak perlu merasa bersalah saat liburan sendirian tanpa anak-anak. Prinsip saya sekarang, saat saya bahagia, saya akan jadi ibu yang lebih baik buat anak-anak saya 😊

Jalan-jalan ke Manado bareng Sarihusada dan Detik
Jalan-jalan ke Malaysia bareng beberapa teman dekat
******

Sabtu, 26 November 2016

My December WishList : Vivo V5 #PerfectSelfie


Sudah dengar keseruan launching #VivoV5 #PerfectSelfie tanggal 23 November lalu di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place?. Seru bangetttt, kan??. Foto-foto keren bertaburan di media sosial dari akun para selebgram, artis, blogger, media, serta para undangan lain yang turut hadir dalam acara peluncuran tersebut.

Bagaimana tidak, di acara peluncuran ini ada begitu banyak spot keren untuk berfoto selfie atau pun wefie bersama teman-teman, jadi tak ada yang mau melewatkan kesempatan foto-foto di spot-spot tersebut, dong...

Ada spot yang berbentuk studio rekaman, jadi kita bisa berfoto sambil seolah-olah sedang rekaman, ada spot red carpet bersama Agnes Mo di mana ceritanya banyak paparazi mengambil foto kita, dan seterusnya. Instagramable banget, deh, pokoknya...

di red carpet bersama Agnez ;p

Jadi, Vivo, merek smartphone global ini, baru saja meluncurkan produk unggulan terbarunya yaitu Vivo V5 yang merupakan smartphone pertama di dunia yang dilengkapi kamera depan 20 MP dengan fitur softlight-nya.

Lalu, fitur softlight itu apa? Ini dia penjelasan Agnez Mo, brand ambassador Vivo "I was dreaming, keep believing, and now happened. Selfie Softlight Vivo V5 dapat membuatku terlihat sempurna dan selalu menjadi pusat perhatian kapanpun aku berada." Nah, jadi menurut Agnez Mo, Vivo V5 adalah salah satu rahasia foto-fotonya selalu tampak keren dan flawless.

Agnez yang hadir dalam peluncuran ini mengatakan bahwa Vivo V5 adalah ponsel pintar idamannya di tahun 2016 (Tosss dong Nez, ini juga idaman saya banget, sampe jadi wish list akhir tahun 😝 ). Menurutnya, selfie adalah bentuk ekspresi diri yang indah dan membuat kita bisa berbagi kebahagiaan dan kegembiraan. Selain seru, selfie juga bisa nambah pede kalo menurut Agnez apalagi jika foto-foto selfie yang dihasilkan jernih, alami dan sempurna.

Agnez Mo dalam peluncuran Vivo V5 #PerfectSelfie tanggal 23 November lalu.

Seperti yang dijelaskan oleh James Wei, CEO Vivo Mobile Indonesia, serta Kenny Chandra selaku juru bicara Vivo Indonesia, salah satu keunggulan utama dari Vivo V5 ini adalah kameranya. Piranti ini dilengkapi dengan kamera depan 20 MP dan kamera belakang 13 MP yang akan merekam momen-momen berkesan kita dengan detail. Smartphone ini juga dilengkapi sensor kamera unggulan Sony IMX 376 (1/2.78-inch, f/2.0) yang merupakan hasil penelitian kolaborasi Vivo dan Sony.

Selain fitur softlight camera yang membuat hasil selfie indah dan tanpa cela, Vivo V5 juga dilengkapi dnegan Face Beauty Mode 6.0, yaitu sebuah perangkat lunak asli Vivo sendiri yang berfungsi untuk menghaluskan warna kulit sehingga bisa dipastikan bahwa hasilnya adalah yang terbaik.

Trus?, selain kamera, apa lagi kelebihan Vivo V5 ini?. Ternyata smartphone ini sudah didukung oleh hardware yang kuat untuk memastikan penggunaan yang maksimal. Vivo V5 sudah menggunakan Android 6.0 Marshmallow dengan Funtouch OS 2.6. Bukan hanya itu, HP ini memiliki RAM 4GB dan memori internal 32GB yang bisa diupgrade sampai 128GB. Prosesor Octa-core 64-bit juga membuat perangkat ini mudah digunakan.

Selain itu, terdapat juga fitur eye protection mode di dalam hape keren ini yang berfungsi untuk menyaring cahaya biru sehingga dapat melindungi penglihatan kita dan mencegah mata kita menjadi terlalu lelah. Awesome! Ini adalah salah satu fitur yang sangat penting buat saya. Pekerjaan sebagai blogger yang nggak bisa jauh-jauh dari sosial media, menulis draft artikel lewat handphone, dll, yang bisa memakan waktu berjam-jam membuat mata saya sering lelah dan sakit. Sepertinya Vivo V5 ini menjadi perangkat yang wajib dimiliki oleh orang-orang yang banyak berkegiatan dan bekerja menggunakan smartphone.


"Awesome! Ini adalah salah satu fitur yang sangat penting buat saya. Pekerjaan sebagai blogger yang nggak bisa jauh-jauh dari sosial media, menulis draft artikel lewat handphone, dll, yang bisa memakan waktu berjam-jam membuat mata saya sering lelah dan sakit. Sepertinya Vivo V5 ini menjadi perangkat yang wajib dimiliki oleh orang-orang yang banyak berkegiatan dan bekerja menggunakan smartphone."

Layar Vivo V5 adalah 5.5 inchi dengan HD display (1280x720 pixels), serta layar melengkung 2.5D. Canggihnya lagi, Vivo V5 ini memiliki pemindai sidik jari yang dapat membuka kunci layar hanya dalam hitungan 0.2 detik saja.

Fitur smart screen-split memungkinkan penggunanya melakukan berbagai tugas sekaligus tanpa perlu bolak-balik berganti aplikasi. Misalnya saat sedang asik nonton film Korea, tiba-tiba ada whatsapp masuk, kita tidak perlu berhenti nonton dan membuka whatsapp karena kita bisa melakukan keduanya dalam satu layar.


Slogan baru Vivo adalah "Camera & Music" karena fotografi sudah menjadi kebutuhan penting dalam gaya hidup kebanyakan orang saat ini. Vivo berusaha mengakomodir kebutuhan tersebut dengan menyediakan kamera terbaik dengan kapabilitas fotografi profesional. Sedangkan dari segi musik, audio Vivo dibuat dengan teknologi terdepan sehingga menghasilkan suara yang maksimal.

Nah, dari tadi saya sudah panjang lebar cerita tentang smartphone idaman saya ini. Pada penasaran dong sama HARGA benda ini???. Ternyata harganya nggak semahal yang saya bayangkan, lho....

Hape canggih ini dibandroll dengan harga 3,499,000 Rupiah
Yes, kamu nggak salah lihat, harganya 3,5 juta saja untuk hape sekeren ini. Gimana nggak masuk wish list saya, coba? ;p

Oh ya, Vivo V5 ini belum baru akan dijual di pasaran pada tanggal 1 Desember 2016. Eits, tapi kalau mau pre-order alias PO bisa banget kok. Hubungi aja langsung gerai-gerai yang ada di website-nya.

Masih penasaran dengan Vivo V5 #PerfectSelfie ini? Yuk, tonton dulu video keren ini, dijamin abis ini langsung mau PO, hihihi...


*****

Jumat, 25 November 2016

#JelajahGiziMinahasa, an Eye Opening Adventure ...


Minggu yang lalu saya melakukan perjalanan yang sangat berkesan, begitu membuka mata saya sebagai perempuan terutama ibu dari tiga anak. Ada begitu banyak pelajaran terutama tentang gizi yang saya dapatkan dari perjalanan yang ‘hanya’ 3 hari dua malam tersebut. 

Saat mengikuti acara tersebut tak jarang saya merasa 'tertampar' karena kekurangtahuan saya akan nilai gizi sumber daya lokal yang ternyata luar biasa ini. Duhh, mudah-mudahan sesudah ini saya bisa memberikan makanan bergizi maksimal kepada keluarga, terutama anak-anak di rumah, serta bisa berbagi kepada orang lain terutama para mama, tentang hal ini lewat tulisan-tulisan saya.

Welcome to Manado
Berawal dari tulisan saya yang berjudul “Makanan Laut Perekat Kebersamaan” saya pun terpilih mengikuti Petualangan Jelajah Gizi bersama sembilan blogger lainnya serta media undangan dan para panitia dari Nutrisi Untuk Bangsa – Sarihusada, serta dari Detikcom. Dua orang selebgram yang turut menemani dan mengajari kami soal food photography dan vlogging adalah mba Sasha @poeticpicture dan mas Soetiknyo aka Bolang aka @lostpacker. 

Bagi yang belum tahu tentang program Jelajah Gizi dari Sarihusada, program ini adalah program tahunan untuk mengeksplorasi  nilai gizi di balik kekayaan pangan khas Indonesia bersama wartawan berbagai media dan para blogger. Pada Jelajah Gizi tahun 2016 ini Sarihusada memilih Minahasa, Sulawesi Utara, yang sangat terkenal dengan beragam kulinernya, mulai dari hidangan laut, sayur-sayuran, sampai rempah-rempah yang memiliki cita rasa khas. 

Prof. Dr. Ir. Ahmad Sulaeman MS, PhD, ahli gizi yang banyak sekali berbagi pada peserta.
Arif Mujahidin, Communication Director Danone Indonesia mengatakan bahwa program ini adalah salah satu bentuk dukungan perusahaan terhadap kesehatan masyarakat. Jadi selain dukungan lewat makanan dan produk-produk bergizi dan berkualitas tinggi, edukasi mengenai gizi seimbang dan hidrasi pada masyarakat juga diberikan, salah satunya lewat program tahunan Jelajah Gizi ini.

Jelajah Gizi Minahasa 2016 ini adalah program Jelajah Gizi yang ke empat, sebelumnya Jelajah Gizi sudah diadakan di Gunung Kidul, Pulau Seribu, dan tahun lalu di Bali.

Saat terpilih mengikuti program ini, saya langsung membayangkan petualangan seru selama tiga hari, mulai dari eksplorasi beragam makanan Minahasa, hingga workshop langsung mengenai food photography dan vlogging, dan benar saja, petualangan tersebut seseru yang saya bayangkan. 

Saya berencana mau menulis beberapa artikel karena rasanya satu saja tidak akan cukup untuk meng-cover semuanya...

Mas Bolang berbagi soal vlogging
praktek food photography bareng mba Sasha


Okeh, jadi artikel ini baru teaser-nya aja ya, berikutnya saya akan bercerita tentang petualangan saya di Minahasa hari per hari..

Sampai berjumpa di artikel selanjutnya, yaaa...

*****

Rabu, 23 November 2016

TIP MENYIAPKAN DANA PENDIDIKAN ANAK


Saat ini anak pertama saya sudah duduk di kelas dua SMP alias kelas delapan, sementara si kaka, anak kedua saya di kelas enam. Anak ketiga saya, yang paling bungsu masih bersekolah di Taman Kanak-kanak. Terbayang kan biaya pendidikan yang harus saya dan suami persiapkan untuk mereka bertiga?

Jujur saja, jika menyiapkannya dengan cara menabung konvensional, nggak akan keburu, tak akan sempat karena di satu sisi dua anak saya sudah cukup besar dan tidak lama lagi mereka akan menempuh pendidikan SMU dan Perguruan Tinggi. Saya dan suami harus berpikir keras untuk mengatasi masalah ini. Beberapa hal yang terpikirkan oleh kami adalah:

INVESTASI PROPERTI
Menyiapkan sebuah bangunan dalam hal ini rumah yang siap dijual saat dibutuhkan terlihat sebagai suatu solusi. Selain pemilihan lokasi yang strategis, properti tersebut juga sebaiknya diberi nilai tambah, misalnya dijadikan ruko, dst.

Keuntungan dari investasi properti adalah harganya yang meningkat dari waktu ke waktu, namun di satu sisi, bagi saya investasi ini agak riskan jika tujuannya untuk menjadi dana bagi pendidikan anak karena properti tidak bisa dijual dengan cepat. Takutnya, saat sedang dibutuhkan, proprti belum bisa terjual karena satu dan lain hal.

TABUNGAN PENDIDIKAN
Tabungan pendidikan memiliki fasilitas asuransi jiwa yang bisa untuk jaga-jaga jika kita sebagai orang tua meninggal dunia karena target target dana pendidikan tetap akan tercapai.

Selain fasilitas asuransi jiwa, tabungan pendidikan juga memiliki fasilitas bunga yang menarik serta asuransi kesehatan, namun ada tambahan biaya untuk fasilitas ini.

Jika di tengah jalan ternyata kita tidak mampu meneruskan tabungan pendidikan ini, jangan khawatir, dana yang selama ini sudah kita setorkan akan kembali masuk ke tabungan kita setelah dipotong biaya administrasi.

INVESTASI EMAS
Investasi ini adalah yang paling mudah buat saya. Kita tinggal membeli emas, biasanya berupa perhiasan atau lebih baik berbentuk koin atau batangan, dan menyimpannya. Kita bisa menyimpan emas karena harganya yang relatif stabil dan mudah dijual lagi.

Sebaiknya simpanlah emas dalam bentuk batangan yang memiliki kadar 99 persen. Saat ini emas tidak hanya ditemukan di toko emas, tetapi juga dibeberapa tempat misalnya di cabang PT Pegadaian, PT Aneka Tambang dan bank-bank yang berbentuk syariah. Saya pribadi lebih senang membeli emas di pegadaian karena selain dekat dengan rumah saya, prosedur pembeliannya pun sangat mudah dengan harga yang bersaing.

DEPOSITO
Jika kita memiliki dana dari pekerjaan atau usaha yang sedang kita jalani, kita bisa mendepositokan uang tersebut untuk biaya pendidikan anak. Cara ini cukup jitu karena deposito tidak bisa dicairkan sesuka kita dan bunganya cukup bagus dibanding tabungan konvensional biasa.

Pilihlah produk deposito dengan jangka waktu yang sesuai dengan kebutuhan kita atau yang sesuai dengan masa di saat anak kita membutuhkan dana untuk biaya sekolah.

Berikut gambaran yang saya dapatkan dari situs Ayahbunda. Hampir sama dengan menabung, deposito adalah menyimpan uang di bank, tapi bunganya lebih besar yaitu sekitar 6% per tahun. Hanya saja bank mensyaratkan jumlah minimal untuk bisa membuka deposito yaitu Rp  8.000.000. Anda tak bisa mengambil uang kapan saja seperti tabungan. Uang yang didepositokan tak bisa ditarik untuk jangka waktu tertentu, 1 bulan, 3 bulan atau 1 tahun. Dana deposito bisa digunakan untuk kebutuhan jangka pendek seperti uang les.

Untuk membuka deposito memang tidak ada keharusan kapan waktunya. Namun ada baiknya sejak balita Anda sudah memilikinya. Sisihkan 10% dari pendapatan setiap bulannya kemudian bila dana sudah mencukupi bukalah deposito. Semakin besar jumlah uang yang Anda depositokan tentu akan semakin besar pula dana yang Anda terima setiap bulannya.

Jika Anda ingin dana deposito bertambah, buatlah deposito dalam bentuk auto roll over, artinya bunga yang diterima setiap bulannya ditambah ke dalam jumlah dana deposito sehingga setiap bulan dana deposito bertambah jumlahnya.

Contohnya, Anda punya deposito Rp 100.000.000. Setiap bulan bunga yang diterima sebesar Rp 500.000 sehingga jumlah menjadi Rp 100.500.000. Bulan depannya jumlah Rp 100.500.000 akan dibungakan lagi. Demikian setiap bulannya.

Deposito sendiri terdiri beberapa jenis, yaitu:

Deposito berjangka atau time deposit adalah salah satu produk bank berupa simpanan dengan jangka waktu tertentu dengan bunga yang tinggi. Jika melihat dari Undang-Undang No 18 Tahun 1998 deposito berjangka memiliki variasi jangka waktu tertentu yaitu dimulai dari 1, 2, 3, 6, 12, 18 sampai dengan 24 bulan.

Deposito syariah adalah produk keuangan beupa simpanan berjangka yang dikelola berdasarkan prinsip syariah. Deposito syariah ditujukan bagi nasabah perorangan dan perusahaan. Perbedaan antara deposito konvensional dengan deposito syariah terletak pada cara pengelolaannya yaitu menggunakan akad mudharabah.

Sertifikat deposito adalah deposito yang memiliki kesamaan dalam penerapan jangka waktu yang berlaku. Hanya yang membedakan antara sertifikat deposito dan deposito berjangka adalah diterbitkannya sertifikat keterangan dari deposito itu sendiri dan dapat diperjual-belikan atau dipindah-tangankan kepada pihak lain. perbedaan yang lain adalah pencairan bunga sertifikasi deposito dapat dilakukan di muka.

Deposito On Call (DOC) merupakan deposito digunakan untuk deposan yang memiliki uang dalam jumlah besar yang dalam sementara waktu belum digunakan. Penerbitan deposito on call memiliki jangka waktu minimal 7 hari dan paling lama kurang dari 1 bulan. Pencairan bunga dilakukan pada saat pencairan deposit on call dicairkan deposan terlebih dahulu 3 hari sebelumnya sudah memberitahukan bank penerbitan bahwa yang bersangkutan akan mencairkan DOC nya.


Nah, bagaimana mama, papa? Siap untuk menabung bagi biaya pendidikan anak-anak? Pilih yang mana? Tentu yang sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan kita ya…

catatan: info dari berbagai sumber

Selasa, 22 November 2016

Lebih Bahagia dan Percaya Diri di #UsiaCantik



Waktu kecil saya suka sekali dengan film kartun berjudul "Candy Candy". Yang seumuran dengan saya pasti masih hapal dengan lirik lagu berbahasa Indonesia yang selalu muncul dalam film tersebut, “Biarkanlah esok datang menghampiri diriku, aku cinta hari esok, aku cinta esok…..”

Beberapa pengalaman masa kecil yang kurang enak serta kuatnya pengaruh film itu pada saya, membuat saya hidup untuk hari esok. Saya selalu berpikir hari esok akan lebih baik, hingga jeleknya, saya jadi kurang menikmati masa kecil saya. Kenangan masa kecil yang indah lebih banyak hanya bersama mama, papa, serta kakak dan adik, lainnya kurang saya ingat.

Rabu, 16 November 2016

Jamuan Samudra, Sea Food Enak di Jakarta Selatan


Kamu doyan boga bahari alias seafood?. Kalau iya, berarti kamu perlu baca artikel ini :)

Jadi, belum lama ini saya main-main dan makan di restoran khusus makanan laut yang belum lama dibuka ini, namanya Jamuan Samudra dan berlokasi di Jalan Joko Sutono No.21, Senopati, Jakarta Selatan. Kebetulan saat itu sedang ada bincang-bincang juga bareng mas Bayu Amus dan Chef Ruri serta Chef Selamet. Hadir pula mas Putra dan mas Janied selaku pemilik dan manajemen Jamuan Samudra. Acara yang terselenggara atas kerjasama Jamuan Samudra dan Indoblognet - MB Communication, ini, berlangsung seru dan menarik.

Senin, 14 November 2016

Mari, Perangi Obesitas pada Anak!


CALLING FOR URGENT GOVERNMENT ACTION TO END CHILDHOOD OBESITY
Obesitas. Mendengar kata tersebut rasanya sudah cukup membuat resah orang dewasa bahkan juga anak-anak.  Kekhawatiran akan kelebihan berat badan serta obesitas ini memang sangat beralasan. Setelah dianggap sebagai masalah negara berpenghasilan tinggi, prevalensi kelebihan berat badan dan obesitas kini justru meningkat juga di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah khususnya di daerah perkotaan.

Minggu, 13 November 2016

Sudocrem, Satu Solusi Untuk Semua | Review



Belum lama ini saya kembali nyetok Sudocrem di rumah. Si bungsu sih, sudah nggak pakai popok, tapi sekarang Sudocrem malah lebih banyak terpakai untuk tiga anak saya, dari yang masih balita sampai yang sudah abege, plus saya dan suami.

Sejauh ini, saya dan keluarga memakai Sudocrem untuk keperluan-keperluan di bawah ini:

Sabtu, 12 November 2016

Defeating Aging, Tema Pameran Estetika Medis Terbesar di Asia | Event


Bicara soal penuaan, sepertinya tidak akan ada habisnya, tidak perempuan, tidak laki-laki, masalah aging selalu menjadi topik hangat yang menarik untuk dibahas. Dengan begitu tentunya kehadiran SWAM atau Seminar and Workshop in Aesthetic Medicine pada tanggal  2-4 Desember 2016 mendatang di ICE-BSD, Tangerang, akan menjadi acara yang ditunggu-tunggu.