Sabtu, 04 Juli 2015

Update soal cara mencairkan dana Jamsostek atau BPJSK


11698530_1025650567447183_3926502794796113130_n
gambar dari sini
Belum lama bikin artikel soal cara mencairkan dana Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan di sini, eh nggak lama kemudian sudah nggak update  ternyata…, jadi di sini saya coba merevisi sesuai dengan peraturan yang baru ya, ini pun diambil dari berbagai sumber.

Sejak tanggal  1 Juli 2015 lalu, pemerintah menetapkan aturan baru mengenai BPJS Ketenagakerjaan. Dalam peraturan tersebut, terdapat perubahan yang cukup signifikan dan jujur saja mengecewakan banyak orang, termasuk kalangan dekat saya (kalau saya, sih, sudah mencairkan, jadi tidak berpengaruh lagi). Perubahan yang cukup bikin bete adalah soal pencairan dana Jaminan Hari Tua (JHT) hanya boleh dilakukan setelah 10 tahun dari yang sebelumnya hanya lima tahun satu bulan. Namun setahu saya, jika belum mencapai 10 tahun tapi mengalami PHK, dana BPJSK-nya bisa langsung diambil.

Persyaratan lainnya untuk bisa mencairkan dana tersebut adalah jika peserta BPJSK mengalami cacat total, meninggal  dunia, WNA yang bekerja di Indonesia yang berencana pulang ke negaranya dan tidak kembali lagi, atau peserta yang sudah mencapai usia 55 tahun.

Tapi...., masih ada tapinya nih, kalau pun sudah 10 tahun, dana yang bisa diambil tidak bisa semuanya lho, melainkan hanya 10 % dan kalau untuk pembayaran rumah bisa diambil hanya 305 sahaja, wow…, patah hati deh beberapa teman yang rencana resign untuk mengurus anak dan ingin memakai dana Jamsostek untuk modal usaha, beli handphone & tablet baru untuk kelancaran usaha, atau bahkan untuk menutup hutang kartu kredit demi hidup yang lebih tentram.

Ya sudahlah ya, mudah-mudahan seperti kata presiden bahwa ini demi kehidupan jangka panjang masyarakat (tapi gimana mau mikir jangka panjang ya kalo jangka pendek juga belum jelas?, just a thought), mudah-mudahan ada solusi yang bisa membuat masyarakat Indonesia lebih sejahtera hidupnya, aminnnn…

Kamis, 02 Juli 2015

5 ide #DIY sederhana untuk rumah yang lebih rapi


Cetakan kue dan gelas plastik  untuk barang-barang kecil
Barang-barang kecil terserak tak menentu? misalnya kita menemukan peniti di kamar, bros di dalam mobil, kancing lepas di kamar mandi, pensil anak-anak di ruang tamu, dst?, sounds familiar? sepertinya kita butuh tempat untuk penyimpanan barang-barang kecil yang mungkin murah, tidak terlalu penting tapi saat diperlukan susah dicari dan seringkali hilang karena ukurannya yang kecil.

Solusinya, gunakan cetakan kue bekas dan gelas plastik bening dari bekas minuman air mineral.


Clever idea: muffin pan craft storage
sumber dari sini


Jepitan plastik roti untuk kabel-kabel
Jujur saja, saya punya lebih dari 10 kabel charger di rumah, dari mulai charger handphone saya, handphone suami, handphone kedua anak yang sudah agak besar, charger laptop, tablet, kamera, sampai charger Nano Spray ;p  kebayangkan kalau saya atau orang rumah mau 'ngecas' harus pilih-pilih dulu?

Nah, salah satu solusinya, kalau kita penggemar roti tawar, jangan dibuang tag yang digunakan untuk pengikat plastiknya. Tag tersebut bisa kita gunakan untuk menamai setiap kabel charger tersebut agar tidak tertukar dan mudah dicari.

Clever idea: bread tags as cable labels
sumber dari sini

Papan tulis sebagai pengingat
Dapur yang seringkali menyatu dengan ruang makan adalah salah satu lokasi tempat anggota keluarga berkumpul, entah di pagi hari, siang, dan biasanya malam hari. Lokasi ini adalah tempat yang cocok untuk menaruh reminder, berupa catatan-catatan untuk kita dan anggota keluarga lainnya. Misalnya saya akan membuat catatan untuk si mbak jika saya sedang tidak di rumah, misalnya untuk mengingatkan dia agar tidak lupa memberi si bungsu jus buah, atau catatan untuk abang dan kaka, mengingatkan mereka untuk tidak terlambat pergi les, dst.

Nah, agar kegiatan ingat mengingatkan ini bisa smakin rapih dan cantik, ide membuat papan tulis di dapur merupakan ide yang cemerlang. buat saja sendiri dan tempelkan di salah satu pintu lemari atau bagian lainnya yang sesuai. Bahan yang diperlukan pun hanya selembar triplek tebal yang dipotong sesuai keinginan, cat khusus papan tulis yang bisa dibeli di toko matrial dan tentu saja paku untuk menempelkan papan tulis tersebut di tempat yang diinginkan.


sumber dari sini

Gantungan khusus tas sekolah
Anak-anak sering menaruh sembarangan tas sekolah saat pulang sekolah?, entah di lantai, di atas meja ruang tamu, di atas kasur, dan tempat-tempat lainnya?. Kenapa tidak membuatkan mereka gantungan khusus untuk tas-tas sekolah mereka?.

Beli saja gantungan yang sudah jadi dan tinggal tempel atau paku di dekat meja belajar mereka, atau seperti yang saya lakukan, saat ada sisa papan tebal, saya memotongnya dan menempelkan beberapa baut berbentuk tanda tanya di papan tersebut, lalu memakunya di pojokan dekat meja belajar. 

sumber dari sini

Meja kerja 'baru' yang rapi
Di rumah ada meja bekas yang sudah tidak enak dilihat? daripada membuat rumah kelihatan kurang cantik dan rapi, sudah saatnya benda tersebut diperbaiki. Lakukan saja sendiri atau minta bantuan suami, terutama bagian-bagian yang sulit seperti menempel triplek atau menggergaji. 

Seperti gambar di bawah ini misalnya, jika tidak ada yang bisa membantu memotong triplek dan menempelnya, gunakan saja karton duplex untuk menutup bagian yang berlubang, lalu langsung dicat dengan warna favorit kita. Tinggal ditambah beberapa pernak-pernik cantik, jadi deh meja kerja yang semakin kita semangat bekerja dari rumah :)

gambar dari sini

Selasa, 30 Juni 2015

Never too old ...



Beberapa bulan terakhir ini gw punya ketertarikan baru, bisa dibilang cita-cita, bisa dibilang hobi, dan ini tergolong bidang yang baru untuk gw seriusin, maksudnya, kalau gw berkecimpung dibidang ini, rasanya udah agak telat karena umur gw udah terlalu tua deh, tapi ya kok gw tetep semangat dan pengen serius dibidang ini..Gw bahkan mengambil langkah serius dengan mengikuti pelatihan-pelatihan bersertifikat serta meluangkan waktu hampir setiap hari untuk latihan di bidang ini (hihihi, penasaran, kan, bidangnya apa? ntar2 yah kalo udah agak pede-an baru gw share lagi di blog ini ;p)

Tapi justru karena ke-enggakpede-an tersebut gw akhirnya malah berusaha mencari referensi, baca sana sini, dan lain-lain untuk mencari dukungan dan motivasi sampai akhirnya gw menemukan beberapa artikel yang menarik tentang orang-orang yang memulai karir dan hobi di usia yang tergolong tidak muda lagi dan sukses pula (langsung berdoa mudah2an gw bisa ngikutin jejak mereka, heheh). Gw sih nggak berharap macem-macem tapi yang bikin gw lega dan justru bersemangat adalah pemikiran bahwa success has nothing to do with age. Yup, sukses nggak ada hubungannya dengan umur, liat aja Julia Child yang justru sukses sebagai tukang masak saat dia berumur di atas 30 tahun atau bahkan Kolonel Sanders yang udah kakek-kakek saat sukses dengan Kentucky Fried Chicken-nya. Contoh lainnya adalah J.K Rowling, salah satu penulis favorit gw.

Akhirnya gw pun menjadi semakin yakin dan percaya bahwa tidak ada kata terlambat untuk memulai lagi. Sudah ada banyak hal baik yang gw capai selama ini, jadi harusnya gw bisa memulai sesuatu yang baru lagi dan bisa berhasil di bidang tersebut. Penolakan juga bukan lagi hal yang menakutkan saat gw sudah seusia ini (di atas 30, red). Gw jadi bisa menyikapi penolakan dengan jauh lebih bijaksana, besar hati, dan nggak gampang down. Gw inget banget, jaman masih umur belasan sampai kepala dua, gw sangat sensitif dengan penolakan, beberapa kali skenario dan novel remaja gw ditolak dan saat justru gw hampir berhasil, gw malah menyerah (waktu itu, saat gw pikir gw gagal, dan gw cabut ke negara tetangga, gw denger dari alm. bokap bahwa si produser nelpon dan mau ketemu gw, telattt, huhuhuu). Yup, lesson learned. Eh, tapi tetap ada berkah lain yang menanti setelah itu sih, gw malah jadi penulis skenario di negara tetangga tersebut, rejeki emang enggak ke mana, ya.., alhamdulillah...

Singkat kata, you are never too old to set another goal, or to dream another dream... 
yak, semangattt!!

source from here

Minggu, 28 Juni 2015

Jualan es mambo dan dvd Ultraman bekas demi bisa naik pesawat terbang ...


now he can fly
now he can fly :)
Berkaitan dengan guest post #DIY airport buatan abang Ken di sini, saya jadi teringat pengalaman pertama ia naik pesawat. Sejak kecil, Kenan suka sekali dengan pesawat terbang. Ia memiliki banyak miniatur pesawat yang kami belikan sampai yang ia beli sendiri dari uang tabungannya. Setiap saya atau ayahnya bepergian naik pesawat, cuma satu oleh-oleh yang ia minta, miniatur pesawat yang harus sesuai dengan pesawat yang saya atau ayahnya naiki :)

Saya ingat sekali, kecintaannya pada pesawat terbang dimulai sejak abang Ken masih balita. Lalu saat ia duduk di Taman Kanak-kanak, ia ingin sekali naik pesawat terbang. Karena memang belum ada keperluan untuk berjalan-jalan ke luar kota naik pesawat terbang (apalagi sekeluarga), maka saat itu saya menyuruhnya untuk menabung. Saya menjanjikan bahwa kalau uangnya sudah cukup banyak, kami sekeluarga akan naik pesawat ke rumah tantenya di Sangatta, Kalimantan Timur. Uniknya, ia menabung tidak hanya dari uang jajan yang kami berikan, tapi juga lewat 'bisnis kecil-kecilan'nya, yaitu menjual es kacang hijau dan menjual beberapa kepingan film kesukaannya yang sudah bosan ia tonton, hahaha, lucu, tapi justru bikin saya, sampai tantenya yang di Kalimantan terharu biru...

Kenan yang saat itu masih cukup lucu (masih TK soalnya, hehehe) juga bikin gemas tetangga saat mereka tahu Kenan jualan es mambo kacang hijau. Ibu-ibu tetangga dan anak-anak yang sudah lebih besar aktif membeli, ya karena murah dan enak juga sih. Oh ya, yang membuat es sebenarnya si mbak, tapi Kenan bertanggung jawab membeli bahan-bahannya ke warung dan membantu memasukannya ke dalam plastik serta melayani pembeli, termasuk delivery ke rumah tetangga.

Saat uangnya 'baru' mencapai beberapa ratus ribu rupiah, saya dan ayahnya sudah pun memutuskan untuk segera mewujudkan keinginan Ken, apalagi tantenya pun ikut men-subsidi karena bersemangat dengan kedatangan kami. Kami pun membeli lima tiket pesawat terbang (satu untuk Kenan, satu Caca (si bungsu belum ada), dua untuk saya dan suami, serta satu tiket lagi untuk oma).

Wuahhh, saya ingat sekali matanya yang berbinar-binar selama perjalanan ke bandara, apalagi saat ia menaiki tangga pesawat dan kemudian berada di dalam benda yang selama ini cuma ada dalam imajinasinya. Caca pun tak kalah girang menikmati perjalanan kami. Gadis kecil itu sangat menikmati perjalanan jauh yang kami tempuh dengan pesawat dan mobil travel yang makan waktu delapan jam untuk sampai ke Sangatta, Kalimantan timur.

Ini dia beberapa fotonya ...




Kamis, 25 Juni 2015

[Guest Post] DIY Airport - by abang Ken


Catatan:

Dalam rangka menambah keterampilan menulis Kenan dan Caca, saya meminta mereka untuk menjadi penulis tamu di blog ini. Saya minta mereka menulis apa saja yang mereka mau, namun sesekali saya juga memberi mereka tema. Pada kesempatan kali ini, abang Kenan yang sangat menyukai pesawat terbang menulis tentang cara membuat airport untuk koleksi miniatur pesawat.


Ken dengan #DIY airport buatannya.

Bahan-bahan yang diperlukan:

1. Karton besar warna hitam

2. Karton hijau, sebagai rumput

3. Karton kuning untuk membuat fillet (garis-garis kuning di bandara untuk belokan pesawat)

4. Kertas HVS putih untuk membuat garis-garis jalan

5. Dus-dus kecil untuk gedung dan hanggar. Lapisi dengan kertas HVS putih

6. Lem

7. Gunting

8. Penggaris

9. Pensil


bahan-bahannya

Cara Membuat:

1. Buat bentuk bandara yang diinginkan dari karton warna hitam. Bisa dibuat polanya terlebih dahulu dengan pulpen warna putih.

2. Buat runway (tempat take off dan landing pesawat) seperti gambar di atas. Gunakan kertas putih yang dipotong-potong dan lem untuk membuat garis putus-putus.

3. Buat apron (tempat parkir pesawat).

4. Sambungkan apron disamping runway.

5. Tambahkan karton hijau di samping runway dan apronnya. Silahkan lihat gambar di atas sebagai contohnya.

6. Buat strip atau garis-garis putih dari kertas HVS putih. Pasang strip pada runway.

7. Buat fillet di terminal. Gunting tipis-tipis sesuai bentuk di foto atas (garis kuning untuk tempat pesawat berbelok).

8. Buat turning area.

9. Buat terminal building dari dus bekas susu atau cemilan yang sudah dilapisi kertas hvs putih sehingga bisa digambari dan ditulisi.

10. Buat menara kontrol dari sisa karton hitam. Caranya mudah. Potong karton sepanjang sekitar 10 cm dan tinggi 15 cm, gulung dan tempel ujung-ujungnya sehingga berbentuk pipa. Potong karton berbentuk lingkaran dengan diameter yang lebih besar dari pipa karton, lalu tempel di atasnya.

11. Selesai!!!




Jangan lupa namai bandaranya sesuai dengan nama kamu yaaa :)





Nah, mudah kan?. Bandara mainan ini kini sudah siap untuk ditempati oleh koleksi diecast pesawat-pesawat kita, deh.. 

Selamat mencoba!

          M. Kenan. P





Rabu, 24 Juni 2015

Selesai UN, yuk ah City Tour ke Malang ...

Eitss, judul di atas baru rencana. Jika Tuhan mengizinkan, kami sekeluarga ingin sekali jalan-jalan ke Malang, Jawa Timur, untuk merayakan kelulusan abang Ken yang baru saja menempuh Ujian Sekolah dan Ujian Nasional Sekolah Dasar. Doakan tercapai yaaa.. :)

Jadi, saya dan suami memang sudah menjanjikan hal ini kepada anak-anak, bahwa selesai abang Ken dengan urusan UN dan pencarian serta pendaftaran SMP-nya, kami sekeluarga akan jalan-jalan ke luar kota, dan pilihan jatuh ke kota Malang yang menurut cerita teman-teman saya sangat cocok untuk wisata keluarga, apalagi ada layanan City Tour yang disediakan oleh Green Metro Car, aplikasi sewa mobil online yang merupakan aplikasi wajib travelling.

Abang Ken, kakak Caca serta si bungsu Sabil sangat antusias dengan rencana perjalanan kami, mereka (dikepalai oleh si cewek pastinya) langsung menyusun daftar tempat-tempat yang ingin mereka kunjungi saat bepergian ke sana...

Ini dia daftarnya:

1. Jawa Timur Park 2

Ini ada dalam daftar pertama mereka, kenapa? karena Batu Secret Zoo adalah kebun binatang urutan ke 5 di Asia dan mereka sangat penasaran ingin segera mengunjunginya. Duhh, tiga mahluk kesayangan saya ini memang pecinta binatang, jadi selalu saja salah satu tujuan favorit mereka adalah kebun binatang dan kebetulan sekali di Jatim Park 2 ini ada kebun binatang dan museum satwa.  



Batu Secret Zoo adalah kebun binatang  satu-satunya yang  berkonsep modern di Indonesia.  Di sana anak-anak bisa melihat dan menikmati segala macam petualangan, mulai dari sungai arus, akuarium, Tiger Land, kolam kuda nil sampai padang rumput.

Sementara itu, di Museum Satwa ada banyak binatang dari berbagai benua yang sudah diawetkan. Binatang-binatang tersebut ditempatkan di lokasi yang mirip dengan habitat aslinya. Karena anak-anak adalah penyayang binatang, mereka sangat lega saat membaca di internet bahwa binatang-binatang yang diawetkan di Museum Satwa ini bukanlah hasil buruan, tapi binatang yang sudah mati secara alami dan kemudian diawetkan.  Menariknya, di museum ini terdapat replika kerangka raksasa dinosaurus! Kebayang deh serunya anak-anak berpetualang di sana...

Saat berselancar di dunia maya, kami pun membaca pengalaman Adelva di www.duniaku.net mengenai Batu Secret Zoo ini, wuih, rasanya makin ingin pergi ke sana cepat-cepat, deh...

gambar dari sini

2. Jawa Timur Park 1

Jalan-jalan tidak akan lengkap tanpa bermain air, jadi Jatim park 1 adalah lokasi nomor dua yang masuk dalam daftar kami. Kolam renang dengan relief Ken Arok sebagai latarnya adalah salah satu yang ingin dinikmati anak-anak. Mereka bertiga bahkan saling mengingatkan untuk tidak lupa membawa baju renang saat ke Malang nanti. Yes!, main air merupakan hal yang wajib saat liburan ...


gambar dari sini
Selain kolam renang, di Jatim park 1 ini ada  wahana edukasi seperti Science Stadium,  wahana permainan seperti Flying Tornado, Mini Jet, Gokart, Spinning Coaster, Midi Skater, Drop Zone dan Bioskop 3D. Dijamin anak-anak tidak akan bosan saat mengunjungi tempat wisata ini. 

Menurut informasi yang kami baca di Wikipedia, Jatim Park 1 dinobatkan sebagai juara 1 katerogi wisata buatan berskala besar tingkat nasional yang dianugerahkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu, Jumat (27/9/2013), di Jakarta. “Saya tidak menyangka Kota Wisata Batu sedemikian indah. Kita tidak perlu ke Disneyland, Ancol, cukup disini (Batu, Red),” kata Mari Elka Pengestu di Klub Bunga dalam acara Galadinner bersama Muspida Malang Raya, Rabu (2/5/2013).

Wuahh, gak perlu ke Disneyland?! Berarti wajib banget datang ke Jatim Park 1 ini saat berada di Malang ya..


3. Taman Rekreasi Selecta

Taman, ya, ini memang pilihan saya, bukan anak-anak, tapi mereka sama sekali tidak keberatan saat saya katakan bahwa saya ingin mengunjungi taman ini. Taman rekreasi ini terletak 8 km dari kota Batu dan dikelilingi oleh 3 gunung, yaitu Arjuno, Welirang, dan Anjasmoro.

Konon katanya di Taman Rekreasi Selecta ini banyak sekali terdapat bunga-bunga yang indah yang berasal dari dalam mau pun luar negeri. Wahhh, saya langsung berbunga-bunga membayangkannya, bahkan saking antusiasnya, saya sudah membayangkan akan menggunakan baju apa dan berfoto dengan pose apa saat saya ke sana, hahaha, dasar emak-emak narsis ;p


gambar dari sini
Saat mungkin nanti anak-anak bosan menemani saya melihat aneka bunga di taman tersebut, saya akan mengajak mereka menikmati sarana lainnya di taman ini, yaitu kolam renang, hotel, dan bahkan ada juga wahana fliying fox. 

4.Museum Angkut

Sejak kecil, anak-anak saya, terutama yang laki-laki, selalu menyukai alat-alat transportasi. Saat mengetahui di Malang ada Museum Angkut, mereka langsung memasukannya ke dalam list kunjungan.

Menurut literatur yang kami baca,  di Museum Angkut ini kita bisa mendapat informasi mengenai sejarah dan perkembangan transportasi di dunia dengan cara yang menyenangkan. Museum Angkut juga memiliki banyak koleksi jenis transportasi mulai dari sepeda onthel, delman, mobil listrik sampai mobil balap F1.

sahabat saya dengan anaknya di lokasi Museum Angkot, makin pengen banget ke sana, hihihi...
Berdasarkan website-nya, zona-zona yang ada di Museum Angkut adalah Zona Hall Utama, yang merupakan ruangan pertama yang akan dikunjungi setelah melewati garis masuk oleh pengunjung. Di ruangan ini terdapat berbagai koleksi alat angkut dari berbagai negara dan berbagai masa yang didukung dengan hiasan lampu sedemikian rupa sehingga menimbulkan kesan elegan.

Berikutnya adalah Zona Edukasi, sesuai misi visi Jawa Timur Park Group sebagai penggagas Wisata Edukasi, di zona seluas 900 m2 ini kita akan mendapatkan informasi mengenai sejarah berbagai angkutan dari masa ke masa baik di Indonesia maupun di dunia. Tentunya di sini kita akan belajar mengenai angkutan dengan cara yang menyenangkan dan interaktif!

Zona Sunda Kelapa & Batavia membuat kita merasa terbang dengan mesin waktu, mengunjungi Jakarta tempo dulu saat masih menjadi pelabuhan terkenal di jaman Belanda. Kita bisa menikmati nuansa Batavia, tiruan menara Syahbandar dan berbagai jenis angkutan didalamnya, ahhh, saya benar-benar tak sabar ingin mengunjungi tempat tersebut...

Ini dia yang tak kalah serunya, Zona Gangster Town & Broadway Street. Di zona ini Al Capone sebagai gangster tersohor di tahun 1970an  beraksi dan siap membawa kita terlibat didunia gangster. Broadway street yang menjadi tempat impian para artis tersohor dunia ditampilkan bersama dengan berbagai model angkutan didalamnya. Kereeennn!

gambar dari sini
Zona lainnya adalah Zona Eropa. Itali, Perancis, Jerman, dan London yang merupakan kota tersohor di eropa akan disajikan dalam nuansa malam dipadu dengan berbagai angkutan dari Eropa yang melengkapi situasi kota.

Zona Istana Buckingham. Inggris sebagai Negara Kerajaan paling tersohor di dunia dan terbukti menghasilkan berbagai angkutan berkelas seperti Blackburn, Triumph, Matchless, Royal Enfield, Raligh, Fillir, Francis Barnett, Austin, Mini Cooper, Rolls Royce, dll dihadirkan di sini. Ada juga mobil LandRover yang pernah digunakan oleh Queen Elizabeth saat parade di Australia lengkap dengan situasi Kota London di malam hari dan kemegahan Istana Buckingham.

Zona Las Vegas adalah zona dengan  nuansa Amerika yang akan mewarnai malam dengan gerbang Las Vegas.

Zona Hollywood, di  zona ini kalian akan menemukan berbagai mobil yang dipakai dalam film Hollywood.

Zona Pasar Apung. Berbagai souvenir dan merchandise Museum Angkut serta oleh- oleh khas Nusantara UKM Batu ada di sini. Makanan khas tradisional turut meramaikan suasana pasar tempo dulu dan nuansa pasar apung. Berbagai kerajinan dan lukisan gaya seniman Kota Batu seperti seni batik, lukis, ukir, karikatur, dan lain-lain dapat dipelajari sekaligus berinteraksi langsung dengan para seniman dan membawa hasil karya seni kita pulang kerumah.

Zona D’topeng Kingdom. Zona ini merupakan museum warisan budaya Indonesia. Penuh sensasi pesona dan kekayaan warisan bangsa Indonesia.

Saya bisa membayangkan bahwa kami, terutama anak-anak tak akan berhenti terpesona dengan ‘keajaiban’ zona-zona tersebut.

5. Eco Green Park

Menurut teman dekat saya yang sudah pergi lebih dulu ke Eco Green Park, tempat ini adalah salah satu yang wajib dikunjungi saat berada di Malang.  Di sini, kita bisa mengenalkan kepada anak-anak tentang pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan. Eco Green Park menawarkan taman rekreasi edukasi yang berisi kebun binatang mini dan informasi mengenai pemeliharaan lingkungan.

Salah satu yang hal yang bisa dilihat saat memasuki area ini adalah sebuah patung gajah besar yang tersusun dari banyak televisi bekas. Belum lagi adanya alat musik yang terbuat dari beragam alat memasak, keren!

keluarga teman saya yang asik bermain di Eco Green Park :)
Karena kami sekeluarga sangat menyukai hiburan yang berbau petualangan, wahana Jungle Adventure di lokasi ini juga menjadi daya tarik tersendiri.  Kita akan diajak berkeliling di sebuah hutan buatan dengan menggunakan kereta terbuka.

Nah, ada satu hal yang saya yakin akan sangat disukai anak-anak, terutama abang dan si bungsu, yaitu permainan menangkap pemburu binatang liar di dalam hutan.  Kita bisa menangkap dan menembak  si pemburu dengan menggunakan senapan-senapan mainan. W.O.W! nggak sabar banget membayangkan anak-anak akan memainkan permainan ini dan menceritakan pengalamannya sepanjang hari bahkan minggu :D


6. Batu Night Spectacular (BNS)

Batu Night Spectacular atau biasa disingkat BNS adalah  salah satu tujuan kami. Kami banyak mendengar cerita tentang keindahan kota Batu di malam hari dan BNS adalah salah satu objek wisata malam yang wajib dikunjungi.

BNS tercetus sebagai konsep dasar untuk mewuiudkan Kota Batu sebagai kota tuiuan wisata yang menarik dan eksotis. Hal tersebut didasarkan bahwa Batu memiliki keindahan pemandangan yang sangat spektakuler, apalagi iika dinikmati di malam hari.

Kota Wisata Batu menghadirkan satu objek pariwisata malam dengan konsep suasana hiburan keluarga yang terintegrasi memadukan konsep mall, market, permainan, sport dan hiburan dalam satu tempat dan ruang baru yang ada di daerah Oro-Oro Ombo. Batu Night Spectacular ingin menghidupkan suasana malam kota Batu dengan menghadirkan wahana-wahana yang spektakuler, diantaranya Night Market, Spectacular Show ( Laser Show, Air Mancur Menari, Multimedia Show Dengan Panjang Layar 50 M terpaniang di Indonesia), Panggung Hiburan dengan sajian live music kesenian nusantara setiap harinya, Lampion Garden, Bioskop 4 Dimensi, Rumah Hantu, Karaoke Keluarga, Battle Area, Dim Sum Malang serta permainan Karnival seperti  Sepeda Udara, Disco Bumper Car, Kursi Terbang, Mini Boom-Boom Car, Mini Train, Rumah Kaca, Rodeo, Sepeda Gila, Trampoline, Playground, Laser Mission, Trick Art Gallery, Joy Land, Jump Around, Monkey Jump, Baby Wheel, Magic Bounce, dll.

benar-benar spektakuler! gbr dari sini

7. Toko Oen

Anak perempuan saya adalah pecinta es krim dan kami langsung menjadikan Toko Oen yang terkenal itu sebagai salah satu tujuan kuliner kami saat berada di Malang. Apalagi mendengar cerita bahwa saat masuk ke toko ini kita bisa merasakan atmosfer kolonial Belanda yang seolah membawa kita kepada suasana kota Malang tempo doloe, wuihh...

Dari sebuah blog perjalanan dan kuliner milik Andika Hermawan kami mengetahui mengenai sejarah singkat toko ini. Toko Oen memiliki sejarah yang cukup panjang dalam perjalanannya. Toko Oen berdiri pertama kali di kota Yogyakarta pada tahun 1922 oleh seorang Tionghoa peranakan Belanda yang bernama Liem Goe Nio.  Karena memiliki masakan yang cukup terkenal, kemudian Toko Oen membuka cabang di beberapa kota di Indonesia, seperti di Semarang, Jakarta, dan juga Malang. Namun, seiring dengan perkembangan jaman, Toko Oen di Yogyakarta dan Jakarta akhirnya tutup, hanya tinggal toko di Malang dan Semarang saja yang masih buka. Toko di Semarang diambil alih oleh cucu Liem yaitu Yenny Megaputri. Pada tahun 1997, Toko Oen membuka cabang di Delf, Belanda, kemudian pada tahun 2000 membuka cabang kembali di kota Den Haag. Pada perkembangan selanjutnya, Toko Oen di Kota Malang dijual kepada seorang pengusaha yang bernama Dany Mugiato.



8.Bakso President

Lagi-lagi kalau soal wisata kuliner, saya dan anak perempuan sayalah pembuat keputusannya, hehehe. Karena kami penggemar bakso, salah satu tujuan kami adalah makan di bakso President yang konon katanya enak dan lezat, yumm!.


Lokasi bakso President pun cukup unik, yaitu di pinggir rel kereta api, kami jadi penasaran dengan sensasi makan bakso enak sambil memandangi kereta api yang lalu lalang. Oh ya, kami juga sempat berpikir kalau nama Bakso President sama dengan asal muasal nama bakso SBY di Cikeas yang aslinya bernama Bakso Sukowati, namun karena mantan presiden SBY suka makan di sana maka lebih dikenal dengan bakso SBY. Jadi kami pikir mungkin salah satu presiden Indonesia pernah makan di Bakso President juga, ternyata bukan seperti itu situasinya. Nama Bakso President karena letak warung baksonya ada di belakang Bioskop President Malang (bioskop tersebut sudah tidak ada lagi sekarang). 




gambar dari sini

9. Jalan Tumenggung

Yup!, ini harus dikunjungi oleh saya (dan keluarga). Pusat  oleh-oleh murah meriah yang terletak di Malang ini adalah tempat yang tidak boleh terlewatkan sebelum pulang.

Di jalan ini ada banyak toko oleh-oleh yang menjual oleh-oleh khas Malang, antara lain Toko Lancar Jaya dan Toko Burung Swari. Di toko tersebut ada beragam pilihan oleh-oleh salah satunya adalah keripik buah, seperti keripik apel, salak, melon, rambutan, dan semangka dan harganya pun relatif murah.

Ternyata selain beraneka keripik, di lokasi ini pun menjual aneka sambal, keripik tempe sampai  pisang sale favorit suami saya. Wuihhh, siap-siap menyisihkan dana khusus untuk oleh-oleh, nih…

sumber gambar dari sini

10. Omah Kayu

Jika masih ada waktu, kami sangat ingin mengunjungi Omah Kayu yang terletak di lereng Gunung Banyak. Sebagai keluarga pecinta alam kami sangat menyukai perjalanan di mana kami bisa menikmati pemandangan alam yang indah, di mana kami juga bisa mengajarkan anak-anak untuk lebih mencintai, menghargai dan merawat alam.

Sebenarnya kami sangat ingin pergi ke Pulau Sempu, namun saat kami tahu bahwa pulau tersebut merupakan cagar alam dan bukan daerah wisata, kami mengurungkan niat karena menghormati himbauan BKSDA resort pulau Sempu, lagipula masih ada wisata alam lainnya yang sangat menarik di Malang, ya salah satunya Omah Kayu ini.

Mengunjungi sebuah tempat wisata alam nan indah merupakan kemewahan tersendiri bagi kami. Saya ingin saat bepergian ke Omah Kayu di lereng Gunung Banyak ini, kami semua 'berpuasa' dari gadget dan sejenisnya, kecuali kamera dan tongsis tentunya untuk mengabadikan keindahan di sana :)

gambar milik mas Angga Apriyanto

Nahhh, beres membuat 10 daftar tempat yang ingin kami kunjungi saat berada di Malang dan sekitarnya, saya pun harus segera men-download aplikasi sewa mobil online, Green Metro Car di http://bit.ly/1vRl89f untuk mempermudah liburan kami di sana.

Sesudah berhasil memasang aplikasinya di telepon genggam serta tablet saya, tampilan seperti di bawah ini lah yang muncul:



Kemudian saya tinggal melakukan pemesanan, memilih tempat dijemput dan tempat tujuan, lamanya waktu untuk menyewa mobil (terdapat dalam kolom layanan) serta memilih mobil yang ingin disewa. Karena kami terdiri dari lima orang, saya memilih mobil Avanza sebagai mobil yang ingin kami pesan.

Setelah kita menekan tombol 'Pesan Sekarang!' akan muncul ringkasan pesanan seperti di bawah ini. Saya memesan untuk tujuh jam dan langsung diberitahukan siapa supirnya dan berapa harga yang harus saya bayar untuk pemesanan tersebut.




Kenapa harus install aplikasi Green Metro Car?, karena saat ini Green Metro Car sedang mengadakan promo City Tour mengelilingi kota Solo, Surabaya dan Malang. 


Dan ini dia sekilas tentang Green Metro Car. Green Metro Car  adalah sebuah start-up lokal yang memiliki layanan berbasis aplikasi Android untuk para traveller dan masyarakat umum dan menawarkan cara paling praktis untuk memesan  mobil sewaan. Hanya dengan melalui 3 kali tap dengan harga yang terjangkau  mulai dari 50rb sampai 500rb traveller dan masyarakat umum sudah dapat melakukan pemesanan. Sewa mobil melalui Green Metro Car App berlaku di wilayah Solo, Surabaya dan Malang.



Oh ya fellow bloggers, sehubungan dengan City Tour ini, Green Metro Car sedang mengadakan kompetisi yang bernama Blog Review Contest, jangan lupa ikutan ya!




***

Perjalanan saya sebagai mualaf, proses belajar yang tak akan pernah berhenti ...

Mumpung sedang suasana Ramadhan, saya ingin berbagi sedikit cerita mengenai perjalanan saya sebagai seorang mualaf. Namun saya ingin memberi tahu sebelumnya bahwa di sini pembaca tidak akan menemukan kisah inspiratif yang mungkin diharapkan, karena isi artikel ini murni hanya coretan kecil saya tentang pengalaman serta perasaan saya sebagai mualaf. Isi tulisan ini pun sama sekali bukan penghakiman atas individu atau agama tertentu. Dan mohon untuk tidak menghakimi :)

gbr dari sini
Ramadhan kali ini saya justru sedang sedih dan menyesal karena saat saya menengok ke belakang, ternyata sudah cukup lama saya menjadi seorang mualaf namun saya merasa tidak banyak berkembang dan belajar. Saya sudah menyia-nyiakan lebih dari 15 tahun hidup saya sebagai pemeluk Islam tanpa belajar lebih banyak tentang agama tersebut, padahal saya sudah diberi kesempatan untuk mengenal dan memeluk agama ini, saya sudah mendapatkan begitu banyak dukungan dari kerabat dan teman-teman, bahkan orang-orang yang tidak saya kenal, yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu. 

Sekilas tentang perjalanan saya sampai akhirnya memeluk Islam. Sebenarnya mama saya sudah memeluk Islam sejak beliau kecil, namun karena bersekolah di sekolah Katolik di Sulawesi Utara serta minimnya ajaran agama dari kedua orangtuanya, dengan berjalannya waktu, ibu saya menjalankan aktivitasnya sesuai dengan agama di sekolahnya. Saat beliau menikah dengan papa saya yang beragama Protestan dan melahirkan kami anak-anaknya, mereka masih menjalankan agamanya masing-masing dan kami bebas memilih mau memeluk agama yang mana, Katolik atau Protestan. Sudah bisa ditebak, biasanya anak-anak akan lebih memilih agama ibu, saya pun rajin pergi ke gereja Katolik sampai saya duduk di Sekolah Menengah Pertama. 

Sejak saya SD, mama saya sudah mulai berpikir untuk kembali ke agama Islam, apalagi dua orang paman saya sudah lebih dulu kembali dan taat menjalankan agama Islam. Saat itu, mama sudah mulai belajar sholat lagi, dll, namun saya yang masih duduk di sekolah dasar justru sedikit takut untuk masuk Islam padahal saya bersekolah di sekolah umum di mana pelajaran agama Islam diajarkan. Saya pun diminta oleh mama saya untuk mengikutinya padahal di sisi lain saya pun mengikuti pelajaran agama di Sekolah Minggu.

Anda tahu apa yang membuat saya takut memeluk Islam saat itu? karena guru agama Islam di sekolah dasar saya mengatakan bahwa semua orang yang non-muslim akan masuk neraka. hanya orang Islam yang akan masuk ke surga. Jiwa kecil saya berontak. Itu tidak benar, saya tidak rela jika saya yang saat itu non-muslim masuk neraka karena saya merasa saya bukan orang jahat, saya pun tidak rela jika ada penjahat yang kebetulan memeluk Islam akan masuk ke surga.

Saya tidak menyampaikan kekhawatiran dan kebingungan saya kepada orang tua saya saat itu, padahal setelah saya makin besar saya justru menyadari bahwa saya seharusnya bilang pada mereka agar mereka bisa meluruskan hal tersebut, mengenai persepsi saya yang salah dan penyampaian guru agama yang tidak utuh.

Waktu berjalan dan saat saya SMP, saya mulai melihat kesungguhan mama saya dalam menjalankan Islam, papa saya pun akhirnya memeluk Islam, begitu juga dua orang kakak laki-laki saya. Saya pun mulai ingin tahu, begitu juga adik perempuan saya. Masih banyak pertanyaan di benak saya dan ketakutan-ketakutan saya akan ajaran Islam yang membuat saya masih bertahan untuk tidak mengikuti jejak keluarga yang lain.

Saat hendak masuk SMA saya makin kritis, saya berusaha mencari jawaban akan kekurangyakinan saya terhadap ajaran-ajaran Islam, salah satunya soal poligami. Jiwa remaja saya tak pernah bisa menerima alasan mengapa suatu agama yang katanya sangat melindungi perempuan justru membiarkan perempuan dimadu. Hingga suatu ketika saya mendengarkan penjelasan mengenai poligami secara terperinci, alasannya, kapan itu dibolehkan, dan seterusnya. Penilaian saya pun berubah. Poligami bukan sesuatu yang mudah yang bisa dilakukan oleh manusia pada umumnya, jadi yang selama ini saya lihat kebanyakan adalah bentuk yang salah dari poligami, di mana beberapa orang memanfaatkannya untuk pembenaran pribadi.

Tak lama kemudian saya memutuskan untuk masuk Islam. Saya pun menyiapkan beberapa essentials yang diperlukan seperti buku tuntunan shalat, buku pelajaran Iqro, Al-Quran, mukena, dan lain sebagainya. Saya sangat bersemangat mempersiapkan semuanya, kecuali .... diri saya. Yup, saat itu, di umur yang masih terbilang sangat muda, saya ternyata masih sangat mudah menilai orang bukan dari orang itu sebagai individu namun menilainya dari agamanya. Kesalahan yang kemudian saya sadari dan berusaha saya perbaiki. Saat itu saya sempat 'goyang' karena beberapa orang di sekitar saya yang agamanya sama dengan saya, justru memperlihatkan perilaku yang tidak sesuai dengan agamanya dan saya sempat tanpa sadar mengkaitkan perilaku tersebut dengan agama yang mereka anut. Misalnya saat seseorang yang berjilbab namun pacaran dengan cukup vulgar di tempat umum, dst, dst. Untung saja saya punya banyak teman, sahabat, kenalan, yang begitu bijaksana dan mengingatkan saya bahwa kesalahan bukan terletak pada jilbab apalagi agamanya, namun pada individu tersebut.

gbr dari sini
Masih banyak sekali pengalaman dan cerita yang ingin saya bagi, tentang bagaimana saya tumbuh di keluarga yang memeluk beragam agama namun pada akhirnya kami tetap saling menghormati satu sama lain, mengenai bagaimana on off saya belajar mengenai agama yang saya peluk, segala rintangan dan bantuan yang saya terima, dst. Tapi di artikel selanjutnya saja, ya, intinya saat ini saya masih ingin belajar dan akan terus belajar...

***

Kamis, 18 Juni 2015

Cara mencairkan dana JAMSOSTEK atau BPJS Ketenagakerjaan ...

Saya di BPJS Ketenagakerjaan cabang Cilandak
Karena saya sudah berhenti bekerja kantoran dan lebih fokus menjadi work at home mom, saya berniat mencairkan dana Jamsostek saya untuk beragam keperluan, dari mulai untuk modal usaha, melunasi kartu kredit, sampai belanja keperluan fashion pribadi menjelang lebaran seperti tunik muslim. Maklum perempuan :)

Banyak orang masih bertanya-tanya mengenai cara mencairkan dana JAMSOSTEK atau sekarang dikenal dengan istilah BPJS Ketenagakerjaan, saya adalah salah satunya. Sekitar sebulan yang lalu saya mencari tahu semua informasi mengenai cara mencairkan dana JAMSOSTEK atau BPJS Ketenagakerjaan tahun 2015, ternyata caranya sangat mudah dan cepat.

Oh ya, hati-hati, jangan tertukar dengan BPJS Kesehatan ya, karena saya mengalaminya, hehehe. Saya datang ke kantor BPJS di dekat rumah saya, ternyata itu khusus kesehatan dan saya dirujuk ke kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Cilandak, Jakarta Selatan.

Pada saat itu saya datang ke BPJS Ketenagakerjaan Cilandak sekitar jam 10 pagi, ambil nomor antrian, mengisi data-data dan melengkapi dokumen yang diperlukan, antri kurang lebih 20 menit dan dipanggil untuk difoto dan diwawancarai, tidak lebih dari 10 menit, dan...selesai! :)

Saran saya, sebelum mengurus pencairan dana tersebut di kantor BPJS Ketenagakerjaan, ada baiknya Anda mengecek saldo terlebih dahulu secara online agar Anda tahu dengan pasti berapa jumlah yang akan Anda peroleh karena jika jumlah yang akan diterima di atas 50 juta Rupiah, kita wajib melampirkan NPWP.

Cara mengecek saldo Jamsostek Anda salah satunya lewat website BPJSK di http://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/


Setelah muncul tampilan seperti di bawah ini, lalu klik TENAGAKERJA di bawah tulisan ELECTRONIC SERVICE. Anda akan langsung di arahkan pada pilihan LOGIN dan REGISTRASI.



Jika sudah punya akunnya, langsung login saja, namun jika belum, lakukan registrasi terlebih dahulu. Jika sudah berhasil registrasi, langsung login dan klik link buku JHT, nanti saldo Anda akan terpampang jelas di buku tersebut.



Setelah mengetahui jumlah yang akan kita terima, segera siapkan semua persyaratan yang diperlukan, yaitu:

1.Kartu Jamsostek (asli)

2. KTP  (asli dan fotokopi 2 lbr)

3. Kartu Keluarga (asli dan fotokopi 2 lbr)

4. Surat keterangan telah berhenti kerja dari kantor terakhir (asli dan fotokopi 2 lbr)

5. Formulir JHT yang telah diisi (didapat saat datang ke kantor Jamsostek/BPJSTK dan langsung diisi di sana)

6. Buku tabungan (asli dan fotokopi 2 lbr. Tabungan harus milik tenaga kerja, bukan milik pasangan, orang tua, dll, jadi nama di kartu Jamsostek harus sama dengan nama di buku tabungan)

7. NPWP (asli dan fotokopi 2 lbr). CATATAN: Hanya jika saldo JHT yang diperoleh di atas RP 50 juta.


Nah, setelah mengambil nomor antrian dan memasukan semua dokumen tersebut di atas ke loket/kotak khusus, kita tinggal menunggu. Sebenarnya lama atau tidaknya tergantung banyaknya antrian sih, beberapa teman bercerita bahwa mereka mengantri cukup lama, sedangkan saya hanya mengantri tidak lebih dari 30 menit, dipanggil untuk foto dan wawancara saja dan selesai.

Isi wawancaranya pun singkat dan sederhana, salah satu yang ditanyakan adalah informasi-informasi rahasia seperti tanggal berapa anak kedua saya lahir, siapa nama lengkap anak pertama saya, dll, mungkin untuk mengecek keaslian semua dokumen.

Tidak sampai seminggu dari proses di atas, saya sudah menerima semua dana Jamsostek tersebut di rekening saya. Mudah dan cepat, kan?

Semoga bermanfaat buat yang sedang ingin mengurus pencairan dana BPJS Ketenagakerjaan juga...

***

Senin, 15 Juni 2015

DIY - Tempat make up dari kotak sepatu

kotak kosmetik sederhana dari bekas tempat sepatu
Terlalu banyak memiliki kosmetik untuk perawatan tubuh dan wajah di rumah? sudah punya rak dan cosmetic organizer, tapi masih banyak yang berceceran? mungkin sebaiknya manfaatkan kotak-kotak kardus bekas sepatu sebagai penyimpanan tambahan. Kosmetik menjadi rapi dan tertata, hemat pula, nggak perlu keluar uang untuk membeli tempat kosmetik baru :)

Langkah-langkah membuat kotak make up ini pun sangat mudah, bahan-bahannya pun mudah didapat. Ini dia bahan-bahan yang perlu disediakan:

bahan-bahannya sangat mudah didapat ...

1. Kotak kardus bekas sepatu.
2. Potongan kardus-kardus bekas untuk partisi.
3. Kertas kado aneka warna.
4. Lem kertas.
5. Gunting.

Cara membuat:

Gunting potongan-potongan kardus sehingga bisa menjadi partisi atau pembatas di dalam kotak bekas sepatu. Ukuran dan tinggi disesuaikan saja sesuai dengan selera.

potong-potong kardus untuk pembatas di dalam kotak

Bungkus guntingan kardus tersebut dengan beberapa warna kertas kado. Kalau ada kertas kado sisa, manfaatkan saja kertas-kertas tersebut, jangan membeli yang baru.

bungkus kardus pembatas dengan kertas kado warna warni

Masukan kardus yang sudah terbungkus kertas kado ke dalam kotak sepatu sehingga terbentuk kotak-kotak kecil di dalamnya. Kemudian hias kotak sepatu dengan kertas kado juga, dibungkus atau hanya ditempel-tempel saja.

Hasilnya akan terlihat kurang lebih seperti di bawah ini ...



Atur kosmetik di dalam boks, tata sesuai dengan pasangannya masing-masing, misalnya satu kotak khusus untuk maskara, kotak lainnya untuk brush, dan seterusnya.


***

Selasa, 09 Juni 2015

Cantik dengan madu ...

Pure honey lotion, penghuni baru rak kosmetik saya :)
Merawat kesehatan dan kecantikan adalah suatu keharusan, apalagi bagi saya yang saat ini sudah kepala tiga. Saya ingat sekali, saat awal tahun 2015 yang lalu, salah satu resolusi saya adalah memiliki tubuh yang lebih sehat dan cantik. Maklum ya perempuan :D

Demi mencapai resolusi tersebut, saya semakin rajin berolahraga, sebelumnya di gym, kemudian karena keterbatasan waktu dan alasan kemudahan, saya memilih sanggar Yufimo milik sepupu saya sebagai tempat saya berolahraga, sehingga saya bisa melakukan aerobik, zumba, BL, serta yoga minimal 3 kali seminggu. Saya pun berusaha makan lebih sehat dan mengkonsumsi lebih banyak sayur dan buah-buahan serta membuat jus.

Selain hal-hal yang saya sebutkan di atas, saya juga kembali mengkonsumsi madu. Madu sangat kaya akan manfaat, mulai dari mengobati pilek, sampai mengatasi masalah ketombe. Berikut ini beberapa manfaat madu bagi kecantikan yang saya baca dari berbagai sumber dan tentu saja yang saya rasakan sendiri manfaatnya:

Antioksidan
Kandungan antioksidan yang terdapat di dalam madu mampu mengatasi gangguan dari radikal bebas yang dapat mempercepat terjadinya proses penuaan sel. 

Memperbaiki daya ingat
Kandungan antioksidan di dalam madu dapat mencegah kerusakan sel yang tentu saja dapat membantu memperbaiki daya ingat.

Pelembab
Madu kaya akan kandungan gula higroskopis yang mampu menyerap dan mempertahankan air pada kondisi tertentu dan tentu saja hal ini membuat madu menjadi pelembab alami yang baik bagi tubuh kita. Ini salah satu fungsi yang paling saya perlukan dari madu, karena saya mempunyai masalah yang serius di kulit kaki yang kering dan terkadang pecah-pecah, jadi saya harus ekstra dalam merawat kaki dan saya harus menggunakan produk perawatan kulit kaki yang tepat.

Anti-inflamasi
Madu memiliki kemampuan sebagai anti-inflamasi atau anti peradangan. Produk perawatan kulit yang berbahan madu sangat cocok untuk kulit yang sensitif.

Meringankan alergi
Efek anti peradangan dari madu juga dipercaya dapat meredakan batuk dan gejala alergi.

Antimikrobia
Madu merupakan larutan gula jenuh dengan aktivitas air rendah serta mengandung hidrogen peroksida sehingga tidak mendukung pertumbuhan mikrobia.

Karena khasiatnya yang luar biasa tersebut, saya semakin tertarik untuk tak hanya sekedar meminum madu, tapi juga memakai perawatan tubuh yang berbahan dasar madu. Belum lama ini saya membeli body lotion Natural Honey di Giant dekat rumah.

jadi perlengkapan yang wajib di bawa saat keluar rumah...
Natural Honey adalah salah satu produk lotion yang berbahan dasar madu (dengan berbagai varian dan manfaat) sangat direkomendasikan untuk menjaga kecantikan&kelembaban kulit selama 24 jam serta melindungi kulit dari paparan sinar matahari dengan SPF 30 PA++, wah cocok sekali untuk kita yang tinggal di negara tropis kan..

mengajarkan putri saya merawat kulitnya ...
Selain memakai sendiri pure honey lotion Natural Honey tersebut, saya juga memberikannya pada anak perempuan saya. Di usianya yang menjelang remaja, saya ingin agar ia juga belajar menjaga dan merawat kecantikan kulitnya.