Sabtu, 16 Juli 2016

Andai Saya Bertemu Prive Uri-cran 10 Tahun Lalu ...


Jujur saja, saya punya 'hubungan' on and off dengan anyang-anyangan selama lebih dari 10 tahun terakhir, tepatnya sejak masa kuliah dan makin parah saat memiliki anak pertama. Saat itu saya merasa sudah menempuh segala cara untuk menyelesaikan masalah ini, namun ya begitulah, sembuh beberapa bulan, lalu kembali lagi.

Masalah anyang-anyangan ini memang bukan masalah serius, ada yang bilang tidak membahayakan, namun menurut saya, hal ini sangat mengurangi kualitas hidup saya. Bayangkan saja, saat anyang-anyangan sedang menyerang, saya bisa tiba-tiba batal ikut acara kampus, menjadi lebih pendiam dan hanya duduk saja seharian karena enggan banyak bergerak. Saya pun tak ingin jauh-jauh dari toilet karena setiap ingin buang air kecil, rasanya tak bisa ditahan. Belum lagi rasa sakit buang air kecil dan rasa tak nyaman di perut yang membuat saya sering menghabiskan waktu lebih lama di toilet.

Pengalaman yang paling parah dan tak terlupakan dengan anyang-anyangan alias infeksi kandung kemih ini adalah saat saya masih menyusui anak pertama saya yang baru berusia beberapa bulan dan suami saya waktu ini sedang bekerja di negara lain. Pada suatu hari, saya merasakan gejala anyang-anyangan dan seperti biasa saya mencoba istirahat dan memperbanyak asupan cairan. Biasanya akan langsung membaik, namun karena kondisi yang sedang tidak fit, gejala tersebut malah makin parah. Perut saya terasa sakit, kemaluan dan perut bagian bawah terasa panas, dan saya mulai menggigil. Saya pun menghubungi ibu dan kakak laki-laki saya. Kakak saya pun langsung datang ke rumah dan mengajak saya ke dokter. Si bayi saya titipkan pada mama dan saya serta kakak segera berangkat ke dokter naik sepeda motor.

Dalam perjalanan ke klinik terdekat, saya ingat sekali kejadian itu, terasa sangat lama, padahal jaraknya mungkin hanya sekitar 2 kilometer dari rumah. Meski pun sudah memakai jaket, menggigil saya makin parah, tubuh saya bergetar hebat sampai-sampai motor yang dikendarai kakak saya bergoyang-goyang menyebabkan beberapa pengemudi lain memperhatikan kami dengan heran. Saya bisa membayangkan saat mereka melihat kami, mungkin ada yang mengira saya pemakai obat-obatan terlarang yang sedang 'nagih', huhuhuuu... enggak banget, deh, pokoknya...

"Meski pun sudah memakai jaket, menggigil saya makin parah, tubuh saya bergetar hebat sampai-sampai motor yang dikendarai kakak saya bergoyang-goyang menyebabkan beberapa pengemudi lain memperhatikan kami dengan heran"

Pengalaman di atas hanya sebagian dari beberapa kejadian lainnya. Sejak saat itu, saya masih sangat sering mengalami anyang-anyangan, ternyata, menurut literatur yang saya baca, 5 dari 10 wanita pernah mengalami anyang-anyangan atau infeksi saluran kemih ini. Wanita lebih rentan terkena anyang-anyangan karena posisi kemaluan yang dekat dengan dubur. Hmmm, pantas saja, ya...

never leave home without Prive Uri-cran ;p
Waktu terus berjalan, bahkan sampai saya punya anak tiga seperti sekarang, anyang-anyangan masih terkadang mampir dalam kehidupan saya. Dari pengalaman, saat kondisi saya fit, cukup minum air putih, dan menjaga kebersihan dengan baik, anyang-anyangan jarang datang, namun namanya hidup, kadang saya tak bisa mengontrol semuanya. Ada kalanya saya harus buang air kecil di toilet umum, kesehatan sedang tidak baik, dan seterusnya, hal inilah yang menyebabkan anyang-anyangan datang kembali.

Kebetulan sekali, beberapa bulan lalu saya membaca artikel di blog mba Haya Aliya Zaki berjudul "Selamat Tinggal Anyang-Anyangan!," wah, saya langsung membaca dan mempraktekan apa yang ditulisnya di dalam artikel tersebut, seperti banyak minum air putih, membawa handuk kecil saat bepergian, selalu flush toilet umum sebelum menggunakannya, sampai mengkonsumsi Prive uri-cran.

Benar saja, dalam waktu singkat, gangguan anyang-anyangan saya langsung hilang dan karena mengkonsumsi ekstrak buah cranberry ini secara teratur, anyang-anyangan tak lagi kembali. Saya sangat senang akhirnya saya punya solusi yang tergolong mudah untuk masalah yang sejak dulu menghantui saya. Ahhh, andai Prive uri-cran ini sudah ada 10 tahun yang lalu, ya ;p


Nah, berdasarkan pengalaman di atas, saya pun ingin berbagi dengan para pembaca, terutama para mama yang mungkin sering mengalami hal yang sama. Yuk, cari tahu lebih rinci mengenai anyang-anyangan, penyebab dan gejala, serta tentu saja solusinya...

Tentang Anyang-anyangan

APA, SIH,  ANYANG-ANYANGAN ITU?
Kita mungkin sudah sering mendengar kata anyang-anyangan, bahkan mengalaminya. Namun sebenarnya apa, sih, anyang-anyangan itu?. Penyakit anyang-anyangan adalah infeksi saluran kemih yang dapat diderita oleh pria maupun wanita. Pada kenyataannya, penyakit ini lebih sering terjadi pada kaum wanita, alasannya seperti yang sudah sebutkan sebelumnya, yaitu karena secara anatomi, jarak antara saluran kemih (uretra) ke saluran pembuangan air besar (BAB) lebih dekat, sehingga rentan mengalami gangguan di seputar saluran kemih.

Risiko seorang wanita terkena anyang-anyangan sepanjang hidupnya mencapai 50 persen. Kebanyakan perempuan juga berisiko mengidap kondisi ini berulang kali bahkan hingga bertahun-tahun.

Anyang-anyangan adalah salah satu indikasi dari penyakit infeksi saluran kemih. Disaat sedang buang air kecil, air yang harusnya keluar banyak namun saat mengalami anyang anyangan biasanya air yang keluar sedikit dan rasa yang muncul juga nyeri.

Jika tidak ditangani, anyang-anyangan dapat menuju kepada sesuatu yang lebih serius seperti kerusakan ginjal akibat infeksi ginjal akut.

GEJALA DAN PENYEBABNYA
Awalnya, saya tidak tahu kalau saya mengalami anyang-anyangan, namun keluarga serta dokter memberi tahu saya bahwa apa yang saya alami adalah anyang-anyangan.

Menurut dokter ahli urologi dr. I.B. Tatwa Yatindra, Sp.U., anyang-anyangan merupakan suatu gejala akibat berbagai masalah karena terjadi frekuensi berkemih menjadi lebih sering dari biasanya. Namun, volumenya sedikit-sedikit. “Gejala ini merupakan tanda telah terjadi sesuatu pada saluran kencing bagian bawah khususnya masalah  dalam penyimpanan air seni di kandung kencing,” jelasnya.

Penyebabnya paling banyak  infeksi saluran kemih. Selain ditandai anyang-anyangan, terkadang ada rasa perih dan panas saat kencing. Umumnya, terjadi karena sering menahan kencing.

Penyebab lain adalah, terlalu banyak minum yang berefek diuretik seperti alkohol, kopi, dan teh. Bisa juga karena kehamilan, cemas, otot detrusor tidak stabil, pembesaran prostat, hipertonisitas dasar panggul, interstitial cystitis, dan diverticulitis.

Infeksi saluran kemih terjadi ketika bakteri menyerang bagian tertentu dari sistem saluran kemih yang terdiri atas ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Infeksi saluran kemih dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu Infeksi saluran kemih bawah dan atas. Infeksi saluran kemih bawah merupakan infeksi yang terjadi pada uretra dan kandung kemih. Gejala dari kondisi ini meliputi rasa ingin selalu ingin buang air kecil, nyeri atau perih saat buang air kecil, warna urin yang keruh, dan bau urin yang menyengat. Sedangkan Infeksi saluran kemih atas merupakan infeksi yang terjadi pada ureter dan ginjal. Gejala dari kondisi ini meliputi nyeri pada bagian selangkangan, mual, dan demam.

Anyang-anyangan tidak selalu menimbulkan gejala yang spesifik. Namun kondisi berikut secara umum dapat menjadi tanda-tanda Anda bisa jadi mengalami anyang-anyangan:
  • Ingin buang air kecil terus, namun tidak selalu keluar.
  • Buang air kecil lebih sering, tapi dengan volume sedikit-sedikit.
  • Nyeri pada panggul jika terjadi pada wanita.
  • Jika terjadi pada pria, akan menimbulkan gejala nyeri pada anus.
  • Sakit buang air kecil.
  • Urine berbau menyengat, lebih pekat, kadang-kadang mengandung darah.
  • Merasa lelah dan kurang sehat.
  • Demam
Selain itu, infeksi ini dibagi berdasarkan bagian sistem kemih mana yang terinfeksi sehingga mengakibatkan gejala-gejala yang berbeda, seperti:
  • Ginjal (pielonefritis akut): nyeri pada pinggang belakang atas, demam tinggi, mual, muntah.
  • Kandung kemih (sistitis): perasaan tidak nyaman pada perut bagian bawah, panggul terasa seperti ditekan, buang air kecil berulang kali dan terasa nyeri, serta adanya darah pada urine.
  • Saluran kencing (urethritis): kemaluan terasa perih saat buang air kecil. Penyebabnya sama, yaitu akibat menyebarnya bakteri sistem gastrointestinal dari anus ke saluran kemih.
Duuhh, gejalanya saja sudah sangat tidak nyaman, apalagi membayangkan risikonya jika tidak ditangani lebih lanjut, ya...

Cara mengatasi anyang-anyangan

Berikut ini ada beberapa cara mengatasinya, baik yang saya dapatkan dari mypriveworld.com, dari teman-teman dan dokter, sampai pengalaman pribadi saya.



Menjaga kebersihan daerah intim dengan cara membilas dengan benar saat selesai buang air kecil, buang air besar, melakukan hubungan intim, serta saat mandi. Ingatlah untuk membasuh dari depan ke belakang, bukan sebaliknya. Hal ini agar kuman dan bakteri tidak masuk ke dalam kemaluan (wanita) hingga ke kandung kemih.

Jangan menahan buang air kecil. Kebiasaan menahan pipis sangat tidak baik bagi kesehatan, salah satunya adalah bisa memicu berkembang biaknya bakteri E.coli di dalam saluran kemih.

Gunakan celana dalam yang nyaman, jangan terlalu ketat atau pun longgar.  Menggunakan celana dalam yang pas, selain nyaman juga akan mencegah timbulnya jamur serta keputihan akibat celana dalam yang terlalu ketat.

Menjaga pola hidup sehat. Saat tubuh kita fit dan daya tahan tubuh bagus karena pola hidup yang sehat, kemungkinan berbagai penyakit akan enggan mendekat. Saya sendiri biasanya melakukan olahraga teratur dua kali seminggu, berusaha makan sayur dan buah setiap hari, banyak minum air putih, dan minum jus hampir setiap hari. Maunya sih saya minum jus cranberry yang di dalamnya mengandung Proantocyanidin yang berfungsi untuk mencegah dan menangkap bakteri yang menempel pada saluran kemih, namun kenyataannya, cukup sulit mendapatkan buah cranberry di Indonesia, jadi saya memilih meminum ekstraknya saja.

Konsumsi ekstrak buah cranberry atau karena tidak mudah mendapatkan buah cranberry di Indonesia, minum saja Prive Uri-cran yang terbuat dari ekstrak buah cranberry dan kandungan Proantocyanidin bisa mencegah bakteri E.Coli yang menempel pada saluran kemih.

Prive uri-cran

Prive Uri-cran adalah ekstrak buah cranberry. Ada yang kapsul ada juga yang powder.  Prive Uri-cran kapsul, dalam satu box-nya terdiri dari 3 blister yang masing-masing berisi 10 kapsul. Satu kapsul mengandung Vaccinium macrocarpon (ekstrak Cranberry) 250 mg dan 18 mg PAC (Proanthocyanidin). Suplemen ini dapat dikonsumsi 1-2 kapsul per hari.

Sedangkan yang powder yaitu Prive Uri-cran Plus  terdiri dari 15 sachet, masing-masing 8 gram. Tiap sachet mengandung Vaccinium macrocarpon (ekstrak Cranberry) 375 mg, Vitamin C 60 mg, Bifidobacterium bifidum 0,1 mg, Lactobacillus acidophilus 0,1 mg, Frukto Oligo  Sakarida 0,1 mg, dan Kalsium Laktat Glukonat 1 mg. Suplemen ini dapat dikonsumsi 1-2 sachet per hari.

Oh ya, Prive Uri-cran ini aman untuk dikonsumsi oleh wanita hamil juga, lho ...





Kini saya selalu menyiapkan Prive Uri-cran kapsul, ringkas untuk diminum di rumah mau pun dibawa bepergian.
Prive Uri-cran plus, powder.

Nah, sudah lengkap banget kan informasi tentang anyang-anyangan dan cara mengatasinya?.  Jika ingin tahu lebih lanjut silahkan hubungi kontak di bawah ini, ya ...


0800-1-800088 (bebas pulsa)
Senin-Jumat : 08.00-17.00

@CombiCareCenter
51F0B55B / COMBICC
081806800088






Sabtu, 09 Juli 2016

Blogger ngapain aja, sih, selain nulis artikel buat blognya?


reaksi saya saat ditanya seperti itu .. ;p cuma bisa bengong sambil senyum ...

"Ihhhh, enak banget, cuma nulis DOANG bisa dapet barang dan uang cash. kalo gitu gue juga mau.."

Sound familiar?. Pernah ada yang ngomong gitu ke kamu? atau minimal tatapan matanya membuat kamu berpikir bahwa dia berpendapat seperti itu pada kita #halah #lagipengennulislebay.

Beberapa kali saya pun pernah mendengar pendapat yang mirip-mirip dengan kalimat di atas. Untuk menjawabnya, sekalian aja saya tulis sebagai artikel, yah ;p

Blogger ngapain aja, sih, selain nulis artikel buat blognya?. Kalau saya, ini dia yang saya lakukan selain nulis artikel:

Senin, 04 Juli 2016

Mari bahu membahu cegah vaksin palsu - #BPOMsahabatibu


gbr - bing.com
Semua orang, terutama para orangtua, dan mama khususnya sangat panik mendengar berita soal beredarnya vaksin palsu beberapa minggu belakangan ini. Tak terkecuali saya. Banyaknya berita yang beredar, belum lagi hoax yang mengikutinya, rasanya tidak bijak bila saya langsung menyalahkan salah satu pihak tanpa mencari tahu lebih lanjut.

Saya punya tiga anak dan belasan keponakan, rasanya sudah tugas saya untuk mencari tahu secara rinci alih-alih kecewa, marah, dan menyalahkan pihak-pihak tertentu. Jujur saja, saya sedih dan kecewa, namun saya ingin mengajak ibu lainnya untuk sama-sama membantu pihak terkait menyelesaikan masalah ini.

Kamis, 30 Juni 2016

Merencanakan Liburan dengan Anak


Belum lama ini, The Urban Mama dan Sunlife Financial mengadakan acara #TUMNgopicantik dengan tema “Memahami Arti Penting Liburan Keluarga dan Efeknya bagi Anak”. Ternyata tema ini sangat ditunggu-tunggu oleh para urban mama, lihat saja, tak perlu menunggu lama, seat pun habis dipesan.

Senin, 27 Juni 2016

Mengencangkan Kulit Wajah Dengan Venus Freeze | Review


Beberapa hari yang lalu saya mencoba perawatan wajah menggunakan alat terbaru yang canggih bernama Venus Freeze milik Klinik Sonya Natural Holistic Center (SNHC). Mau tahu hasilnya? seperti kata mba Nafa Urbach di acara launching alat baru tersebut di SNHC, bahwa sekali coba langsung kelihatan hasilnya. Saya pun merasakan hal yang sama.

Senin, 20 Juni 2016

Work and Life Balance as a Full Time Blogger | TIPS


Bulan Maret 2016 lalu saya diwawancarai oleh majalah femina bersama blogger lainnya yaitu Andra Alodita dan Ainun Chomsun. Silahkan baca di sini untuk wawancara lengkapnya.

Bangga sekali rasanya, apalagi di situ saya disebut-sebut sebagai seorang professional blogger, padahal menurut saya, ya saya hanya seorang blogger yang mendedikasikan banyak waktu dan tenaga untuk kegiatan ini. Karena jika dipikir-pikir, saya memang sudah menghabiskan lebih dari sepuluh tahun ngeblog (tapi banyakan pasifnya ;p) dan baru dua tahun terakhir ini kembali serius menekuni dunia blogging dan mulai menghasilkan dari kegiatan ini.

Saya bisa menghabiskan waktu 5-8 jam per hari mengurusi blog, dari mulai menulis artikel, mengambil foto untuk ilustrasi blog, membalas komentar-komentar yang ada di blog, melakukan blog walking, berinteraksi di sosial media yang berhubungan dengan kegiatan ngeblog, belum lagi kalau harus menghadiri event yang berhubungan dengan kegiatan ini serta bertemu klien yang ingin bekerja sama dengan saya sebagai blogger, terkadang hal itu bisa memakan waktu seharian.

[BlogWalking] Ophi Ziadah, dari soal parenting sampai soal hukum ...


Blogger yang satu ini punya pribadi yang seunik namanya, Khopiatuziadah aka Ophi Ziadah adalah seorang ibu dengan tiga anak yang banyak menulis soal parenting, gaya hidup, kuliner, travelling, sampai soal hukum. Menarik bukan?

Dalam blognya www.ophiziadah.com ia lebih banyak bercerita tentang dirinya sebagai personal, perempuan, dan ibu dari tiga anak. Blog tersebut berisi cerita tentang family life, parenting, traveling & culinary, lifestyle, pola hidup sehat, blogging, inspirasi, dan tentu saja review.

Sabtu, 18 Juni 2016

3 Days Weight Maintenance with Cold Press Juice | Review



Tepat sebelum puasa di Ramadhan 2016 ini saya melakukan detoks dengan produk Cold Press Indonesia. Niatnya sih hanya untuk cleansing sebelum puasa, namun saya sengaja memilih paket "Skin glow & weight maintenance" karena memang sekalian ingin mengurangi berat badan, lumayan, kannn kalo sekalian bisa turun berat badannya? ;p

Sebelum memulai detoks, saya menghubungi beberapa penyedia cold pressed juice sekaligus untuk mencari tahu mana yang terbaik menurut saya. Selain itu saya juga kembali membaca-baca literatur mengenai detox serta kegunaannya bagi tubuh.

Manfaat detoks bagi tubuh
Ada banyak manfaat dari detoksifikasi, antara lain: 
  • Membuang toksin tubuh
  • Meningkatkan energi
  • Membantu penurunan berat badan
  • Menyehatkan kulit
  • Menyehatkan rambut
  • Membuat tidur lebih nyenyak
  • Memperbaiki konsentrasi
  • Mengubah gaya hidup

Selasa, 14 Juni 2016

[BlogWalking] Berbagi cerita bersama Diah Kusumastuti


Seperti biasa, saat blogwalking saya pasti akan mencari dan membaca blog yang tulisannya berkisar soal dunia mama-mama seperti saya, mulai soal parenting, fashion, kesehatan, blogging, hobi, sampai soal motivasi hidup.

Belum lama ini saya mampir di blog www.dekamuslim.com milik mba Diah Kusumastuti dan membaca postingan terbarunya tentang 'Semangat Ramadhan yang Hadir Terlambat'. Kebetulan sekali saya pun sedang merasakan hal yang sama sehingga postingan tersebut cukup menarik perhatian saya.



Sabtu, 11 Juni 2016

Ngobrol bareng Hannie Hananto | INSPIRING WOMAN


Punya kesempatan ngobrol bareng perancang busana muslim sekelas Hannie Hananto adalah suatu pengalaman yang menyenangkan dan penuh inspirasi bagi saya. Belum lama ini, bertepatan dengan hari pertama pelaksanaan MUFFEST 2016, saya dan beberapa teman dari BloggerCrony berbincang-bincang dengan mba Hannie.

Hannie Hananto adalah perancang busana muslim terkenal, pemilik brand ANEMONE, serta pendiri komunitas Hijabers Mom Community. Kerennya lagi latar belakang mba Hannie adalah arsitek, sesuatu yang di luar dugaan saya, karena biasanya perancang ya lulusan sekolah mode ;p

Sambil menikmati makan siang, kami ngobrol ngalor ngidul, dari soal fashion, pencarian ide, sampai soal penjiplakan karya-karya perancang yang sering terjadi di Indonesia. 

Selasa, 07 Juni 2016

How to stay in love after 15 years of marriage ...

photo captured by abang Kenan
Beberapa kenalan pernah bertanya pada saya, "apa, sih, rahasianya bisa kelihatan akur dan awet sama suami?." Saya pun langsung menggarisbawahi kata kelihatan. Berarti mereka tahu, dong, bahwa sebenarnya, sama seperti kebanyakan orang, saya pun punya masalah dalam pernikahan, hanya saja saya tidak 'memamerkannya' di hadapan banyak orang :)

Lagipula, menurut saya, tidak ada resep rahasia dalam mempertahankan suatu hubungan. Semua orang juga tahu bahwa resepnya adalah saling menghargai, menghormati, saling memaafkan, menerima pasangan apa adanya, dst, dst, dst, seperti yang sering kita baca di artikel-artikel tentang relationship. Tapi, apakah kita dan pasangan mempraktekannya? menjalankan kata-kata dan nasihat bijak yang diberikan oleh orangtua, penasehat pernikahan, dst?