Japan Trip - Gunung Fuji


Waktu kecil saya sering mendengar mama mendendangkan lagu berjudul 'Gunung Fujiyama' yang dibawakan oleh Titiek Sandhora. Maka, saat berada dalam bus selama perjalanan dari Narita menuju gunung Fujiyama, lagu tersebut terngiang terus di telinga. Suara mama yang merdu seolah menemani saya selama perjalanan ...

"Menjulang sangat tinggi, itu gunung Fujiyama. 

Sungguh indah pemandangan, berkesan di hati.

Puncak penuh salju, sangat putihnya.

Aduhhhh..berkilauan menyilaukan menambah indahnya panorama"

Belum lagi pemandangan indah selama perjalanan, membuat saya makin menghayati lagu tersebut diam-diam.

di Level 5, Gunung Fuji




Puncak gunung yang selalu ditutupi salju.


Jadi, hari pertama tiba di Jepang, saya dan rombongan dari travel yang saya ikuti, langsung menuju ke gunung Fuji. Perjalanan ke Jepang saya kali ini disponsori oleh Casio Calculator Indonesia karena artikel blog saya tentang "Tips Membangkitkan Mood dan Produktivitas" terpilih menjadi pemenang utama kompetisiyang diadakan oleh Casio Calculator dan Blogger Perempuan.

Tempat belanja di level 5.

Kuil di level 5.

Kembali ke gunung Fuji. Gunung ini terletak diantara dua prefektur yaitu Shizuoka dan Yamanashi. Gunung indah ini terletak di pulau Honshu, pulau utama Jepang. Fuji sendiri artinya salju abadi karena sepanjang tahun, puncaknya terus ditutupi salju.

Dengan ketinggian 3776 meter, gunung Fuji merupakan salah satu gunung tertinggi di Jepang dan merupakan gunung yang dianggap suci. Ada 3 gunung yang dianggap suci di Jepang yaitu gunung Fuji, gunung Tate serta gunung Haku.

Pada tahun 2013 gunung ini dinobatkan oleh UNESCO sebagai salah satu warisan budaya dunia. Gunung ini dikelilingi oleh lima danau yaitu danau Yamanaka, Kawaguchi, Sai, Motosu, dan Shoji.

Suguhan selama perjalanan, kami seolah melaju di atas awan ...


Sebelum sampai ke gunung Fuji, kami melewati desa-desa di Yamanashi yang sangat rapi dan bersih. Saya suka sekali dengan bentuk-bentuk rumah yang sederhana tapi simetris, tanaman dan bunga-bungaan yang hampir selalu ada di tiap rumah, serta udaranya yang sangat bersih dan segar.

Kami juga sempat mampir untuk makan siang di sebuah restoran di Yamanashi.  Restorannya sederhana, tapi besar dan bersih. Makanan yang dihidangkan pun khas Jepang dan rasanya segar, masih masuk lah dengan selera saya, meski ada satu acara yang saya tidak tahu terbuat dari apa dan rasanya sulit saya terima, hehehe.

Berhenti untuk makan siang ...

Makanannya seger-segerrr...
Selepas mengunjungi gunung Fuji, kami pun mengarah ke Oshino Hakkai. Tunggu tulisan tentang Oshino Hakkai di artikel selanjutnya, yaa..

*****

Posted By

7 comments

  1. waaw Fujiyama....katanya makin syahdu klo pas winter dan full tercover salju mba...

    BalasHapus
  2. Waah gunung Fuji, semoga secepatnya aku bisa mengikuti jejaknya mba

    BalasHapus
  3. Ke jepang kemarin, aku sempet melihat gunung Fuji dari atas rollercoaster difuji Q. Tapiiii, secara aku lg di rollercoaster, ga sempet ya bok liatin cakepnya kayak apa hahahaha. . Lah sambil jejeritan :D. Tapi otw ke Fuji Q itu, kereta apinya sempet berhenti di suatu stasiun, dan gunung fuji kliatan jelaaaas banget. Kita sekeluarga sampe bengong, krn ga nyangka depan mata aja :p.

    BalasHapus
  4. Huwaaaaa keren Mbaaa traveling GOAL banget iniiiii
    btw duh kangen mama sama opung deh kalo denger Titik Sandhora

    BalasHapus
  5. Kyaaaa... belum kesampaikan ke sini ke Fujiyama.... *brb masukin ke bucket list*

    BalasHapus
  6. Aku lalu langsung nyanyikan bagian akhirnya:
    "Aduuh... berkilauan menyilaukan, menambah indahnya panorama"

    Jepang, selalu sukses buatku terpukau.

    Putriku kini sedang berada di Hiroshima sampai Februari 2019 mengikuti program pertukaran pelajar, AFS.
    Dia pun sama dengan aku, terbelit pesona Jepang.

    Beberapa tahun lalu aku juga pernah ke Osaka dan Wakayama.
    Semuanya aku tuliskan di blog. Mampir yuuk ^^

    Hahaha...tetap ya, promo lapak sendiri juga, akhirnya.



    BalasHapus
  7. Ah, jadi rindu jepang yang bersih dan rapi hihihi :D

    Cheers,
    Dee - heydeerahma.com

    BalasHapus