Kamis, 31 Desember 2015

5 Janji 2016


Be a #BetterMom

Ya, tahun depan saya ingin berusaha lebih keras lagi untuk menjadi ibu yang lebih baik untuk tiga anak saya. Saya yakin semua ibu akan selalu berusaha menjadi yang terbaik untuk keluarganya, oleh karena itu saya memasukan cita-cita ini menjadi resolusi 2016 agar saya makin terpacu dan selalu berusaha mencapainya. Ganbatte!

me & kiddos!

Mengurangi pegang hape di rumah

Meski pun pekerjaan saya banyak berhubungan dengan social media yang artinya harus sering pegang hape, namun saya ingin berusaha mengurangi waktu memegang hape saat berada di rumah terutama saat sedang bersama keluarga. Mengurangi waktu berinteraksi di hape tidak berarti kualitas pekerjaan saya turut berkurang karena yang akan saya lakukan adalah menjadwal ulang waktu berinteraksi dengan hape sehingga lebih efektif dan efisien. 

Misalnya daripada pegang hape sambil menemani anak belajar, menemani anak makan, curi-curi waktu saat bermain dengan anak, dst, lebih baik saya tidak pegang hape sama sekali saat bersama mereka namun saya menjadwalkan waktu 2 jam di pagi hari dan 2 jam di sore hari untuk pegang hape dan bersosial media, termasuk menulis blog juga.

mending mojok di sini 2-4 jam sehari utk nulis dan sosmed, biar konsen :)

Menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga lainnya

Saya amat merasakan semakin sibuk dan semakin 'jauh' dari saudara karena jarangnya bertemu secara fisik meski pun komunikasi lewat handphone dan media sosial tergolong cukup sering. Kebetulan beberapa saudara tinggal di luar pulau Jawa jadi wajar saja jika jarang bertemu. Tahun depan saya ingin lebih mengusahakan lagi untuk bertemu setiap ada saudara jauh datang (atau sebaliknya).

baca juga : Hidup Bahagia Dengan Apa Yang Kita Miliki

bersama ipar dan beberapa keponakan

Mengajak anak-anak berbuat baik sesering mungkin

Kemarin ada kejadian kurang enak, suami sedikit bertengkar dengan pengemudi mobil lain karena ingin lewat tapi tak ada satu mobil pun yang memberi jalan sementara kami sudah menunggu cukup lama dan akhirnya kami 'memaksa' untuk lewat karena si kecil sudah muntah. 

Kejadian tersebut membuat saya sedih, saya perhatikan suami saya sering memberi jalan pada orang lain terutama pengemudi mobil dan motor yang membawa anak, kenapa hanya sedikit orang yang melakukan hal yang sama?. saya melihat anak-anak juga sedikit kaget dengan 'keributan' tersebut.

Dalam perjalanan pulang, saya justru mengingatkan anak-anak bahwa tidak enak kan kalau diperlakukan seperti itu oleh orang lain, maka jangan sampai kami pun melakukan hal yang sama pada orang lain, memberi dan membantu orang lain adalah keharusan dan tidak bisa ditawar-tawar lagi. Semoga tahun depan, saya, suami, dan anak-anak bisa lebih sering berbagi dengan orang lain...., amiiinnn...


Lebih teratur berolahraga

Tahun 2015 saya sudah mulai berusaha untuk lebih sehat, baik lewat olahraga dan makanan, namun tetap saja masih kurang teratur. Saya ingin lebih teratur berolahraga agar anak-anak juga bisa melihat dan mencontoh saya. Teratur ya, bukan sering :) misalnya satu minggu sekali saya olahraga zumba, bisa di kelas mau pun lewat dvd zumba, satu minggu sekali ikut kelas yoga, dst. Semoga bisa lebih konsisten.



***

Senin, 28 Desember 2015

[Book Review] Cerdas Mengelola Keuangan Pribadi


Sebulan terakhir ini saya bertekad kuat ingin memperbaiki keuangan pribadi serta rumah tangga saya. Apa pasal? karena anak pertama saya sudah masuk SMP, anak kedua dan ketiga saya pun punya pengeluaran tambahan baru. Sementara kondisinya, saya sudah sejak enam bulan terakhir memutuskan menjadi  Work At Home Mom (WAHM) yang tentu saja penghasilannya (belum) sebanyak saat masih kantoran. Jujur saja saya kelimpungan dengan segala pengeluaran yang tiba-tiba membengkak dan penghasilan yang justru berkurang. (Cat: berkurang secara materi ya, namun di sisi lain begitu banyak hal bertambah, seperti kualitas hubungan dengan anak-anak, suami, dll ;p).

Saya pun menyiapkan beragam senjata demi situasi finansial yang lebih baik di tahun depan, dari menjual sebagian barang tak terpakai (sekalian beberes dan ternyata saya punya banyak peralatan rumah tangga cukup mahal yang teronggok di gudang), semakin getol mencari tambahan salah satunya lewat blogging dan bantu-bantu sampingannya suami juga yaitu sebagai wedding photographer, serta belajar mengenai cara mengelola keuangan dari berbagai sumber, salah satunya adalah lewat buku "Cerdas Mengelola Keuangan Pribadi" karya Herlina P Dewi, seorang praktisi keuangan dan CEO penerbit favorit saya, Stiletto Book.

Berikut adalah review mengenai buku yang baru saja saya baca ini, semoga bermanfaat buat mama-mama lainnya yang sedang berusaha menata kembali keuangannya. Ganbatte!


Judul : Cerdas Mengelola Keuangan Pribadi

Penulis : Herlina P. Dewi - Praktisi keuangan dan CEO Penerbit Stiletto Book

Tebal : 215 halaman

Penerbit : Stiletto Book


KUIS KENALI DIRIMU

Buku ini diawali dengan sebuah kuis berjudul 'Kuis Kenali Dirimu' di mana kita diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan yang nantinya akan membantu mengenali tipe-tipe kita. Apakah kita tergolong wanita yang bertipe boros, perhitungan, atau supertertib?

Dari hasil mengisi kuis tersebut saya masuk dalam tipe kedua yaitu tipe perhitungan, namun saya sadar bahwa tipe saya berubah sejak berhenti bekerja kantoran sekitar enam bulan lalu. Saat masih bekerja kantoran, saya termasuk dalam tipe boros, lho ...



PENTINGNYA MERENCANAKAN KEUANGAN PRIBADI

Setelah mengenali tipe diri sendiri, kita bisa beralih ke bab pertama yang bicara soal 'Pentingnya merencanakan Keuangan Pribadi'. Dalam bab ini mba Herlina mengajarkan Teknik Menyusun Anggaran.

Apakah selama ini kita merasa bahwa penghasilan kita tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan bulanan? atau kita sering resah karena saldo tabungan berkurang dari hari ke hari?. Jika ya, artinya kita harus membuat anggaran bulanan agar kita tahu apa langkah selanjutnya yang harus ditempuh.

Dengan mengetahui anggaran bulanan, kita jadi bisa mengatur keuangan kita berapa pun penghasilan yang kita terima. Anggaran merupakan hal yang sangat penting dalam perencanaan keuangan karena anggaran merupakan rencana kita untuk mendeteksi berapa pemasukan dan pengeluaran bulanan serta menghitung selisih di antara keduanya.

Dalam bab pertama ini, kita akan belajar bagaimana cara menyusun anggaran dengan sangat rinci namun mudah, jadi tidak ada alasan malas membuat anggaran karena ribet :)



Bagi yang berencana atau sudah menikah, buku ini memiliki bahasan khusus, yaitu Mengelola Keuangan Suami-Istri. Ada satu bahasan yang paling saya sukai di bagian ini, yaitu 'Perlukah si Istri Bekerja?'. Bagaimana sebaiknya jika suami meminta istri untuk tidak bekerja atau justru si istri sendiri yang memilih untuk tidak bekerja?. Faktor apa saja yang perlu dipertimbangkan jika ingin atau tidak ingin bekerja. Ada pula tip menghemat pengeluaran dan seterusnya.


MENGELOLA PEMASUKAN

Pada bab kedua, kita diajak untuk belajar bagaimana cara 'Mengelola Pemasukan'. Bagaimana agar kita merasa aman sepanjang bulan misalnya dengan membuat bujet bulanan, melunasi tagihan dan cicilan, mencatat setiap dana yang kita pakai, dan seterusnya. Mengatur dompet juga merupakan hal yang penting misalnya dengan mensortir kartu kredit, menyusun uang kertas dan memisahkan uang koin.

Di bagian ini banyak tips yang kelihatannya sederhana namun berguna, misalnya tip untuk membawa foto bayi di dalam dompet. Memasukan foto bayi ke dalam dompet berpeluang membuat dompet kita kembali ketika hilang. Kenapa? dari sebuah study yang dilakukan oleh Universitas Hertfordshire terungkap bahwa dari 240 dompet yang hilang dan ditemukan oleh seseorang, 88 % dompet yang terdapat foto bayi dikembalikan kepada pemiliknya. Wahhh, fakta yang unik yaaa ...

Mencari penghasilan tambahan juga menjadi pokok bahasan dalam bab kedua ini. Di sini disebutkan bahwa memiliki usaha sampingan pasti akan menjadi jalan keluar yang sangat ideal. Selain menambah penghasilan, memiliki usaha sampingan juga banyak manfaatnya, seperti:

  • Bisa menambah jejaring dan pengalaman
  • Menyalurkan passion
  • atau justru membuang penat setelah seharian bekerja di kantor

Selanjutnya akan dipaparkan mengenai kemungkinan pekerjaan-pekerjaan sampingan yang bisa kita lakukan sesuai dengan kompetensi kita. Saat sudah menemukan yang cocok, kita dipandu untuk memikirkan beberapa hal penting seperti kapan harus memulai, strategi sukses menjalankan usaha sampingan tersebut hingga bagaimana mengatur waktunya. Asik, kan??

nah ...
Buat yang sedang terbelit utang, atau ingin terhindar dari utang, ada bagian khusus yang membahas soal ini. Dari beberapa langkah yang disarankan oleh penulis salah satunya adalah turunkan standar hidup dan saya sangat setuju dengan langkah ini, karena saya sudah membuktikannya. Saat berhenti bekerja kantoran dan hidup dengan satu penghasilan saja (gaji suami) saya langsung menurunkan standar hidup, sebagai contoh, saya tak lagi sering ngopi di coffee shop meski pun saya pecinta kopi. Saya hanya pergi ke coffee shop sesekali, untuk meeting dengan klien dan bertemu teman, itu pun tidak terlalu sering. Untuk tetap menikmati kopi, saya pun membeli mokapot yang memungkinkan saya untuk sering ngopi di rumah saja sambil ngobrol dengan suami. Lebih hemat dan bonusnya, lebih sering bertukar pikiran dengan suami :)


MENGELOLA PENGELUARAN

Dalam bab mengenai pengelolaan pengeluaran ini, kita diajak untuk mengubah kebiasaan belanja (duhh perlu banget inih! ;p). Eitsss, tapi jangan salah, kita bukannya diminta untuk berhenti belanja, kok, lagi pula namanya perempuan, kebutuhan yang satu ini memang agak-agak sulit untuk dicoret dari daftar kaann??. Kita hanya perlu punya strategi khusus dalam berbelanja agar keuangan tetap aman sampai akhir bulan.

Berikut ini bocoran tip agar kita tetap cerdas dalam membelanjakan uang:
1. Mendahulukan kebutuhan dibanding keinginan
2. Buat daftar belanja
3. Bawa uang tunai secukupnya
4. Manfaatkan program promo dan diskon
5. Makanlah terlebih dahulu sebelum berbelanja
6. Batasi waktu belanja
7. Pikirkan berkali-kali

Masih ada juga bahasan mengenai panduan membeli barang, pengeluaran 'nakal' perempuan, pengeluaran kartu kredit, hingga pengeluaran yang bisa dipangkas.

sesekali masih boleh lah ke coffee shop ;p

SAATNYA BERPIKIR TENTANG MASA DEPAN

"Sepertinya semua orang mengakui kalau kita, baik yang masih lajang atau pun yang sudah menikah, sangat dianjurkan untuk menyisihkan sebagian pendapatan kita di rekening tabungan. Paling tidak kita punya dana darurat yang sewaktu-waktu bisa kita gunakan kalau kepepet. Masa mau merepotkan orangtua terus? atau dikit-dikit nodong suami? Malu, kan :) "

Itu bunyi paragraf pertama dari bab ini. Benar, malu, kan? jadi saatnya perempuan untuk lebih serius memikirkan soal menabung, dana darurat hingga asuransi.

Buku ini juga mengajak kita mengenali tentang macam-macam produk investasi yang ada di pasaran, yaitu tabungan di bank, deposito di bank, saham, properti, emas, mata uang asing, obligasi serta barang-barang koleksi.


AMAN SEPANJANG TAHUN

Lalu buku ini akan ditutup oleh bab 'Aman Sepanjang Tahun' di mana isinya antara lain mengenai apa saja masalah keuangan itu dan bagaimana solusinya. Ada juga resolusi keuangan bulanan yang tentu saja akan membantu kita menata serta mengelola keuangan dengan lebih baik dan lebih baik lagi.

Bagaimana? makin penasaran untuk membaca bukunya secara langsung, kan?


***


Kamis, 24 Desember 2015

5 Ide Hadiah Natal dan Tahun Baru di Bawah 100 Ribu


Holaaa...

buat kamu-kamu yang belum sempat membeli hadiah Natal dan Tahun Baru untuk anak-anak dan keponakan, ada 5 ide hadiah Natal dan Tahun Baru yang harganya di bawah 100ribu, nih, dari ELC pula!. 

Nggak percaya?, coba deh cek list di bawah ini..


Magnifying Glass Rp. 79.000

Anak atau keponakan suka mengeksplorasi alam sekitar?, berikan hadiah keren ini buat mereka. Dengan warna yang cerah dan ukuran yang sesuai untuk anak-anak, magnifying glass ini cocok untuk "play pretend" misalnya anak bungsu saya yang suka bermain detektif-detektifan, atau si kaka yang senang mengamati serangga yang ia temukan di rumah mau pun di luar rumah. Ini akan menjadi hadiah yang menarik dan ... murah ;p




Mouth Organ Rp. 99.000

Alat musik tiup dengan bentuk yang lucu dan warna yang cerah ini sangat cocok untuk anak-anak di atas umur 3 tahun. Cara memainkannya pun mudah dan menghasilkan suara yang indah.



Twistable Gel Crayons dari ELC Rp. 99.000 sekarang menjadi Rp. 49.500

Hampir semua anak suka menggambar dan mewarnai dan twistable gel crayons ini adalah salah satu pilihan aman untuk kado Natal dan Tahun Baru.




Soft Stuff Doh Tubs (isi 4 x 150gr) Rp. 99.000

Soft stuff doh tubs ini cocok untuk anak-anak yang berumur di atas 18 bulan. Dengan 4 buah doh berwarna-warni di dalam 4 kontainer ukuran 150 gr ini, anak-anak akan membentuk, menekan, meremas, dan melakukan aktivitas lainnya yang sangat baik untuk perkembangan motorik mereka. Mainan ini pastinya sangat cocok untuk last minute gift Anda :)




Magic Flute Rp. 99.000 tapi sekarang sedang diskon menjadi Rp. 79.200

Magic flute ini cocok untuk anak di atas umur 3 tahun. Dengan warnanya yang menarik, suara merdu yang dihasilkan serta mudah untuk dimainkan, ini merupakan hadiah Natal dan Tahun baru yang cocok untuk anak-anak dan keponakan kita.




***

Selasa, 22 Desember 2015

3 Resep Praktis dari Mother's Day Cooking Class

photos courtesy of Ninit Yunita
Minggu lalu saya mendapat undangan dari Philips untuk menghadiri acara Mother's Day Cooking Class. Wow!, langsung semangat dong, bukan karena saya suka masak tapi justru karena saya nggak bisa masak makanya saya merasa wajib untuk hadir di acara ini dan berharap saat pulang saya jadi punya banyak tips memasak yang berguna buat keluarga di rumah. 

Ternyata yang saya dapatkan sangat sesuai dengan ekspektasi saya, ibu Maria Simanjuntak, pak Bondan Winarno dan Chef Yuda Bustara memberi begitu banyak masukan soal masak memasak, resep, dan tips lainnya yang berhubungan dengan dapur. 

Dan yang paling saya sukai, saya mendapat tiga resep yang sangat sederhana namun enak yang bisa saya praktekan untuk bekal makanan anak-anak ke sekolah. 

suasana seru di Philips Mother's Day Cooking Class
Mila Chrisiant sedang serius membuat rice pudding 

Ini dia resep-resepnya:


FAST CHICKEN TERIYAKI RICE BOWL
  • 1 mangkok nasi
  • 1 daging ayam paha utuh, lepas tulangnya
  • 1 sdt tepung maizena
  • 1 sdm light soy sauce
  • Garam dan merica
  • 1 sdm mentega tawar
  • 1/2 bawang bombay, iris tipis-tipis
  • 2 helai daun bawang, iris tipis untuk garnish
  • Teriyaki sauce

Langkah pertama, iris-iris ayam, lau beri light soy sauce, merica dan tepung maizena, balurkan dan aduk hingga merata.

Langkah kedua, panaskan mentega, tumis bawang bombay hingga layu, lalu tambahkan ayam, masak hingga ayam matang sempurna dan sedikit crispy, kemudian tuangkan saus teriyaki secukupnya. Masak hingga semuanya tercampur dan matang.

Langkah ketiga, sajikan di atas nasi di bowl.


NASI KUNING IN RICE COOKER
  • 2 gelas takar beras putih, cuci bersih
  • Santan kental/cair, sebanyak takaran rice cooker
  • Air secukupnya
  • 1/2 sdt kunyit bubuk
  • 1 sdt garam
  • 3 lembar daun salam
  • 1 batang serai, memarkan lalu simpulkan
  • bawang goreng untuk taburan
Masukan semua bahan ke dalam rice cooker dan masak hingga matang.


RICE PUDING DENGAN BUAH TROPIS
  • 1 gelas takar beras, 
  • 3 gelas susu, boleh full cream atau low fat
  • 1/2 gelas krim/susu (opsional)
  • 2 sdm gula
  • 1 sdt ekstrak vanilla
  • 2 buah mangga
  • 1 buah lemon
  • 1 sdm gula (opsional)
  • sejumput bubuk kayu manis
Langkah pertama, campurkan beras dengan 3 gelas susu, ekstrak vanilla dan sejumput kayu manis ke dalam rice cooker, masak hingga matang.

Langkah kedua, setelah nasi matang, tuangkan gula dan 1/2 krim/susu lagi, lalu aduk hingga rata.

Boleh disajikan hangat atau dingin.

Langkah ketiga, masukan potongan buah mangga ke dalam chopper, beri sedikit perasan jeruk nipis dan gula jika kurang manis, lalu chop semuanya hingga menyatu, jangan terlalu lama agar potongan buah tetap kelihatan.

Langkah keempat, hidangkan rice pudding dengan buah dan beri sejumput kayu manis juga boleh ditambahkan yogurt jika suka.


Semua resep di atas sudah saya serta mama lainnya praktikan saat acara dan ternyata sangat mudah dan cepat, rasanya pun enak.

ini dia hasil matangnya, yummm....
terima kasih Philips dan Urban Mama yang sudah datang ...

Eh.., eh lupa, satu lagi, selain pulang dari acara ini saya membawa keterampilan baru dalam memasak, saya juga membawa pulang satu buah seterika Philips (masing2 peserta mendapat satu) dan satu buah hand blender sebagai hadiah memenangi kompetisi foto di acara tersebut, senangnya dobel deh!

etapi, AirStyler-nya bukan dapet dari acara ini yaaaa..., hihihi...

***

DIY - Wadah dari sisa gulungan solasi ...



Saya punya banyak gulungan bekas solasi di rumah, saat hendak dibuang, rasanya sayang juga karena sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk beberapa keperluan, wadah tempat mainan dan barang-barang lain yang ukurannya kecil.

Cara membuat wadah mainan ini pun sangat mudah. Di sini saya akan membuat DIY wadah sederhana dari sisa gulungan solasi.



Bahan-bahan yang diperlukan:

1. Kertas karton dari dus bekas susu
2. Sisa gulungan solasi
3. Solasi atau bisa juga lakban
4. Gunting
5. Kain planel warna-warni
6. Lem tembak atau lem uhu dan lem kertas
7. Jarum jahit dan benang


Cara Membuat:

1. Susun tiga buah sisa tempat solasi, satukan dengan solasi agar tidak mudah terlepas, bisa juga dilem menggunakan lem fox.




2. Buat dua lingkaran dari dus bekas susu, ukurannya sesuai dengan ukuran lingkaran sisa tempat solasi.





3. Gunting kain flanel dan lingkarkan ke tiga susun sisa tempat solasi. Lem atau jahit agar bisa menutup dengan baik.





4. Tutup bagian luar tabung, lem dengan lem uhu atau lem tembak atau bisa juga dijahit tangan agar lebih kuat.



6. Tempel kain flanel panjang untuk menutupi bekas jahitan. Kain flanel panjang ini juga harus ditempelkan ke kertas karton yang tadi kita lingkari dan gunting.Tutup bagian atas dengan salah satu lingkaran yang tadi kita buat pakai kotak susu.




7. Tabung siap digunakan dan diisi dengan mainan..



Selasa, 15 Desember 2015

5 Stylish Ways to Wear My Tshirt ...


Saya tuh sukaaa sekali pake tshirt alias kaos, dari mulai di rumah, pergi ke pasar, ke supermarket, ke dokter, ke mall, antar anak-anak ke sekolah, bahkan ke acara yang lebih formal seperti seminar dan meeting. Tentu saja saya menyesuaikan dengan keadaan, misalnya saat antar anak yang sekolah di SD Islam, selain kaos dan celana panjang, pasti saya akan menambahkan pashmina dan cardigan.

Untuk keperluan meeting dan seminar yang tidak terlalu formal, saya pasti akan memilih design kaos yang tidak terlalu ramai dan memadupadankannya dengan blazer, sepatu semi formal, misalnya boots dari bahan kulit, dan tas yang elegan. Sesekali saya juga menambahkan aksesoris yang menunjang agar penampilan tidak kelihatan asal meski pun 'cuma' pakai kaos, misalnya jam tangan yang serius, pakai kalung mutiara Lombok, atau anting-anting panjang. Intinya sih biar kelihatan bahwa kita serius dan penuh persiapan untuk datang ke acara tersebut, bukannya yang bangun tidur cebar cebur alias mandi bebek, pakai jeans dan kaos, dan langsung menuju ke seminar.., NO!

Saking sukanya pakai kaos, saya punya beberapa kaos yang warnanya sama, tipenya sama, bahannya sama, sampai-sampai disangka saya pakai kaos yang itu-itu saja, ahahaha, gak banget deh!. Nah, untuk menyikapi hal tersebut dan supaya tidak disangka nggak ganti-ganti kaos, saya suka memakai custom tshirt atau kaos custom di mana saya bisa punya kaos yang tidak pasaran karena saya design tshirt tersebut sendiri..



Ini adalah foto custom tshirt yang saya pesan baru-baru ini di Utees.me. Senang sekali saat kaos customnya datang dan tulisan serta font-nya sesuai dengan yang saya disain sendiri dan...bahannya nyaman sekali, adem dan 'jatuh'!. Karena design kaos yang bagus serta bahannya yang enak dipakai, jadilah ini kaos favorit baru saya yang bisa saya mix n match sesuai kebutuhan.


5 STYLISH WAYS TO WEAR MY FAVORITE TSHIRT

Ini dia 5 gaya stylish saya dengan tshirt dari Utees.me ini ...

GAYA 1 - Padu padan dengan celana jeans dan kemeja flanel

Memadupadankan kaos dengan jeans adalah hal yang paling sering dilakukan oleh kebanyakan orang. Menambahkan kemeja flanel, atau jaket kulit pasti akan membuat penampilan kita semakin stylish. Jangan lupa pakai alas kaki yang keren dan nyaman seperti boots, sepatu kets, sandal gunung, atau yang lainnya.

gaya 1 - kaos + kemeja flanel + jeans sobek-sobek ;p
me with kid #2
tshirt dan jeans saja sudah oke kok buat jalan-jalan sama anak-anak kesayangan ini *love*

GAYA 2 - Padu padan dengan sweatpants

Sweatpants alias celana yang biasa dipakai untuk berolahraga juga akan menjadi pasangan yang stylish dari custom tshirt milik kita, lho... Dengan paduan yang tepat serta pilihan aksesoris yang oke, kita nggak akan kelihatan seperti baru bangun tidur, kok.

Cari sweatpants yang berwarna senada dengan kaos kita, atau bahkan yang warnanya tabrakan sekalian, lalu pilih sepatu olahraga yang funky, jam tangan sporty, kacamata hitam, and...dont forget to put on some make up ! ;p

gaya 2 - kaos + sweatpants + sneakers 
me with kid  #3

Mothers are Angels in Training - so true!

GAYA 3 - Padu padan dengan maxi skirt

Custom tshirt + rok panjang + boots adalah salah satu gaya favorit  saya. Terlihat santai namun tetap gaya. Jangan lupa tambahkan aksesoris seperti gelang, kalung, dan pilih tas selempang yang stylish.

Tshirt with maxi skirt

padankan dengan syal berbahan kaos ...


GAYA 4 - Padu padan dengan blazer, celana gunung, dan high heels

Hah, pake kaos dan celana gunung trus dipadu sama blazer dan high heels??!. Bisaaa... Padankan tshirt dengan celana gunung yang masih bagus, artinya masih licin dan tidak belel, lalu pilih blazer yang match serta high heels atau sepatu boots yang kita punya. Jangan lupa beri aksesoris seperti kalung dan gelang, dan terakhir, pastikan untuk memakai make up agar wajah tidak pucat.

tambahkan pouch sebagai pelengkap



GAYA 5 - Padu padan dengan celana pendek

Mau lari atau olahraga lainnya? padukan kaos dengan celana pendek, sepatu kets yang nyaman, serta aksesoris olahraga lainnya seperti jam tangan, flipbelt, dan topi. Tadaaa.. tampilan sporty yang stylish akan langsung tercipta ...



Nah, satu kaos custom saja bisa dipadupadan menjadi minimal lima gaya, apalagi kalau punya banyak, hihihi...

***

DIY - Kaos Aerobik



Punya kaos yang sudah tidak terpakai tapi masih sayang untuk membuangnya? kenapa nggak dijadikan kaos olahraga aja?. Kebetulan saya suka olahraga zumba, aerobik, dll, jadi saya benar-benar perlu punya banyak baju senam, nahhh, kebetulan juga saya punya kaos super besar, xxl, yang nggak terpakai, jadilah kaos tersebut saya ubah jadi kaos untuk aerobik...

Bahannya hanya:

1. Kaos bekas
2. gunting

Caranya super duper gampang, ini dia langkah-langkahnya:

Pilih kaos yang ingin diubah menjadi kaos olahraga.



Gunting di beberapa bagian, seperti di bagian leher, bagian tangan, dan bagian bawah kaos. Guntinglah sesuai keinginan, mau seberapa pendek/panjang, dst.



Ikat bagian belakang kaos dengan sisa bahan dari kaos bagian bawah. Detail bisa dilihat lewat gambar di bawah ini ...



Setelah selesai diikat, akan seperti inilah tampilan kaosnya dari depan ...



Dan ini penampakannya dari belakang ... lucu, kan??



Taraaa..., hanya dalam waktu tidak lebih dari 15 menit, kita sudah memiliki kaos aerobik baru :)