Sabtu, 13 Mei 2017

Main di luar, yuk!


Mendaki bukit di salah satu area hijau dekat ruamh

Sama halnya dengan dua orang kakaknya yang sudah besar, si bungsu sering menghabiskan waktunya di depan layar, entah layar televisi, layar komputer, mau pun layar smartphone. Semua kegiatan itu bisa menghabiskan banyak waktu mereka dan pastinya dilakukan di dalam ruangan.

Dari yang saya amati, ketiga anak saya, seperti juga banyak anak lainnya, seringkali berperilaku buruk saat terlalu lama berada di dalam ruangan dan terpapar gadget. Untuk abang dan kaka yang sudah besar, situasi masih cukup terkendali, namun bagi si bungsu yang masih duduk di taman kanak-kanak, efek buruknya terlihat lebih jelas.

Bayangkan saja, saat baterai smartphone yang sedang dimainkannya tiba-tiba habis, ia bisa marah-marah dan bahkan pernah suatu kali melempar benda tersebut saking kesalnya. Belum lagi kemampuan menulis dengan pensil dan pulpen yang belum dikuasainya namun mengetik di keyboard komputer sudah sangat fasih.  

Okay, that was a wake up call. Saya pun bertekad untuk segera melakukan sesuatu demi memperbaiki situasi tersebut. Saya lalu membuat jadwal agar anak-anak bisa secara teratur bermain di luar, di tempat terbuka yang luas dan hijau, di mana mereka bisa menghirup udara segar sambil bermain dan berolahraga.

Jalan-jalan di area terbuka menjadi salah satu kegiatan rutin kami..
si bungsu sangat menikmati kegiatan bermain di luar rumah :)


PENTINGNYA MAIN DI LUAR
Bermain di luar sangat baik bagi anak-anak terutama si bungsu yang masih berusia lima tahunan. Ada beberapa hal yang berhubungan dengan motorik halus dan kasar yang belum ia kuasai dan akan sangat baik baginya untuk berkegiatan di luar ruangan. Kemampuan fisiknya juga pasti akan meningkat seperti berlari, melompat, melempar bola, dan lain sebagainya.

Berkegiatan di luar juga sangat baik bagi kesehatan anak-anak. Tubuh mereka menjadi lebih fit dan segar serta mendapat paparan sinar matahari pagi dan sore yang cukup. Apalagi bagi anak yang kelebihan berat badan, bermain sambil berolahraga di luar rumah juga akan membakar banyak kalori dengan cara yang menyenangkan bagi mereka.

Dari literatur-literatur yang saya baca, berkegiatan di alam terbuka juga mampu meningkatkan kemampuan kognitif serta kemampuan sosial-emosional anak. Terbukti, si bungsu yang awalnya agak pemarah karena sering terpapar gadget, menjadi lebih sabar dan ceria. Ia yang biasanya malas bermain dengan orang lain kini lebih interaktif karena saat berada di luar ia banyak bertemu orang lain terutama anak-anak seumurannya. Di sana ia bisa bermain, ngobrol, bahkan bisa bekerja dalam tim saat main bersama-sama.

Tak hanya main lari-larian, membaca di alam terbuka juga sangat menyenangkan, lho...


TIPS MAIN DI LUAR
Jujur saja, saya kadang merasa sebagai ibu yang overprotektif terhadap anak-anaknya, apalagi pada si bungsu yang masih kecil. Pada awalnya justru saya yang banyak takut dan melarang anak main macam-macam di luar. Berlari ke sana kemari, takut jatuh, main di tanah, saya takut mereka kotor dan akhirnya mudah sakit, main air, takut mereka basah dan kedinginan, dan seterusnya, dan seterusnya.

Namun saya berusaha mengatasi perasaan khawatir tersebut demi perkembangan dan kebahagiaan anak-anak. Saya belajar untuk mengucapkan, "IYA, BOLEH" saat mereka bereksplorasi di alam terbuka. Untuk menghilangkan rasa khawatir, saya menerapkan beberapa tips di bawah ini ...

Waspada terhadap sekitar. Ini selalu saya ingatkan pada mereka sebelum keluar rumah. Bukan karena saya paranoid dan bukan ingin menakut-nakuti mereka, tapi saya ingin meski pun saya dan kadang suami menemani mereka, tidak berarti mereka menjadi lengah dalam menjaga keselamatan diri sendiri. Mereka harus memperhatikan jika ada orang tak dikenal mendekat dan berlaku mencurigakan. Tidak hanya itu, saat asik bermain mereka juga harus memperhatikan sekitar agar tidak terkena benda tajam atau pun benda berbahaya lainnya. 

Memakai baju yang nyaman. Untuk memudahkan anak-anak bergerak dengan aktif namun tetap nyaman, hindari memakai pakaian seperti jeans atau yang berbahan keras lainnya. Saya sendiri biasanya memakaikan anak-anak baju berbahan kaos yang menyerap keringat. Pakai baju berlengan panjang dan celana panjang juga oke, asal yang tidak membuat gerah dan menghambat gerakan mereka.

Kalau pun mau pakai jaket karena cuaca yang dingin dan berangin, pilih jaket yang letur dan tidak gerah.

Pakai Sunscreen. Saat berada di luar rumah, apalagi akan berkegiatan dan bermain cukup lama, anak-anak akan saya ingatkan untuk melindungi kulit tubuh mereka dengan sunscreen

Cukup makan dan minum, terutama air putih. Tentu saja mereka perlu energi lebih saat bermain di alam terbuka. Saya biasanya akan memberi makan atau camilan pada anak-anak satu jam sebelum mereka main, tak lupa air putih, agar mereka tidak dehidrasi. Botol air putih pasti selalu ada di dalam ransel saat kami berpergian keluar rumah.

Memberikan nutrisi yang terbaik. Demi mendukung si bungsu yang suka berpetualang dan bermain di alam terbuka, saya memberikannya nutrisi yang tepat, salah satunya lewat susu pertumbuhan Nestle Dancow Advanced Excelnutri+ dengan lebih dari 3x lactobacillus rhamnosus yang berkhasiat mencegah diare, menyehatkan organ hati dan saluran cerna, serta meningkatkan imunitas.

Intinya, lactobacillus rhamnosus ini turut membantu menjaga saluran pernapasan dan saluran pencernaan si kecil.

Mau tahu lebih banyak tentang susu pertumbuhan dengan inovasi terbaru dari Dancow ini, langsung saja kunjungi website-nya di sini , yaa..

Yuk, ajak anak main di luar dan katakan, "IYA BOLEH" untuk eskplorasi si kecil!.

si bungsu dengan susu favoritnya, Dancow Advanced Excelnutri+


*****

RELATED ARTICLE :

36 komentar:

  1. Dan gizi yang baik dan kesehatan yang terjaga, dunianya anak-anak memang harus bermain di luar :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. yes, betul banget anak2 memang perlu main di luar yaa :)

      Hapus
  2. Itu di UI bukan,ta? Kereeen banget ya buat eksplorasi si kecil

    BalasHapus
    Balasan
    1. yes, betul En, di UI. Iya, tempatnya asik deket rumah pula, jadi si kecil bisa puas main2 dan bereksplorasi :)

      Hapus
    2. eh sama di Jambore Cibubur juga En, yang ada halang rintangnya gitu..

      Hapus
  3. Penting banget mba main di luar, banyak hal yang bisa di eksplorasi oleh anak dan asyiknya, anak jadi lebih bebas berekspresi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul Aie, sejak teratur main di louar perkembangan fisik dan mjentalnya juga makin bagus...

      Hapus
  4. Penting banget main diluar buat anak2, selain bisa explore dunia luar, anak2 belajar bersosialisasi juga yah mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, kemampuan sosialisasi dia juga keliatan banget Ye pas rajin main di luar..

      Hapus
  5. Ibu jaman sekarang musti lebih aware ngajak maen di luar gini ya Mab, aku dulu keasikan maen di luar ampe dicariin gara2 ga pulang2, hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihihi kalo itu jangan sampe ya mba ;p

      Hapus
  6. Iya boleh banget mbak u anakku main di luar. Slain supaya lebih banyak bergerak juga untuk bertemu orang lain meski cuma teman2 komplek yang kadang berantem juga. Hihi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. ahahha namanya anak2 ya Yu, pasti adalah berantemnya.. sebenernya itu bisa diarahin jadi dia bisa belajar menyelesaikan masalah juga..

      Hapus
  7. itu bukit di hutan ui ya mak ? curam ya

    bermain di luar memang penting buat anak, buat asah motorik dan interpersonal anak ketika bertemu orang lain :) dan anak2 yg terbiasa main di luar terlihat lebih pede sama dirinya sendiri

    tipsnya noted ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. ahahah anak Depok tahu semua yah kalo itu di UI, hehehe...

      Hapus
  8. Iya bener banget aktivitas outdoor itu juga jd aktivitas penting untuk anak. Selain belajar mengenal lebih dekat dengan alam dan gak melulu mainan sama gadget ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul Lin, sedih banget kalo mereka kebanyakan main gadget ;(

      Hapus
  9. Jaketnya pas banget sama warna rumput2nya :)

    BalasHapus
  10. gemez ihhh, ibu dan anak kompak bingitttt, saya juga suka ngajak anak main di luar mbak, lebih enak buat eksplorasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. ahahha ya gitu deh Ev. Iya, main di luar itu bukan cuma penting, tapi seruuu buat bereksplorasi..

      Hapus
  11. saya malah kalau hujan saya suruh mereka mandi juga mba...nggak takut sakit lah kan tubuhnya dah dibekali nutrisi

    BalasHapus
    Balasan
    1. samaaaa mba Ety, selama anaknya fit, aku pun bolehin mereka main hujan sesekali :)

      Hapus
  12. Ahaaa! Bener bangettt mba Zata, anak2 kudu dibanyakin main outdoor.
    Btw, monggo BW ke blog saya bukanbocahbiasa(dot)com yah :)

    BalasHapus
  13. main diluar ketika panas, atau hujan jika sudah makan dan tidur malamnya cukup, apalagi sebelum main diluar minum DANCOW dulu dua gelas, pasti semua ibu-ibu bilangnya:
    .... Iya...boleh...atuh...doy

    BalasHapus
  14. nah, wake up call, hehe..emang perlu diwaspadai ya mbak, generasi Z sekarang mah ngeri kl misal ga bisa ngimbanginnya.. Seneng juga liat anak2 main ke alam terbuka :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. betulll, harus tegas kitanya, tapi juga harus cariin solusinya, misalnya ajak main di luar gini..

      Hapus
  15. Smartphone memang penting. Tapi kalau untuk anak sebaiknya dibatasi. Ajarkan mereka untuk main di luar dan bersosialisasi dengan temannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. makanya diajak main di luar biar berkurang main gadgetnya :)

      Hapus
  16. Perubahan perilaku K2 sama gadget juga jadi wake-up call buat aku. Kebanyakan pegang gadget. Cepet banget dia krenki dan gak sabaran bgt. Akhirnya dibatasin dan dialihkan ke main Lego dan permainan lainnya. Pokoknya gak pake gadget. Awalnya macam sakaw gitu. Tapi akhirnya dia terbiasa juga. Skrg kalau pake gadget dikasih waktu dan yg dia liat justru lagu2 nursery buat nari dan nyanyi.

    Eh iya.. Susunya samaaa.. Kesukaan K2 ituuu. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. nahhh kan, negatif banget pengaruh gadget ini kalo ngga diseimbangin sama hal lain ya Mir...

      Hapus
    2. Iya sabil suka sama dancow putih mau pun coklat...

      Hapus
  17. Anak-anak saya selalu bermain di alam terbuka meski juga sudah mengenal gadget dan komputer. Kebetulan si kakak juga minum susu Dancow jadi nggak khawatir kalo dia main di luar :)

    BalasHapus