Jumat, 23 September 2016

Yuk, Kurangi Karbohidrat Demi Hidup Yang Lebih Sehat ...


Sejak dua di antara tiga anak saya mulai beranjak remaja, saya agak khawatir dengan gaya hidup mereka yang menurut saya terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat. Bayangkan saja, pulang sekolah yaitu sekitar jam 4 sore, abang akan makan nasi satu piring penuh  lengkap dengan lauk pauknya, lalu sekitar satu jam kemudian dia akan membuat mie instan dengan telur. Jika masih ingin ngemil, tak jarang ia membuat roti bakar dan es teh manis lagi. Saat saya tanya apa yang ia makan di sekolah, ia akan menjawab ketoprak atau bubur ayam. Ya, ampun, sumber protein dia terlalu sedikit untuk aktivitasnya yang padat sebagai seorang pelajar SMP.

Anak perempuan saya yang duduk di kelas 6 SD masih agak terkontrol soal asupan proteinnya karena ia mendapat makanan catering di sekolah, namun sama saja, saat di rumah, konsumsi karbohidratnya pun saya perhatikan cukup banyak, melebihi dari yang ia butuhkan.

Awalnya saya kadang menegur mereka, namun di sisi lain saya bisa mengerti bahwa aktivitas mereka yang padat membuat mereka cepat lapar, belum lagi si abang yang kurang asupan protein di siang hari sehingga sampai di rumah ia ‘kalap’ dan melahap macam-macam.

Saya sendiri pun berkaca, sejak Lebaran beberapa bulan lalu, gaya makan kami masih terbawa gaya makan saat liburan, apa-apa kami makan tanpa terlalu memperdulikan keseimbangan, misalnya terlalu banyak makan santan, makanan manis, dan makanan karbohidrat tinggi.

demi anak-anak, saya ingin menerapkan pola hidup yang lebih sehat

Duh, saya benar-benar harus memutus gaya hidup kurang sehat ini sebelum akhirnya menjadi kebiasaan jangka panjang, apalagi berat badan saya dan dua anak saya pun ternyata sudah bertambah masing-masih sekitar 3 kilo!. Hanya si bungsu dan ayahnya saja yang berat badannya masih stabil. This is a wake up call! Saya harus melakukan sesuatu.

Kebetulan sekali, pada hari Kamis 8 September 2016 lalu, saya diundang untuk hadir di acara “SOYJOY Cut The Carb Luncheon” yang diadakan di The Hook CafĂ©, Kebayoran Baru, Jakarta. Wahhh, saya bersemangat sekali karena temanya pas banget dengan yang sedang saya rencanakan untuk diri sendiri dan keluarga saya.


Makan siang cantik bersama SOYJOY

berpose dengan beberapa blogger lain seusai acara

Dalam kesempatan tersebut, hadir Ringgo dan Sabai istrinya serta Bjorka anak mereka. Ringgo berbagi cerita mengenai pengalamannya sebagai orang tua baru, bagaimana ia termotivasi untuk menjalankan gaya hidup yang lebih sehat demi Bjorka.

Saat dirasa tubuhnya sudah mulai menggemuk akhirnya ia memutuskan untuk memotong sebagian karbohidrat dari menu makanannya sehari-hari. Ia pun mencoba makan SOYJOY dua jam sebelum makan agar saat jam makan ia pun tidak masalah mengurangi setengah karbohidrat di piringnya. Ia bahkan membuat video di youtube mengenai pengalamannya mengurangi karbohidrat yang bisa di lihat disini.


Sabai, Bjorka, dan Ringgo

Selain Ringgo, hadir juga ahli gizi Seala Septiani M.Gizi.  Ia membuka sesi dengan mengajukan pertanyaan “Ada apa dengan karbohidrat?.”  Ia membeberkan fakta bahwa 1 dari 50 orang dewasa muda menderita diabetes, 1 dari 10 orang Indonesia sedang dalam masa pra-diabetes, 4 dari 6 penderita tidak sadar bahwa dirinya menderita diabetes, dan pra-diabetes dapat berubah menjadi diabetes dalam kisaran 4-5 tahun jika orang tersebut tidak mengubah pola hidupnya. Duhhh, saya makin tergerak untuk segera mengubah pola hidup keluarga saya ke arah yang lebih baik dan gong-nya dimulai sekarang!

Menurut Seala Septiani M.Gizi lagi, konsumsi nasi orang Indonesia per tahun rata-rata adalah 109 kilogram dan mungkin bisa terus bertambah. Lalu, selain nasi, apalagi sumber tinggi karbohidrat lainnya? Ternyata ada kentang, mie, gula, gandum, roti, dll. Lalu kenapa agar lebih sehat dan jika ingin menurunkan berat badan, harus karbohidrat yang dikurangi?

Di bawah ini jawabannya …


Jawabannya adalah karena jika mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat, selain berat badan meningkat juga akan menuju Diabetes Melitus tipe 2. Menurut penelitian, mengurangi asupan karbohidrat akan mempercepat turunnya berat badan. Wuahhh, saya makin semangat, nih mendengarnya, karena saya memang sedang berencana menurunkan berat badan cukup banyak, sekitar 10 kilogram.

Seala Septiani M.Gizi menyarankan agar kita memilih makanan dengan indeks glikemik yang rendah. Glycemic index (GI) adalah angka yang menunjukan kecepatan kenaikan gula darah terhadap glukosa yang dikonsumsi. Kita harus memilih makanan yang Low GI karena makanan ini dicerna perlahan-lahan sehingga gula darah meningkan perlahan (stabil). Makanan Low GI juga menyebabkan kita merasa lebih kenyang sehingga makanan yang kita konsumsi pun akan lebih sedikit.

Nah, masalahnya adalah, bisakah kita mengurangi karbohidrat? Saya pribadi pernah beberapa kali mencobanya dan tidak bertahan lama, selalu berantakan setelah sekitar seminggu menjalani program mengurangi karbohidrat. Namun, dalam acara “SOYJOY Cut the Carb Luncheon” ini saya mendapatkan solusi yang masuk akal. Agar asupan karbohidrat bisa saya kurangi tanpa membuat saya merasa lapar, apalagi pusing-pusing, saya bisa mengonsumsi SOYJOY 2 jam sebelum makan, sehingga saat makan besar, saya bisa memotong karbohidrat hingga setengahnya.

Mengapa mengkonsumsi SOYJOY 2 jam sebelum makan besar dapat membantu mengurangi karbohidrat harian? Karena SOYJOY yang terbuat dari kedelai yang kaya akan serat dan protein sehingga dicerna perlahan oleh tubuh dan bisa mengontrol nafsu makan sehingga membantu mengurangi asupan karbohidrat.


makasih buat Ringgo yang sudah berbagi tips hidup sehatnya

Rasanya saya semakin yakin untuk mulai mengatur pola makan keluarga dan mengurangi karbohidrat / diet karbohidrat dengan mengonsumsi SOYJOY dua jam sebelum makan. Saya berencana untuk mencobanya selama minimal tiga minggu dan akan berbagi pengalaman saya nanti di www.fitzata.blogspot.co.id, ya..


Ayo, mulai kurangi karbohidrat dari sekarang …


****

Senin, 19 September 2016

Manfaat Mendongeng Bagi Anak



Pada tanggal 3 September 2016 lalu, berlokasi di Cafe Suwe Ora Jamu, Cilandak Town Square, saya berkesempatan menghadiri launching buku '5 menit mendongeng tentang binatang' karya Vanda Yulianti. Mba Vanda dan beberapa temannya dari MommieStories hadir dalam acara tersebut.

Wah, mendongeng 5 menit saja? apa cukup?. Ya, menurut psikolog Irma Gustiana, mendongeng cukup umur anak dikali dua, jika umur anak 2,5 tahun ya lima menit adalah waktu yang pas.

Sedangkan menurut mba Vanda, tidak perlu waktu lama untuk menyampaikan pesan positif kepada anak dengan cara yang menyenangkan, seperti  mendongeng. 5 menit sebelum tidur menjadi waktu paling efektif bagi kita untuk membacakan dongeng kepada buah hati. Dengan begitu, anak menjadi lebih mudah mengingat pesan positif dari dongeng yang disampaikan.

Baca juga - DONGENG RESEP UNIK

Buku ini tidak hanya berisi kumpulan cerita seru tentang binatang di Hutan Gemintang. Tapi, juga dapat membantu kita mengarahkan perilaku buah hati sesuai dengan karakternya. Mulai dari anak yang berperilaku pemalu, pemarah, cuek, pendiam, penakut, mudah menangis, ceriwis, hingga anak yang terlalu ceria.

Tiap cerita dilengkapi juga dengan saran dan tanggapan dari psikolog anak yang dapat membantu kita sebagai orangtua untuk membangun hubungan emosional yang lebih baik dengan buah hati tercinta.

Buku terbitan Transmedia ini bisa didapatkan di toko-toko buku di Indonesia, termasuk  toko buku online.

MC, penulis, psikolog, dan editor dari Transmedia berkumpul dalam book launching tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, mba Irma Gustiana, Psikolog, bicara tentang manfaat mendongeng bagi anak. Menurutnya, ada beberapa manfaat dari kegiatan yang menyenangkan ini, antara lain:

Dongeng bisa menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai hidup kepada anak. Sambil mendongeng kita bisa sekaligus menyisipkan pesan tentang kejujuran, tolong menolong, dan lain sebagainya. 

Bonding dengan anak. Saat berduaan atau bersama-sama, sambil tiduran dan dibacakan dongeng, anak-anak akan merasa lebih dekat dengan orangtuanya. Bahkan dongen pun bisa berlanjut menjadi obrolan ngalor ngidul tentang keseharian dan lain-lain.

Baca juga - 5 KEGIATAN SERU DAN EDUKATIF SAAT LIBURAN DI RUMAH

Menambah motivasi anak untuk belajar membaca. Ini juga yang saya rasakan pada si bungsu. Saat ia dibacakan dongeng, lama kelamaan ia terpacu untuk belajar membaca karena ia ingin mengetahui lebih lanjut cerita-cerita yang ada di dalam buku dongeng tanpa harus menunggu saya membacakannya. Terbukti, meski pun belum sekolah, si bungsu sudah lancar membaca.

Pojok Mini Library CSR-nya Cocopop Crafts
Anak-anak yang turut hadir diajak untuk berkegiatan terpisah, yaitu mewarnai atau pun membaca buku di perpustakaan mini yang disediakan oleh Febie Samatha, pemilik Cocopop Crafts yang juga aktif di MommieStories ini.

Mini Library Cocopop Crafts
Aktivitas mewarnai di book launching '5 Menit Mendongeng Tentang Binatang'
Setelah selesai acara dan menikmati makanan yang disajikan, saya pun pulang dan dibekali goodie bag yang lucu ini..ahh.., senangnya... Terima kasih undangannya Febie dan MommieStories :) 
Seneng banget bisa ketemu Febie...

Selasa, 13 September 2016

My Morning Routine | TIPS





Yes, sejak habis Lebaran kemarin saya resmi tidak punya mbak yang tinggal di rumah. Jujur aja rasanya agak gamang, dari punya dua ART, lalu kini diganti oleh satu mbak yang hanya datang sesekali itu pun hanya sebentar saja.

Si mbak yang baru ini datang hanya sekitar 3 jam saja untuk nyuci dan seterika baju (pekerjaan yang saya paliiiing ngga bisa handle). Saya yang sudah terbiasa dengan ART yang mengerjakan hampir semua pekerjaan rumah tangga, juga satu mbak yang biasanya menjaga si kecil, kini harus melakukannya tanpa bantuan mereka. Saya dan suami sepakat untuk tidak mengambil ART full time lagi karena kami belum siap untuk beradaptasi lagi dengan orang baru yang harus tinggal serumah dengan kami (cat: mbak-mbak sebelumnya selalu bekerja bertahun-tahun dengan kami, jadi sudah sangat dekat. Rasanya asing jika tiba-tiba ada orang lain lagi di rumah, apalagi yang harus menjaga anak-anak).

Sabtu, 10 September 2016

[BlogWalking] Satu lagi #mamablogger inspirasi saya, Ruli Retno ...

Pertama kali ngobrol sama mba Ruli via whatsapp, saya terkesan banget sama #mamablogger yang satu ini, ramah dan asik ngobrolnya, mengalir, nggak jaim, hihihi..

Seperti orangnya, blognya juga nggak jauh berbeda, saya seperti diajak 'ngobrol' sama temen yang rasanya udah kenal lama, isi kontennya familiar, khas ibu-ibu asik yang bisa diajak ngobrol tentang apa aja, mulai dari soal anak, makanan, parenting, sampe soal LDM alias long distance marriage ...

Senin, 05 September 2016

10 Tips Liburan Ceria Bersama Anak



Bagi ketiga anak saya, liburan bersama para sepupu serta keluarga besar lainnya selalu jadi momen paling diingat sepanjang tahun. Bagaimana tidak, dalam momen tahunan tersebut, akan berlibur bersama sebanyak lebih kurang 23 orang dan 11 di antaranya adalah anak-anak yang bersepupu.

Buat abang Ken, kaka Caca, dan si balita Sabil, liburan pun bukan sekedar liburan. Mereka akan bertemu para sepupu yang berbeda pulau, yang kadang hanya sempat bertemu satu tahun sekali, ya di liburan tersebut. Namun jarak dan waktu yang memisahkan tidak berpengaruh pada kedekatan mereka. Saat bertemu, rasanya seperti mereka tidak pernah berpisah sebelumnya, bermain sampai kelelahan, ngobrol sampai menjelang pagi, dan yang balita pun sering ikut-ikutan mendengar kakak-kakaknya ngobrol sampai mereka sendiri ketiduran... what a magical moment ...

Kamis, 01 September 2016

Tetap Keren Tanpa Kontroversi | TEEN PARENTING



Sekitar sebulan lalu pasti sudah pada dengar dong tentang seorang selebgram remaja yang kontroversial namun jadi idola beberapa remaja. Saya bukan mau membahas tentang dia, sudah cukup, lah ya, paparan (sosial) media yang justru makin menambah kepopulerannya :)

Oks, lanjut. Jadi, karena momennya pas, saya dan suami pun sekalian saja mengajak dua pra-remaja di rumah untuk diskusi. Kami ngobrol soal situasi sekarang di mana banyak remaja yang mengidolakan orang yang tidak tepat (menurut kami) dan bagaimana hal tersebut bisa berbahaya bagi perkembangan mental dan attitude mereka.

Senin, 29 Agustus 2016

HELLO MONDAY! - What a busy week ...

Haiii...ketemu lagi di hari Senin yang indah ini.. , ketemu lagi di postingan khusus hari Senin saya, Hello Monday!

Seperti biasa, saya mau update kegiatan dalam seminggu yang padat ini. Ada beberapa kegiatan seru yang akan saya highlight di sini, yaitu ...

Mencoba 20FIT di studio Setiabudi

EMS session at 20FIT Setiabudi
Untuk pertama kalinya saya mencoba Electro Muscle Stimulation (EMS) session di 20FIT Setiabudi. Lokasinya persis di depan kantor suami saya, jadi saya sengaja memilih studio ini biar bisa bareng suami :).

Minggu, 28 Agustus 2016

5 Tips Hemat Andalan Saya ...




Rajin makan sayur dan buah serta konsumsi suplemen.  Saat sakit, meski pun ada asuransi, tetap aja aka nada pengeluaran2 lainnya yang kadang tak terduga.  Contohnya saat sakit kadang kita diberi vitamin dan suplemen dan ini biasanya tidak ditanggung oleh asuransi.  Saat tetangga saya sakit dan dirawat beberapa hari di sebuah RS, ia harus merogoh kantong 600 ribu Rupiah untuk biaya vitamin selama ia di RS.

Jumat, 26 Agustus 2016

Nikmati Keindahan Bawah Laut Bali Dengan Kegiatan Unik Ini


Tinggal di Negara yang memiliki kekayaan alam bawah laut terindah di dunia sudah tentu wajib rasanya bagi kita untuk dapat mengunjunginya minimal sekali seumur hidup. Salah satunya di Bali. Tempat ini merupakan surga wisata di Indonesia yang memiliki kekayaan alam bawah laut dan tidak diragukan lagi keindahannya.

Nah, banyak cara untuk dapat menikmati keindahan alam  bawah laut tersebut, dari yang paling murah dan simpel seperti snorkeling atau yang butuh sedikit modal dan keahlian seperti diving. Kalau kiranya kegiatan tersebut sudah pernah kamu coba atau terdengar biasa, ada alternatif kegiatan lainnya nih, untuk memberi pengalaman berbeda menikmati keindahan alam bawah laut di Bali. Simak ya, dijamin akan jadi pengalaman yang seru dan takkan terlupakan dalam hidupmu.

Naik Kapal Selam Bali Odyssey Submarine

Kalau kamu ingin menikmati keindahan alam bawah laut Bali tanpa basah-basahan, kegiatan ini cocok sekali untuk kamu. Di Bali, tepatnya di Labuhan Amok, Karangasem terdapat Odyssey Submarine yang merupakan satu-satunya kapal selam wisata di Indonesia. Kapal selam ini akan membawamu melihat keindahan pemandangan dibawah laut, aneka ragam ikan hias, terumbu karang dan biota laut lainnya pada kedalaman 35 meter dibawah permukaan air laut selama 45 menit.

Eksterior dan Interior Oddysey Submarine. (Sumber Foto: www.odysseysubmarine.net)

Kamis, 25 Agustus 2016

Gigiku Sehat dan Kuat | BOOK REVIEW



Sejak Sabil (5 tahun) sudah lancar membaca, saya pun senang memberikannya beragam buku, terutama yang edukatif dan menghibur. Buku pilihan saya tentu saja buku yang mudah dibaca dan dipahami oleh anak-anak seumurannya, ya ...