Senin, 19 September 2016

Manfaat Mendongeng Bagi Anak



Pada tanggal 3 September 2016 lalu, berlokasi di Cafe Suwe Ora Jamu, Cilandak Town Square, saya berkesempatan menghadiri launching buku '5 menit mendongeng tentang binatang' karya Vanda Yulianti. Mba Vanda dan beberapa temannya dari MommieStories hadir dalam acara tersebut.

Wah, mendongeng 5 menit saja? apa cukup?. Ya, menurut psikolog Irma Gustiana, mendongeng cukup umur anak dikali dua, jika umur anak 2,5 tahun ya lima menit adalah waktu yang pas.

Sedangkan menurut mba Vanda, tidak perlu waktu lama untuk menyampaikan pesan positif kepada anak dengan cara yang menyenangkan, seperti  mendongeng. 5 menit sebelum tidur menjadi waktu paling efektif bagi kita untuk membacakan dongeng kepada buah hati. Dengan begitu, anak menjadi lebih mudah mengingat pesan positif dari dongeng yang disampaikan.

Baca juga - DONGENG RESEP UNIK



Buku ini tidak hanya berisi kumpulan cerita seru tentang binatang di Hutan Gemintang. Tapi, juga dapat membantu kita mengarahkan perilaku buah hati sesuai dengan karakternya. Mulai dari anak yang berperilaku pemalu, pemarah, cuek, pendiam, penakut, mudah menangis, ceriwis, hingga anak yang terlalu ceria.

Tiap cerita dilengkapi juga dengan saran dan tanggapan dari psikolog anak yang dapat membantu kita sebagai orangtua untuk membangun hubungan emosional yang lebih baik dengan buah hati tercinta.

Buku terbitan Transmedia ini bisa didapatkan di toko-toko buku di Indonesia, termasuk  toko buku online.

MC, penulis, psikolog, dan editor dari Transmedia berkumpul dalam book launching tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, mba Irma Gustiana, Psikolog, bicara tentang manfaat mendongeng bagi anak. Menurutnya, ada beberapa manfaat dari kegiatan yang menyenangkan ini, antara lain:

Dongeng bisa menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai hidup kepada anak. Sambil mendongeng kita bisa sekaligus menyisipkan pesan tentang kejujuran, tolong menolong, dan lain sebagainya. 

Bonding dengan anak. Saat berduaan atau bersama-sama, sambil tiduran dan dibacakan dongeng, anak-anak akan merasa lebih dekat dengan orangtuanya. Bahkan dongen pun bisa berlanjut menjadi obrolan ngalor ngidul tentang keseharian dan lain-lain.

Baca juga - 5 KEGIATAN SERU DAN EDUKATIF SAAT LIBURAN DI RUMAH

Menambah motivasi anak untuk belajar membaca. Ini juga yang saya rasakan pada si bungsu. Saat ia dibacakan dongeng, lama kelamaan ia terpacu untuk belajar membaca karena ia ingin mengetahui lebih lanjut cerita-cerita yang ada di dalam buku dongeng tanpa harus menunggu saya membacakannya. Terbukti, meski pun belum sekolah, si bungsu sudah lancar membaca.

Pojok Mini Library CSR-nya Cocopop Crafts
Anak-anak yang turut hadir diajak untuk berkegiatan terpisah, yaitu mewarnai atau pun membaca buku di perpustakaan mini yang disediakan oleh Febie Samatha, pemilik Cocopop Crafts yang juga aktif di MommieStories ini.

Mini Library Cocopop Crafts
Aktivitas mewarnai di book launching '5 Menit Mendongeng Tentang Binatang'
Setelah selesai acara dan menikmati makanan yang disajikan, saya pun pulang dan dibekali goodie bag yang lucu ini..ahh.., senangnya... Terima kasih undangannya Febie dan MommieStories :) 
Seneng banget bisa ketemu Febie...

40 komentar:

enninda mengatakan...

jaman masih piyik saya juga sering didongengin mbak
ya seneng sih berhubung pengin baca sediri tapi belom bisa baca sayah :p

zata ligouw mengatakan...

@enninda
sama, sampe udah agak gede juga masih seneng didongengin :)

Pakde Cholik mengatakan...

Mendongeng untuk anak memang bermanfaat.
Selain menyampaikan kisah bermakna juga bisa lebih mendekatkan diri dengan buah hati
Saya amat jarang mendongeng tetapi membacakan buku Bobo sering
Salam hangat dari Jombang

Helena mengatakan...

Asik nih ada buku dongeng baru. Cari ah buat anakku. Mendengar dongeng juga melatih kecerdasan linguistik anak.

laili umdatul khoirurosida mengatakan...

dulu aku sering minta di dongengin sama ibuk aku.. tapi nggak pernah di dongengin juga hahaa

ternyata penting jugayaa

Ina Inong mengatakan...

kalau aku bacain buku buat si bungsu sebelum tidur, eh kakak-kakaknya yang abg juga masih ikut nimbrung untel-untelan di tempat tidur bareng adeknya, hahahah...

zata ligouw mengatakan...

@Pakde Cholik
setuju pakde, yang penting ada interaksi dan bercerita bersama anak, yaa...

zata ligouw mengatakan...

@Helena
iya mba Helena, minimal kosa kata nambah ya...

zata ligouw mengatakan...

@laili umdatul khoirurosida
aku sampe es de masih didongengin sama ibuku mba :)

zata ligouw mengatakan...

@Ina Inong
nah iya mba Inong, seru yaa.. aku suka banget momen2 seperti itu...

Innnayah mengatakan...

Aku suka didongengin sambil nggambar

zata ligouw mengatakan...

@Innnayah
ahaha pasti seru yah, dengerin dongeng sambil gambar..

Etty Mulyanti mengatakan...

Gue kadang kalo lagi ngantuk suka ngarang dongeng sendiri instead of baca buku dongeng karena mata udah sepet banget. Dongengnya biasanya bermuatan curcol misalnya kalo siangnya lagi sebel sama boss maka dongengnya bisa soal singa yang sombong dan gak punya temen, ceritanya boss gue si singa itu *upsss*


oiaa salam kenal yaa mbak zata.

Cumilebay MazToro mengatakan...

Nama cafe nya lucu hehehe
Sekarang kayak nya dah jarang orang tua yang mendongeng buat anak nya, yang ada ngak mau ribet anak di ksih gadget ihik ihik

zata ligouw mengatakan...

@Etty Mulyanti
ahahah, sama mba Etty, gw juga gitu kalo lagi kecapean, yang penting bisa deket2an dan ngobrol sama anak2 ya...

zata ligouw mengatakan...

@Cumilebay MazToro
nah itu dia mas Cumi, gw pribadi kadang males tapi kalo inget manfaat bercerita untuk anak ya kadang maksain sih.., biar ada bonding time juga..

Budy TravellingAddict mengatakan...

Duh jadi kengen di Dongengin sama ayah >,<

Budy | Travelling Addict
Blogger abal-abal
www.travellingaddict.com

zata ligouw mengatakan...

@Budy TravellingAddict
kalo saya yang dongengin biasanya ibu mas Bud :)

Santi Dewi mengatakan...

Anak saya paling seneng kalo dibacain buku cerita atau dongeng, mulut saya sampe capek. Kalo lima menit, kayaknya gak akan cukup hehe... Tapi saya baru tau lho kalo mendongeng itu gak perlu lama-lama...

zata mengatakan...

@Santi Dewi
ahaha iya mba, makin gede harus makin lama bacainnya :)

Mesra Berkelana mengatakan...

huhu kalo inget mendongeng anak gini, inget dulu waktu kecil orang tua saya suka dongeng sblm tidur, ternyata cuma dongeng aja berpengaruh ya mbak buat anak. Kdg jadi sedih ama anak-anak yg skrg kebanyakan main gadget dan lebih dikenalin ke gadget drpd ke buku :))dan orang tua kdg juga perannya dikit ke anak :( dibiarkan senang dg gadgetnya

zata ligouw mengatakan...

@Mesra Berkelana
iya nih, sama mba, pe er banget bikin anak gak ketergantungan sama gadget :(

Heni Puspita mengatakan...

Mendongeng berarti ortu mesti ekspresif gitu ya. Saya kadang masih suka agak jaim mbacain cerita buat anak hi hi. Tapi insyaa Allah si sebelum tidur malam selalu dibacakan cerita. Kadang sampai Mama Papanya udah ngantuk2, anaknya masih ngambilin buku lain (board book yang ceritanya singkat2 sih).

zata ligouw mengatakan...

@Heni Puspita
demi anak jadi ekspresif mba hehehe..

Andhika mengatakan...

Mba.. yang butuh dongeng sebenarnya ga cuma anak kecil..
Laki-laki dewasa juga suka didongengin..seriuss

zata ligouw mengatakan...

@Andhika
ahaha bisa, bisaaa....

SUCIATI CRISTINA mengatakan...

Mba Zataaa, anakku selalu minta lebih dari 5 menit :)) pegel euy hihii
Kadang dia udah ngantuk juga teteup minta dongeng lebih dari satu cerita.
Lucu gudibeknya mba :)

Zata mengatakan...

Iya, kalo anaknya minta lebih ya kasih aja ya hihihi.. anak2ku jg suka didongengin sampe ketiduran, kbayangkan lamanya ;p

Kang Nurul Iman mengatakan...

Kalau waktu kecil saya mah belum pernah mbak di dongengin tapi kalau sudah rada gede mah baru didongengin tapi bukan sama ibu... Tapi memang seru ya didongengin itu.

Nining mengatakan...

Umur anak dikali dua ya, oke noted.

Brarti anak makin gede, makin lama ya durasi mendongengnya, yaiyalah hihihi

diah alsa mengatakan...

Udah lama pengen dongengin anak, tp blm terlaksana juga. Buku dongengnya nlm ada, hihihih. Maknya sok sibuk sih. Catet ahh, mau cari bukunya. Makasih ya Mbak :)

Levina mengatakan...

Bener Mbak, semakin berumur semakin harus menjaga sih, katanya gitu. Baiknya sih memang pola hidup sehat ini dikembangkan dari muda ya Mbak, biar pas berumur ngga banyak penyakit yang diderita.

Levina Mandalagiri mengatakan...

Aiih salah komentar Mbak, harusnya yang di soyjoy itu...halah kok jadi ngetik di mari :)

zata ligouw mengatakan...

@Kang Nurul Iman
ahahah udah gede masih mau nih mas didongengin??

zata ligouw mengatakan...

@Nining
yes, betul mba, makin gede makin lama durasi didongenginnya...

zata ligouw mengatakan...

@diah alsa
bukunya banyak kok di toko buku online juga mba :)

zata ligouw mengatakan...

@Levina Mandalagiri
ahahah gak apa2 mba Levina :D

Nuno mengatakan...

setuju! karena dulu orang tuaku nggak pandai mendongeng, mereka pilih yang praktis : beliin kaset sanggar cerita! :)) Itu kaset sampai buluk aku putar-puter melulu. Dan emang bener sih, dengerin dongeng tuh bikin imajinasi dan kreatifitas jadi lebih baik.

zata ligouw mengatakan...

@Nuno
wah iya, aku juga pernah punya dulu mba, seru juga sih... enak lagi, bisa diulang2 hehehe...

Andrian mengatakan...

Meski saya laki2 saya juga dongengin anak2 lhooo :)

Poskan Komentar